Seru dan Edukatif! Intip Aksi 100 Siswa SDN 1 Rowosari Berlatih Evakuasi dan Keamanan Listrik Saat Banjir Bersama PLN

JATENG.AKURAT.CO, Guna meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan sejak dini terhadap bencana, PT PLN (Persero) Pusat Manajemen Proyek (PUSMANPRO) berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang menggelar kegiatan edukasi dan simulasi siaga banjir di SDN 1 Rowosari. Kegiatan yang diwarnai antusiasme tinggi ini diikuti oleh 100 siswa serta jajaran guru pendamping.
Rangkaian acara ini dirancang secara menyenangkan dan interaktif untuk memberikan pemahaman komprehensif terkait langkah-langkah penyelamatan saat terjadi bencana banjir.
Tim dari BPBD Kota Semarang memandu langsung simulasi tanggap darurat banjir, mulai dari cara evakuasi mandiri yang aman hingga pengenalan rambu-rambu evakuasi.
Selain edukasi evakuasi fisik, aspek keselamatan kelistrikan menjadi fokus utama yang disampaikan oleh tim PLN.
Dalam simulasi tersebut, para siswa dan guru diberikan pemahaman mengenai bahaya aliran listrik saat genangan air mulai naik.
PLN mensimulasikan langkah-langkah preventif yang harus segera dilakukan, seperti mematikan aliran listrik dari Miniature Circuit Breaker (MCB), mencabut peralatan elektronik dari stop kontak, serta menjauhi tiang listrik dan gardu distribusi saat banjir melanda.
Seluruh peserta, khususnya para siswa, terlihat sangat antusias mempraktikkan arahan dari tim di lapangan.
General Manager PLN PUSMANPRO, Aan Ridhoana Fitriaji menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam melindungi dan mengedukasi masyarakat, khususnya di wilayah kerja perusahaan.
"Kegiatan kolaboratif bersama BPBD Kota Semarang ini adalah wujud nyata dari implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kami. Kami menyadari bahwa mitigasi bencana, terutama keselamatan ketenagalistrikan saat banjir, adalah pengetahuan esensial yang harus ditanamkan sejak usia sekolah dasar. Kami berharap adik-adik di SDN 1 Rowosari dapat menjadi pelopor keselamatan, baik untuk diri mereka sendiri maupun keluarga di rumah," ujar Aan, Jum'at (17/4/2026).
Sementara itu, pihak sekolah menyambut baik dan mengapresiasi langkah konkret yang dilakukan oleh PLN dan BPBD di lingkungan sekolah mereka. Kepala Sekolah SDN 1 Rowosari, Anik Fatayatun mengungkapkan bahwa edukasi berbasis praktik langsung ini sangat berkesan bagi anak-anak.
"Kami dari pihak sekolah sangat berterima kasih atas kepedulian PLN dan BPBD yang telah memilih SDN 1 Rowosari untuk kegiatan ini. Penjelasan yang diberikan sangat mudah dipahami, dan simulasi langsung membuat anak-anak tidak mudah panik namun tahu apa yang harus dilakukan secara tepat, baik untuk menyelamatkan diri maupun mencegah bahaya tersetrum listrik di rumah saat banjir. Ilmu ini sangat berharga bagi warga sekolah kami," ungkap Anik
Melalui sinergi ini, PLN berharap dapat terus menumbuhkan budaya sadar bencana dan peduli keselamatan kelistrikan di tengah masyarakat, sehingga risiko kerugian material maupun korban jiwa akibat bencana banjir dapat diminimalisir.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini






