Jateng

Gubernur Luthfi Ajak PMII Turun Langsung Bangun Jawa Tengah

Muhammad Husni Mushonifi | 17 April 2026, 18:13 WIB
Gubernur Luthfi Ajak PMII Turun Langsung Bangun Jawa Tengah

JATENG.AKURAT.CO, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan pentingnya keterlibatan mahasiswa dalam mendorong pembangunan di wilayahnya.

Hal itu disampaikan saat menghadiri halalbihalal dan tasyakuran Hari Lahir ke-66 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jumat (17/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Luthfi menekankan bahwa tantangan pembangunan Jawa Tengah tidak dapat diselesaikan secara parsial. Ia mendorong penerapan konsep collaborative government atau pemerintahan kolaboratif yang melibatkan seluruh elemen.

Baca Juga: Masa Depan Difabel Jadi Sorotan, Catur Agus Saptono Dorong Pemerintah Perkuat Akses Kerja dan Pemberdayaan

“Kita bukan superman. Kita harus membentuk super team. Seluruh komponen harus terlibat, dari pemerintah, akademisi, mahasiswa, sampai masyarakat,” ujarnya.

Sebagai alumni sekaligus Ketua Majelis Pembina Daerah PMII Jawa Tengah, Luthfi meminta mahasiswa untuk tidak hanya menjadi penonton, melainkan turut ambil bagian dalam perubahan nyata di masyarakat.

“Jangan hanya menonton suatu perubahan, tetapi kita harus merubah yang ada di Provinsi Jawa Tengah,” tegasnya.

Baca Juga: Luthfi Ajak Kadin Turun Gunung, Kemiskinan Ekstrem Jateng Ditarget Tuntas Lewat Kolaborasi

Ia mencontohkan penanganan bencana yang kerap terjadi di Jawa Tengah sebagai salah satu bidang yang membutuhkan kehadiran langsung mahasiswa. Menurutnya, keterlibatan di lapangan menjadi tolok ukur nyata sebuah pergerakan.

“Kalau tidak terlibat, Anda hanya menonton perubahan. Pergerakan itu harus hadir di tengah masyarakat,” katanya.

Luthfi bahkan mendorong kader PMII untuk turun langsung ke lokasi bencana sebagai bentuk kontribusi sosial sekaligus penguatan peran organisasi.

“Semakin kotor Anda bersama kami di lapangan, semakin berhasil pergerakan itu,” ujarnya disambut riuh peserta.

Ia menegaskan, pembangunan Jawa Tengah hanya akan berhasil jika seluruh elemen bergerak bersama. Luthfi juga membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi masyarakat dan organisasi kepemudaan.

“Rumah Gubernur adalah rumah rakyat. Siapa pun boleh datang kapan saja,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Keluarga Alumni PMII, Fathan Subkhi menyatakan, usia PMII yang telah mencapai 66 tahun menuntut kontribusi nyata dari kader dan alumni.

“PMII sudah cukup dewasa. Maka kita harus bicara tentang kontribusi, peran, dan partisipasi dalam pembangunan bangsa dan negara,” katanya.

Ketua Pengurus Wilayah IKA PMII Jawa Tengah, Musahadi menambahkan, momentum halal bihalal dan harlah ini menjadi ruang konsolidasi kekuatan alumni dan kader untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah.

“Ini adalah konsolidasi kekuatan, guyub, sinergi, dan kolaborasi. Potensi alumni kita besar dan harus dimaksimalkan untuk kemanfaatan masyarakat,” ujarnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.