Tanpa Benteng Andalan, Persib Bidik Kemenangan Krusial atas Bali United, Hodak Turunkan Komposisi Terbaik di GBLA

JATENG.AKURAT.CO, Persib Bandung bersiap menghadapi laga penting kontra Bali United pada pekan ke-27 Super League 2025/26 yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (12/4/2026) pukul 19.00 WIB malam ini.
Laga ini menjadi krusial bagi Maung Bandung dalam menjaga posisi puncak klasemen di tengah tekanan ketat dari para pesaing.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menurunkan komposisi 11 pemain terbaiknya dengan sejumlah perubahan signifikan dibanding laga sebelumnya.
Absennya Julio Cesar akibat akumulasi kartu kuning memaksa Hodak kembali memasang Patricio Matricardi di lini pertahanan.
Selain itu, perubahan juga terjadi di lini tengah dan depan. Luciano Guaycochea dipercaya tampil sejak menit awal menggantikan Adam Alis Setyano, sementara posisi Beckham Putra Nugraha diisi oleh Uilliam Barros Pereira yang masuk dalam starting line-up.
Dalam susunan pemain, Persib tetap mengandalkan Teja Paku Alam di bawah mistar gawang. Lini belakang diisi Eliano Reinjders, Kakang Rudianto, Patricio Matricardi, dan Federico Barba.
Di sektor tengah, duet Luciano Guaycochea dan Marc Klok yang juga menjabat kapten akan mengatur tempo permainan.
Sementara itu, lini serang dipercayakan kepada Thom Haye, Uilliam Barros Pereira, Berguinho, serta Ramon “Tanque” De Andrade Souza sebagai ujung tombak.
Di bangku cadangan, Persib masih memiliki sejumlah pemain pelapis berkualitas seperti Beckham Putra Nugraha, Adam Alis, Saddil Ramdani, hingga Sergio Castel yang siap memberikan opsi tambahan bagi tim.
Pertandingan ini dipastikan berlangsung sengit. Persib datang dengan ambisi besar untuk mengamankan tiga poin, terlebih setelah rival terdekat mereka, Borneo FC, sukses meraih kemenangan telak 5-1 atas PSBS Biak sehari sebelumnya.
Saat ini, Persib masih memimpin klasemen sementara dengan 61 poin, hanya unggul satu angka dari Borneo FC.
Situasi ini membuat kemenangan atas Bali United menjadi harga mati demi menjaga jarak di papan atas.
Hodak menegaskan pentingnya laga ini bagi timnya, terutama karena dimainkan di kandang sendiri. Ia berharap tren sempurna Persib di kandang dapat terus berlanjut.
“Ini pertandingan penting bagi kami. Kami akan mencoba mempertahankan kemenangan di seluruh laga kandang agar bisa menjaga jarak dengan tim lain,” ujar Hodak.
Meski kehilangan Julio Cesar, Hodak tetap optimistis dengan kedalaman skuad yang dimiliki.
Kembalinya Matricardi di lini belakang diyakini mampu menjaga soliditas pertahanan Maung Bandung.
Di sisi lain, Bali United datang ke Bandung dengan kepercayaan diri tinggi. Pelatih mereka, Johnny Jansen, menegaskan timnya tidak gentar menghadapi pemuncak klasemen.
Kemenangan besar di laga sebelumnya menjadi modal penting bagi Serdadu Tridatu untuk memberikan perlawanan sengit.
Jansen bahkan secara terbuka menyatakan ambisi timnya untuk mencuri poin penuh di kandang Persib.
“Persib punya peluang besar untuk jadi juara, tapi kami ingin memberi tekanan kepada mereka dan membawa pulang tiga poin ke Bali,” tegas Jansen.
Dengan kondisi kedua tim yang sama-sama percaya diri dan memiliki target tinggi, laga di GBLA diprediksi akan berlangsung dengan tempo tinggi dan tensi panas sejak menit awal.
Dukungan penuh Bobotoh di stadion juga diyakini menjadi faktor tambahan bagi Persib untuk mempertahankan rekor sempurna di kandang. Namun, Bali United bukan lawan yang mudah ditaklukkan dan siap memberikan kejutan.
Pertandingan ini bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga menjadi penentu arah perburuan gelar juara Super League musim 2025/26.
Persib dituntut tampil konsisten, sementara Bali United berambisi merusak dominasi tuan rumah.
Semua mata kini tertuju ke GBLA, di mana duel dua tim papan atas ini akan menjadi salah satu laga paling menentukan di pekan ke-27.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.






