Jateng

Dari Kobe hingga New York, 6 Kasus Kematian yang Terinspirasi Pembunuh Zodiac

Theo Adi Pratama | 22 April 2026, 16:20 WIB
Dari Kobe hingga New York, 6 Kasus Kematian yang Terinspirasi Pembunuh Zodiac
Heriberto Seda

JATENG.AKURAT.CO, Siapa sangka, film Zodiac (2007) garapan David Fincher yang mengisahkan pemburuan pembunuh berantai misterius di California pada akhir 1960-an, ternyata tidak hanya menginspirasi sineas, tetapi juga memantik aksi kekerasan nyata di berbagai belahan dunia.

Sosok "Zodiac Killer" yang tak pernah tertangkap itu telah menjadi legenda kelam sekaligus "panutan" bagi sejumlah pelaku kejahatan.

Mereka meniru modus operandi sang pembunuh: mengirim surat tantangan ke media, menggunakan sandi, dan menargetkan korban berdasarkan zodiak mereka.

Dari New York hingga Kobe, Jepang, jejak "pengagum" Zodiac ini meninggalkan duka dan misteri yang hingga kini masih dikenang.

Berdasarkan penelusuran dari berbagai sumber terpercaya, berikut adalah 6 kasus kematian paling mengerikan di dunia yang terinspirasi oleh kasus Zodiac.

Baca Juga: Dari Gainesville hingga Idaho, 7 Kasus Kematian yang Terinspirasi Film Scream

1. Heriberto Seda: 'New York Zodiac' yang Obsesi dengan Zodiak

Jika Zodiac asli tak pernah tertangkap, maka Heriberto "Eddie" Seda adalah bukti bahwa obsesi bisa berujung pada kehancuran.

Terinspirasi setelah menonton acara khusus PBS tentang Zodiac Killer, pemuda Brooklyn ini memulai aksinya pada 1990.

Selama tiga tahun, ia menebar teror dengan menembak korbannya berdasarkan tanda zodiak mereka, sambil mengirim surat ancaman ke New York Post yang ditandai dengan lingkaran bersilang—logo khas Zodiac.

  • Korban: 3 tewas, 6 luka-luka.

  • Target: Dipilih berdasarkan zodiak (Scorpio, Gemini, dll) dengan selang waktu 21 hari setiap Kamis.

  • Nasib: Ditangkap 1996, divonis total 232 tahun penjara.

2. Seito Sakakibara: Remaja Kobe yang Memutilasi

Pada 1997, Jepang dikejutkan oleh serangkaian pembunuhan sadis yang dilakukan seorang anak berusia 14 tahun.

Shinichiro Azuma, yang menggunakan nama alias Seito Sakakibara, memenggal kepala seorang bocah laki-laki dan meletakkannya di gerbang sekolah dengan catatan merah yang mengingatkan pada gaya Zodiac.

Polisi langsung melihat kemiripan dengan kasus Zodiac di AS, karena sang pembunuh juga mengirim surat-surat penuh teka-teki ke media.

  • Korban: Dua anak tewas (satu dipenggal).

  • Target: Anak-anak sekolah dasar.

  • Nasib: Ditangkap, menjadi salah satu pelaku termuda dalam sejarah kriminal Jepang.

3. Ulli Lommel's 'Zodiac Killer' (2005): Fiksi yang Menginspirasi Fiksi Lain?

Meski kasus ini adalah film, pengaruhnya terhadap budaya pop tak terelakkan.

Sutradara Ulli Lommel membuat film horor tentang seorang perawat panti jompo yang mulai meniru pembunuhan Zodiac.

Yang menarik, dalam film tersebut, si "copycat" justru dikejar oleh Zodiac asli yang masih hidup dan bergabung dalam masyarakat rahasia.

Ini menunjukkan betapa kuatnya daya tarik mitos Zodiac hingga melahirkan "cerita dalam cerita".

4. The Batman (2022): The Riddler sebagai Zodiac Modern

Sutradara Matt Reeves secara terang-terangan mengakui bahwa karakter Riddler (Paul Dano) dalam The Batman terinspirasi oleh Zodiac Killer.

Kostum, cara membunuh, dan teka-teki yang ditinggalkan di TKP adalah cerminan langsung dari pembunuh asli California itu.

Ini adalah contoh bagaimana kasus nyata menginspirasi karya fiksi, yang kemudian bisa menginspirasi aksi nyata lainnya.

5. Joseph Proce & Serangan 1990: Korban Pertama Seda

Korban pertama Heriberto Seda adalah Joseph Proce (78), yang ditembak di punggung saat memasuki rumahnya pada 31 Mei 1990.

Di TKP ditemukan catatan dengan lingkaran bersilang dan tulisan tentang zodiak.

Proce, yang merupakan zodiak Taurus, meninggal tiga minggu kemudian.

Ia adalah "batu loncatan" bagi Seda untuk memulai kekejamannya.

6. Serangan Central Park & Kaitannya dengan Zodiak

Pada 21 Juni 1990, seorang pria tunawisma, Larry Parham, tertidur di bangku Central Park.

Seorang pria mendekat, menanyakan zodiaknya, lalu menembaknya.

Pelaku meninggalkan catatan dengan simbol Zodiac dan zodiak keempat—Cancer, yang merupakan zodiak Parham.

Parham selamat, tetapi kejadian ini menunjukkan bahwa Seda benar-benar konsisten dengan pola "pembunuhan berdasarkan bintang".

Film 'Zodiac' (2007) & Dampaknya pada Persepsi Publik

Meski bukan kasus kematian, film Fincher telah memperkuat mitos Zodiac Killer di mata publik.

Dengan dibintangi Jake Gyllenhaal, Robert Downey Jr., dan Mark Ruffalo, film ini menjadi referensi utama bagi generasi baru tentang kisah pembunuh berantai yang tak terpecahkan.

Bahkan, seorang copycat seperti Heriberto Seda mengaku terinspirasi oleh tayangan dokumenter, bukan film fiksi.

Namun, popularitas film fiksi tetap memicu rasa penasaran dan, dalam kasus ekstrem, keinginan untuk meniru.

FAQ: Pertanyaan yang Sering Diajukan

Q: Apakah film Zodiac (2007) benar-benar diangkat dari kisah nyata?
A: Ya, film ini didasarkan pada buku non-fiksi karya Robert Graysmith tentang pemburuan pembunuh berantai Zodiac yang meneror California Utara pada akhir 1960-an hingga awal 1970-an.

Q: Mengapa Heriberto Seda disebut sebagai "New York Zodiac"?
A: Karena ia meniru gaya Zodiac asli: mengirim surat ancaman ke media, menggunakan simbol lingkaran bersilang, dan menargetkan korban berdasarkan tanda zodiak mereka. Ia terinspirasi setelah menonton acara dokumenter tentang Zodiac Killer.

Q: Apakah kasus Seito Sakakibara terkait langsung dengan film Zodiac?
A: Tidak langsung. Aksi Sakakibara pada 1997 terjadi sebelum film Fincher rilis. Namun, polisi Jepang melihat kemiripan kuat antara gaya pembunuhan dan surat-suratnya dengan Zodiac Killer asli, menjadikannya sebagai "copycat" dalam semangat.

Q: Apakah ada kasus lain yang terinspirasi Zodiac selain yang disebutkan?
A: Ya. Banyak serial killer dan film fiksi (seperti The Batman) terinspirasi oleh Zodiac. Namun, Heriberto Seda adalah salah satu copycat paling terkenal yang aksinya paling mendekati modus operandi asli.

Q: Apakah pembunuh Zodiac asli sudah tertangkap?
A: Tidak. Identitas Zodiac Killer asli tidak pernah terungkap, dan kasusnya tetap menjadi salah satu misteri terbesar dalam sejarah kriminal AS. Film Fincher sendiri mengakhiri cerita tanpa kepastian siapa pelakunya.

Penutup

Dari Heriberto Seda yang menghuni penjara hingga remaja Jepang yang memutilasi korbannya, pengaruh Zodiac Killer terbukti melampaui batas waktu dan geografi.

Film Zodiac (2007) mungkin hanya menggambarkan satu sisi dari kegelapan ini, tetapi kenyataannya, kasus-kasus "copycat" ini adalah pengingat bahwa obsesi terhadap kejahatan bisa berbuah petaka.

Mitos sang pembunuh berantai yang tak pernah tertangkap terus hidup, menginspirasi sekaligus meracuni pikiran-pikiran yang rentan.

Semoga daftar ini menjadi pelajaran bahwa kekerasan bukanlah jalan untuk menjadi "legenda", melainkan akhir dari segalanya.

Apakah Anda setuju bahwa film tentang pembunuh berantai sebaiknya tidak terlalu eksplisit? Bagikan pendapat Anda di kolom komentar—karena diskusi tentang dampak budaya pop terhadap kriminalitas tidak akan pernah ada habisnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.