Jateng

Sinergi Kemanusiaan, Lazis Sultan Agung dan Kecamatan Genuk Bekali Orang Tua Anak Disabilitas dengan Edukasi dan Layanan Gratis

Arixc Ardana | 15 April 2026, 15:46 WIB
Sinergi Kemanusiaan, Lazis Sultan Agung dan Kecamatan Genuk Bekali Orang Tua Anak Disabilitas dengan Edukasi dan Layanan Gratis

JATENG.AKURAT.CO, Komitmen menghadirkan kepedulian sosial yang inklusif kembali ditunjukkan melalui kolaborasi antara Lazis Sultan Agung dan Pemerintah Kecamatan Genuk.

Bertempat di Aula Kecamatan Genuk, Selasa (14/4/2026), kegiatan bertajuk pemberdayaan keluarga anak disabilitas ini menjadi ruang belajar, berbagi, sekaligus penguatan mental bagi para orang tua yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pengasuhan anak berkebutuhan khusus.

Sebanyak 37 anak penyandang disabilitas bersama orang tua mereka yang tergabung dalam Rumah Inspirasi Kecamatan Genuk hadir dengan penuh antusias mengikuti rangkaian kegiatan.

Kehadiran mereka mencerminkan semangat besar untuk terus belajar dan memberikan yang terbaik bagi tumbuh kembang anak, di tengah berbagai keterbatasan yang dihadapi.

Kegiatan ini dirancang tidak sekadar sebagai seremoni sosial, melainkan sebagai program edukatif yang menitikberatkan pada peningkatan kapasitas keluarga.

Orang tua diberikan pembekalan terkait teknik stimulasi sederhana yang dapat dilakukan di rumah untuk mendukung perkembangan motorik, kognitif, serta emosional anak.

Pendekatan ini dipilih karena keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama bagi anak, sehingga intervensi yang dilakukan dari rumah memiliki dampak yang signifikan dan berkelanjutan.

Dalam praktiknya, para peserta mendapatkan materi secara interaktif, mulai dari pemahaman dasar mengenai kondisi disabilitas hingga langkah-langkah praktis dalam memberikan stimulasi yang tepat.

Para orang tua juga diajak untuk lebih peka terhadap perkembangan anak, mengenali potensi yang dimiliki, serta memahami pentingnya konsistensi dalam pendampingan sehari-hari.

Sebagai bentuk kepedulian nyata, Lazis Sultan Agung turut menyalurkan bantuan paket sembako kepada seluruh peserta.

Bantuan ini diharapkan dapat membantu menjaga ketahanan pangan keluarga, sekaligus menjadi bentuk dukungan moral bagi para orang tua yang selama ini telah menunjukkan ketangguhan luar biasa dalam merawat anak-anak mereka.

Dalam kegiatan ini, para orang tua pun mendapat apresiasi sebagai “Orang Tua Hebat” yang tidak pernah lelah berjuang demi masa depan anak.

Kepala Seksi Sosial Kecamatan Genuk, Tri Redjeki, menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki tujuan jangka panjang dalam menciptakan kemandirian keluarga.

Ia menekankan bahwa pengetahuan yang tepat dapat menjadi solusi atas keterbatasan akses terhadap layanan terapi profesional yang seringkali memerlukan biaya tinggi.

"Giat hari ini bertujuan untuk membantu para orang tua agar lebih aware dengan kondisi putra-putrinya dan membekali mereka dengan ilmu terkait penanganan stimulus untuk anak disabilitas di rumah. Kita menyadari bahwa biaya terapi itu tidak murah, maka pembekalan ilmu ini sangat krusial. Harapannya, giat kolaborasi ini dapat terus berjalan dengan baik antara pihak Kecamatan dan Lazis Sultan Agung," ujar Tri Redjeki.

Selain sesi edukasi, kegiatan ini juga menghadirkan layanan fisioterapi gratis yang menjadi salah satu daya tarik utama bagi peserta.

Dengan menghadirkan tenaga terapis profesional, para orang tua memiliki kesempatan untuk berkonsultasi secara langsung mengenai kondisi anak mereka.

Anak-anak pun mendapatkan penanganan fisik secara langsung, mulai dari terapi gerak hingga evaluasi perkembangan motorik.

Layanan ini sangat berarti, terutama bagi keluarga yang selama ini kesulitan mengakses layanan terapi akibat keterbatasan biaya.

Dengan adanya fasilitas ini, para orang tua tidak hanya mendapatkan penanganan langsung, tetapi juga pengetahuan praktis yang dapat diterapkan secara mandiri di rumah sebagai tindak lanjut terapi.

Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi ruang penguatan komunitas.

Para orang tua saling berbagi pengalaman, bertukar cerita, serta memberikan dukungan satu sama lain.

Interaksi ini menciptakan ikatan emosional yang kuat, sekaligus mengurangi rasa isolasi yang kerap dirasakan oleh keluarga dengan anak disabilitas.

Dukungan sosial semacam ini terbukti penting dalam menjaga kesehatan mental orang tua agar tetap optimis dan kuat dalam menjalani peran mereka.

Sinergi antara Lazis Sultan Agung dan Pemerintah Kecamatan Genuk ini mencerminkan pendekatan kolaboratif dalam menangani isu sosial, khususnya terkait disabilitas.

Tidak hanya berfokus pada bantuan sesaat, tetapi juga berupaya membangun kapasitas dan kemandirian masyarakat melalui edukasi yang berkelanjutan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang inklusif, di mana setiap anak, tanpa terkecuali, memiliki hak yang sama untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.

Dukungan terhadap anak disabilitas tidak hanya menjadi tanggung jawab keluarga, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

Ke depan, program serupa diharapkan dapat terus dikembangkan dan menjangkau lebih banyak wilayah serta keluarga yang membutuhkan.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.