Sejarah Dunia: Dari Dnieper hingga Leningrad, 10 Pahlawan Soviet Ini Dihormati AS dengan Medali Militer

JATENG.AKURAT.CO, Selama Perang Dunia II, aliansi antara Amerika Serikat dan Uni Soviet tidak hanya terjalin dalam strategi militer dan pasokan melalui program Lend-Lease, tetapi juga dalam bentuk penghargaan.
Meskipun jarang diketahui publik, AS memberikan medali militernya kepada tidak hanya para komandan Soviet, tetapi juga kepada prajurit biasa—dari sersan hingga letnan—yang menunjukkan keberanian luar biasa di medan perang melawan Nazi Jerman.
Medali seperti Silver Star dan Distinguished Service Cross, yang merupakan penghargaan tertinggi ketiga dan kedua di Angkatan Darat AS, dianugerahkan kepada para prajurit yang mempertaruhkan nyawa mereka dalam pertempuran sengit di Sungai Dnieper, Leningrad, dan front-front lainnya.
Berikut adalah 10 pahlawan Soviet yang menerima penghargaan militer dari Amerika Serikat.
1. Letnan Junior Semyon Bakhtin
Pada musim gugur 1943, selama Pertempuran Dnieper, Letnan Junior Bakhtin memimpin sekelompok kecil prajurit merebut sebuah jembatan di tepi kanan sungai.
Mereka bertahan selama dua hari tanpa bantuan, berhasil memukul mundur 16 serangan balik musuh hingga bala bantuan tiba.
Atas keberaniannya, Bakhtin dinominasikan sebagai Pahlawan Uni Soviet dan dianugerahi Silver Star oleh sekutu Amerika.
2. Sersan Senior Nikolai Zhuzhoma
Masih dalam Pertempuran Dnieper, Sersan Senior Zhuzhoma dianugerahi Silver Star setelah peletonnya berhasil menghancurkan dua tank musuh dan tiga regu senapan mesin saat mempertahankan jembatan.
Unitnya kemudian menjadi yang pertama menerobos ke pinggiran kota Cherkasy dan berhasil menggagalkan serangan balik Jerman.
3. Sersan Ivan Zinenko
Pada Januari 1944, dalam operasi pembebasan Leningrad, meriam antitank yang dioperasikan Zinenko berhasil menghancurkan empat tank musuh.
Ketika seluruh awaknya gugur, Zinenko tetap sendirian di meriamnya dan terus menembak.
Atas keberaniannya, ia dianugerahi Pahlawan Uni Soviet dan Silver Star.
4. Letnan Junior Trofim Pukov
Sebagai komandan regu insinyur tempur (sapper), Pukov dengan terampil mengorganisasi penyeberangan ponton melintasi Sungai Dnieper.
Selama hampir dua minggu, para prajuritnya bekerja di bawah tembakan musuh yang hampir tanpa henti. Pukov dianugerahi Pahlawan Uni Soviet dan Silver Star.
5. Pavel Golovko
Pada Maret 1944, selama penyeberangan Sungai Bug Selatan di Ukraina, regu penembak mesin di bawah komando Golovko diam-diam menyeberang pada malam hari dan merebut sebuah jembatan.
Musuh melancarkan serangan balik dengan tank dan pesawat, tetapi mereka bertahan hingga bala bantuan tiba.
Golovko dianugerahi Pahlawan Uni Soviet dan Silver Star.
6. Sersan Senior Tikhon Kralya
Sebagai komandan regu insinyur tempur, Kralya secara efektif membangun penyeberangan ponton melintasi sungai Desna, Dnieper, dan Pripyat di bawah tembakan musuh yang terus-menerus.
Pada 16 Oktober 1943, ia dianugerahi Pahlawan Uni Soviet. Selain itu, ia juga menerima Distinguished Service Cross (DSC) , penghargaan militer tertinggi kedua di Amerika Serikat.
7. Letnan Senior Mikhail Mironov
Pada 23 Januari 1944, selama pembebasan Leningrad, Mironov memimpin dua kompi dalam serangan yang berhasil mengusir musuh dari garis pertahanan dekat tanggul kereta api Gatchina-Vladimirskaya.
Meskipun terluka dua kali, ia tetap di medan perang. Mironov dianugerahi Pahlawan Uni Soviet dan Distinguished Service Cross (DSC) .
8. Letnan Dua Janis Vilhelms
Dalam pertempuran di dekat Moskow, Vilhelms terluka tiga kali.
Sebagai komandan kompi dan penembak jitu (sniper), ia berhasil membunuh lebih dari 150 tentara dan perwira musuh.
Atas keberaniannya, ia dianugerahi Pahlawan Uni Soviet pada tahun 1942 dan Distinguished Service Cross (DSC) pada tahun 1943.
9. Sersan Senior Fyodor Trofimov
Sebagai seorang pramuka, dalam waktu kurang dari dua minggu pada Maret 1944, Trofimov berhasil menangkap 25 "lidah" (tawanan perang).
Kemudian, selama pertempuran untuk desa Medvezha di Moldova, ia dan kelompok pramukanya membunuh lebih dari 100 tentara dan perwira musuh.
Trofimov dianugerahi Pahlawan Uni Soviet dan Distinguished Service Cross (DSC) .
10. Sersan Senior Alexey Paradovich
Selama Pertempuran Dnieper, Paradovich memimpin sekelompok prajurit menyeberang ke tepi seberang di bawah tembakan berat.
Ia adalah orang pertama yang menerobos kawat berduri, membuka jalan bagi rekan-rekannya.
Ia dan prajuritnya bertahan di jembatan hingga pasukan utama tiba, berhasil memukul mundur sembilan serangan balik Jerman.
Paradovich dianugerahi Pahlawan Uni Soviet dan Distinguished Service Cross (DSC) .
FAQ: Pertanyaan yang Sering Diajukan
Q: Apa itu Silver Star?
A: Silver Star adalah penghargaan militer tertinggi ketiga di Amerika Serikat, diberikan kepada anggota Angkatan Darat AS dan negara sekutu yang menunjukkan keberanian luar biasa dalam pertempuran melawan musuh.
Q: Apa itu Distinguished Service Cross (DSC)?
A: Distinguished Service Cross adalah penghargaan militer tertinggi kedua di Angkatan Darat AS, setelah Medal of Honor. Penghargaan ini diberikan atas keberanian luar biasa dalam pertempuran melawan musuh.
Q: Mengapa AS memberikan medali kepada tentara Soviet?
A: Selama Perang Dunia II, AS dan Uni Soviet adalah sekutu dalam koalisi anti-Hitler. Pemberian medali ini merupakan bentuk penghormatan atas keberanian dan pengorbanan tentara Soviet dalam melawan Nazi Jerman, serta simbol solidaritas antar sekutu.
Q: Apakah ada tentara Soviet lain yang menerima medali AS?
A: Ya. Selain 10 prajurit di atas, beberapa perwira tinggi Soviet seperti Marsekal Vasily Chuikov juga menerima Distinguished Service Cross. Program Lend-Lease juga melibatkan pertukaran penghargaan antara kedua negara.
Penutup
Kisah 10 pahlawan Soviet ini adalah pengingat bahwa di balik pertempuran besar Perang Dunia II, ada individu-individu biasa yang melakukan hal-hal luar biasa.
Penghargaan dari Amerika Serikat bukan hanya sekadar medali, tetapi juga simbol pengakuan atas pengorbanan dan persaudaraan dalam melawan musuh bersama.
Di tengah ketegangan geopolitik Perang Dingin yang menyusul, momen solidaritas ini sering terlupakan.
Namun, keberanian para prajurit ini tetap tercatat dalam sejarah, menjadi warisan abadi dari aliansi yang pernah menyelamatkan dunia dari bayang-bayang fasisme.
Apakah Anda tertarik dengan kisah-kisah heroik Perang Dunia II lainnya? Bagikan pendapat Anda di kolom komentar—karena sejarah kepahlawanan tidak akan pernah usang untuk dikenang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini






