Jateng

Kalender Jawa 22–30 April 2026: Transisi Bulan Sela ke Bulan Besar, Ini Weton Setiap Harinya

Theo Adi Pratama | 21 April 2026, 21:48 WIB
Kalender Jawa 22–30 April 2026: Transisi Bulan Sela ke Bulan Besar, Ini Weton Setiap Harinya

JATENG.AKURAT.CO, Memasuki sepuluh hari terakhir bulan April 2026, penanggalan Jawa kembali menjadi salah satu acuan penting bagi masyarakat yang masih menjunjung tradisi leluhur.

Periode 22 hingga 30 April 2026 tidak hanya diwarnai oleh suasana syawalan yang masih terasa, tetapi juga menjadi saksi pergantian wuku dari Kurantil ke Tolu.

Berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai sumber terpercaya, masyarakat dapat menjadikan kalender Jawa sebagai kompas untuk menyelaraskan langkah dengan ritme alam.

Dari sekadar menentukan weton kelahiran hingga mencari hari baik untuk hajatan besar seperti pernikahan, pindahan, atau memulai usaha, informasi tentang kalender Jawa akhir April 2026 ini terus dicari oleh mereka yang ingin meminimalkan hambatan dan mendatangkan kelancaran.

Lalu, bagaimana rincian lengkap weton, pasaran, neptu, wuku, tanggal Jawa, dan tanggal Hijriah untuk periode 22–30 April 2026? Simak ulasan berikut.

Kalender Jawa 22–30 April 2026 (Lengkap)

Berikut rincian lengkap kalender Jawa periode 22–30 April 2026 yang telah diverifikasi silang dari berbagai sumber, meliputi tanggal Masehi, pasaran, weton, tanggal Jawa, tanggal Hijriah, nilai neptu, dan wuku:

Tanggal

Hari

Pasaran

Weton

Tanggal Jawa

Tanggal Hijriah

Neptu

Wuku

22 April

Rabu

Wage

Rabu Wage

5 Sela 1959 Dal

4 Zulkaidah 1447 H

11

Kurantil

23 April

Kamis

Kliwon

Kamis Kliwon

6 Sela 1959 Dal

5 Zulkaidah 1447 H

16

Kurantil

24 April

Jumat

Legi

Jumat Legi

7 Sela 1959 Dal

6 Zulkaidah 1447 H

11

Kurantil

25 April

Sabtu

Pahing

Sabtu Pahing

8 Sela 1959 Dal

7 Zulkaidah 1447 H

18

Kurantil

26 April

Minggu

Pon

Minggu Pon

9 Sela 1959 Dal

8 Zulkaidah 1447 H

12

Kurantil

27 April

Senin

Wage

Senin Wage

10 Sela 1959 Dal

9 Zulkaidah 1447 H

8

Kurantil

28 April

Selasa

Kliwon

Selasa Kliwon

11 Sela 1959 Dal

10 Zulkaidah 1447 H

15

Kurantil / Tolu

29 April

Rabu

Legi

Rabu Legi

12 Sela 1959 Dal

11 Zulkaidah 1447 H

12

Tolu

30 April

Kamis

Pahing

Kamis Pahing

13 Sela 1959 Dal

12 Zulkaidah 1447 H

16

Tolu

Pergantian Wuku: Dari Kurantil ke Tolu

Sepanjang periode 22–30 April 2026, terjadi pergantian wuku (siklus pekan dalam kalender Jawa yang masing-masing terdiri dari 7 hari dan memiliki makna tersendiri):

  • Wuku Kurantil (22–27/28 April 2026): Wuku ini berada di akhir bulan Sela 1959 Dal. Dalam kepercayaan Jawa, wuku Kurantil melambangkan keteguhan hati dan ketekunan. Masyarakat yang lahir pada wuku ini dipercaya memiliki sifat pekerja keras dan pantang menyerah, meskipun terkadang cenderung keras kepala.

  • Wuku Tolu (28/29–30 April 2026): Wuku ini berada di awal bulan Besar 1959 Dal. Wuku Tolu (atau dikenal juga sebagai Wuku Tolu) memiliki makna yang berkaitan dengan keseimbangan dan keharmonisan. Wuku ini dipercaya membawa energi yang baik untuk memulai hal-hal baru, termasuk memulai usaha atau merencanakan hajatan.

Perbedaan penetapan awal wuku Tolu (28 atau 29 April) disebabkan oleh perbedaan metode perhitungan dalam sistem penanggalan Jawa.

Beberapa sumber menggunakan sistem perhitungan berdasarkan konjungsi bulan, sementara yang lain menggunakan sistem perhitungan berdasarkan peredaran matahari.

Rekomendasi Hari Baik (Primbon Jawa)

Berdasarkan perhitungan primbon Jawa dan hasil sinkronisasi dari berbagai sumber, berikut beberapa rekomendasi hari baik di akhir April 2026:

Untuk Pernikahan dan Hajatan Besar

Primbon menyebutkan bahwa tanggal yang jatuh pada hitungan Sri, Lungguh, atau Gedhong—tiga kategori yang melambangkan kemakmuran, kemapanan, dan kekayaan—dianggap sebagai waktu yang baik untuk melaksanakan hajatan.

Berdasarkan perhitungan tersebut, tanggal yang direkomendasikan antara lain 22 April, 23 April, 24 April, 25 April, 27 April, dan 30 April 2026.

Untuk Memulai Usaha

Para sesepuh biasanya mencari hari yang jatuh pada hitungan Sri, Lungguh, atau Gedhong—kategori yang sama dengan hajatan besar. Tanggal yang direkomendasikan untuk memulai usaha antara lain 22 April, 24 April, 25 April, 27 April, dan 28 April 2026.

Tanggal yang Perlu Diwaspadai

Beberapa sumber primbon menyebutkan bahwa tanggal 26 April 2026 (Minggu Pon) masuk dalam kategori kurang baik untuk hajatan besar karena nilai neptunya yang termasuk dalam hitungan "Pati" (kematian) dalam perhitungan tertentu.

Masyarakat yang memegang teguh tradisi primbon sebaiknya mempertimbangkan ulang jika hendak menggelar acara sakral pada tanggal tersebut.

Selain itu, berdasarkan data dari Kompas, 28 April 2026 (Selasa Kliwon) juga disebut sebagai hari yang kurang baik untuk acara tertentu.

Memahami Komponen Kalender Jawa

Bagi yang masih awam, berikut penjelasan singkat komponen dalam kalender Jawa:

  • Pasaran adalah siklus lima hari dalam budaya Jawa, terdiri dari: Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Kelima pasaran ini bergantian secara berurutan dan membentuk pancawara (siklus lima harian).

  • Weton adalah kombinasi antara hari (Senin–Minggu) dengan pasaran. Misalnya: Rabu Wage, Kamis Kliwon, Jumat Legi, dst. Setiap weton dipercaya memiliki pengaruh terhadap watak, rezeki, serta perjalanan hidup seseorang.

  • Neptu adalah nilai angka dari suatu weton yang digunakan dalam perhitungan primbon Jawa, biasanya untuk menentukan sifat, kecocokan jodoh, atau hari baik. Nilai neptu berasal dari penjumlahan angka hari dan angka pasaran.

  • Wuku adalah siklus pekan yang terdiri dari 7 hari, berjumlah 30 wuku dalam setahun. Setiap wuku memiliki makna dan pengaruh tersendiri.

  • Tahun Dal adalah salah satu dari delapan windu (siklus delapan tahunan) dalam kalender Jawa. Tahun 1959 Dal berjalan hingga pertengahan Juni 2026 sebelum berganti ke tahun 1960 Ba'.

FAQ: Pertanyaan yang Sering Diajukan

Q: Apakah ada perbedaan antara weton dan pasaran?
A: Pasaran adalah siklus lima hari (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon), sedangkan weton adalah gabungan antara hari (Senin–Minggu) dengan pasaran. Jadi setiap hari memiliki satu weton yang unik. Sebagai contoh, 22 April 2026 memiliki weton Rabu Wage (Rabu + Wage).

Q: Apa itu neptu dan bagaimana cara menghitungnya?
A: Neptu adalah nilai numerik yang diperoleh dari penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Berikut adalah nilai standar yang berlaku:

Nilai Hari: Minggu (5), Senin (4), Selasa (3), Rabu (7), Kamis (8), Jumat (6), Sabtu (9).

Nilai Pasaran: Kliwon (8), Legi (5), Pahing (9), Pon (7), Wage (4).

Sebagai contoh, weton Kamis Kliwon (23 April 2026) memiliki neptu 16 (Kamis 8 + Kliwon 8). Weton ini termasuk dalam kategori neptu tertinggi di bulan ini.

Q: Apakah kalender Jawa hanya digunakan oleh masyarakat Jawa?
A: Meskipun berasal dari budaya Jawa, kalender ini juga digunakan oleh masyarakat di berbagai daerah di Indonesia untuk keperluan adat, spiritual, dan pertanian (pranata mangsa).

Q: Di mana saya bisa mengecek keakuratan kalender Jawa?
A: Sumber paling akurat adalah Kalender Hijriah Indonesia yang diterbitkan secara resmi oleh Kementerian Agama RI setiap tahunnya. Selain itu, portal berita nasional seperti Kompas, Tribunnews, dan Detik juga menyajikan informasi yang telah diverifikasi.

Q: Apakah semua orang percaya pada hitungan primbon dan hari baik?
A: Tidak. Primbon dan hitungan hari baik adalah bagian dari kearifan lokal yang masih dipegang oleh sebagian masyarakat sebagai bentuk ikhtiar spiritual. Bagi yang tidak mempercayainya, informasi ini dapat dipandang sebagai pengetahuan budaya semata.

Penutup

Demikianlah kalender Jawa lengkap untuk periode 22–30 April 2026 yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya.

Mulai dari Rabu Wage dengan neptu 11 hingga Kamis Pahing dengan neptu 16, setiap hari dalam kalender ini menyimpan makna dan energi yang berbeda menurut kepercayaan masyarakat Jawa.

Di akhir bulan April ini, terjadi juga pergantian wuku dari Kurantil ke Tolu, yang menjadi penanda bahwa bulan Sela 1959 Dal akan segera berganti menjadi bulan Besar 1959 Dal pada awal Mei 2026.

Bagi Anda yang membutuhkan referensi penanggalan untuk keperluan adat, spiritual, atau sekadar menambah wawasan budaya Nusantara, semoga informasi ini bermanfaat.

Jangan lupa untuk selalu memverifikasi ulang dengan sumber resmi, terutama jika digunakan untuk keperluan yang bersifat sakral atau mengikat. Selamat menjalani hari-hari di akhir April 2026 dengan penuh keberkahan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.