Tonton Gratis! Serial BBC Rillington Place, Kisah Pembunuh Berantai Paling Keji di Inggris

JATENG.AKURAT.CO, Penggemar genre kriminal dan misteri, bersiaplah! Sebuah serial drama BBC yang "mengerikan" dan didasarkan pada kisah nyata yang mengerikan kini tersedia untuk ditonton secara gratis.
Serial berjudul "Rillington Place" ini pertama kali tayang di BBC pada tahun 2016 dan kini dapat diakses melalui layanan streaming gratis.
Serial tiga bagian ini mengisahkan kejahatan mengerikan dari pembunuh berantai asal Inggris, John Christie.
Christie adalah seorang pembunuh berantai yang terbukti membunuh setidaknya delapan orang selama tahun 1940-an dan 1950-an.
Dia membunuh para korbannya di flatnya yang berada di 10 Rillington Place, Notting Hill, London. Dia kemudian dihukum dan dijatuhi hukuman mati pada tahun 1953.
Diambil dari nama jalan tempat tinggalnya, drama BBC ini mendramatisasi peristiwa-peristiwa seputar kejahatannya.
Serial ini juga mengikuti bagaimana Christie menjebak tetangganya, Timothy Evans, atas dua pembunuhan, yang menyebabkan Evans dihukum mati secara tidak benar pada tahun 1950.
Kisah ini tidak hanya mengerikan karena pembunuhan itu sendiri, tetapi juga karena ketidakadilan yang terjadi akibat perbuatan Christie.
Siapa John Christie?
John Reginald Halliday Christie adalah salah satu pembunuh berantai paling terkenal di Inggris.
Pada siang hari, ia adalah pria yang lembut dan pendiam, tetapi di balik itu, ia adalah predator yang sesat dan sadis.
Ia memulai aksi pembunuhannya pada tahun 1943 saat bekerja sebagai petugas polisi cadangan selama Perang Dunia II.
Christie membunuh setidaknya delapan wanita, termasuk istrinya sendiri, Ethel, di flatnya di Rillington Place.
Dia menggunakan gas untuk melumpuhkan korbannya, lalu mencekik mereka dan dalam beberapa kasus, melakukan tindakan tidak senonoh.
Yang membuat kasus ini begitu mengerikan adalah kenyataan bahwa Christie juga berhasil menjebak tetangganya, Timothy Evans, atas pembunuhan istri dan bayi perempuannya.
Evans didakwa, dinyatakan bersalah, dan dieksekusi pada tahun 1950.
Baru setelah kejahatan Christie sendiri terbongkar tiga tahun kemudian, kebenaran tentang kekeliruan yudisial yang mengerikan ini terungkap.
Evans secara anumerta menerima pengampunan pada tahun 1966.
Sinopsis Rillington Place
Sinopsis BBC untuk serial ini berbunyi: "Setelah hidup terpisah selama sembilan tahun, John Reginald Christie (Tim Roth) dan istrinya, Ethel (Samantha Morton), pindah ke flat lantai dasar di 10 Rillington Place, London Barat.
Penyesuaian terhadap kehidupan baru di properti kecil yang bobrok sangat terasa oleh Ethel, tetapi dia berusaha menyenangkan suaminya".
"Sepuluh tahun kemudian, Timothy Evans (Nico Mirallegro) dan istrinya Beryl (Jodie Comer) pindah ke flat di lantai atas dan menjadi korban pengaruh dan cerita-cerita Christie.
Ketika Beryl hamil anak kedua, sudah kesulitan memenuhi kebutuhan hidup setelah kelahiran bayi Geraldine, keluarga Evans membiarkan Christie membantu mereka dengan konsekuensi mematikan bagi pasangan muda yang baru menikah itu".
Pemeran dan Pujian Kritikus
Serial ini dibintangi oleh aktor-aktor papan atas. Tim Roth berperan sebagai John Christie, Samantha Morton sebagai Ethel Christie, Nico Mirallegro sebagai Timothy Evans, dan Jodie Comer sebagai Beryl Evans.
Penampilan mereka menuai pujian luas dari para kritikus dan penonton.
Salah seorang penonton berkomentar, "Ini adalah penceritaan ulang yang luar biasa dari pembunuhan yang dilakukan oleh Tn. Christie yang sangat menyeramkan dan lembut, yang diperankan dengan cemerlang oleh Tim Roth. Ini adalah drama tiga bagian yang sangat gelap dan ditulis dengan sangat baik".
Penonton lain menambahkan, "Tim Roth dan Samantha Morton benar-benar brilian dalam serial yang didasarkan pada peristiwa nyata ini. Percayalah, Anda akan ingin menonton seluruh serial ini dalam satu waktu; itu sangat berharga".
Ada pula yang menyebut serial ini "wonderfully horrifying" (sangat mengerikan dengan cara yang mengagumkan) dan "dark, disturbing, perfect and believable" (gelap, mengganggu, sempurna, dan meyakinkan).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini






