UPDATE SCORE! Persekat vs Sriwijaya FC, SKOR 2-0 Serra Matos dan Mandosir Jadi Pembeda

JATENG.AKURAT.CO, Pertandingan lanjutan kompetisi Pegadaian Championship menghadirkan duel menarik antara Persekat Tegal kontra Sriwijaya FC.
Hingga memasuki menit ke-90+6 di paruh kedua, Persekat berhasil mengamankan keunggulan sementara dengan skor 2-0 dalam laga yang berlangsung sengit sejak awal.
Sejak peluit pertama dibunyikan, kedua tim langsung tampil terbuka. Pada paruh pertama, baik Persekat maupun Sriwijaya FC saling berbalas serangan, namun belum ada gol yang tercipta. Beberapa peluang sempat hadir, termasuk melalui Hamdi Sula pada menit ke-17 dan Sukmantoro A. di menit ke-22, namun upaya tersebut masih belum mampu memecah kebuntuan. Skor 0-0 pun menutup 45 menit pertama.
Memasuki babak kedua, Persekat langsung melakukan sejumlah perubahan untuk meningkatkan daya gedor. Pergantian pemain dilakukan sejak awal paruh kedua, di antaranya masuknya Yekti A., Syahertian K., serta M. Taufiq yang menambah stabilitas permainan di lini tengah.
Perubahan tersebut terbukti efektif. Baru dua menit setelah babak kedua dimulai, tepatnya menit ke-47, Persekat berhasil membuka keunggulan lewat gol Serra Matos P. M. Gol ini menjadi titik balik permainan, membuat Persekat tampil semakin percaya diri dalam mengontrol jalannya laga.
Sriwijaya FC mencoba merespons dengan sejumlah pergantian pemain pada menit ke-61, termasuk memasukkan Reynaldy J. dan Fahrezi Z. guna menambah daya serang. Namun, solidnya pertahanan Persekat membuat upaya tersebut belum membuahkan hasil.
Persekat terus menekan dan akhirnya berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-78 melalui gol Mandosir E. Gol kedua ini semakin mempertegas dominasi tim tuan rumah dalam pertandingan kali ini.
Secara statistik, Persekat tampil lebih efektif meski penguasaan bola relatif berimbang. Persekat mencatatkan 52 persen penguasaan bola berbanding 48 persen milik Sriwijaya FC. Dari segi peluang, Persekat juga lebih agresif dengan total 10 tembakan, enam di antaranya mengarah ke gawang. Sementara Sriwijaya FC hanya mampu mencatatkan lima percobaan dengan tiga tepat sasaran.
Di lini tengah, peran pemain senior M. Taufiq menjadi salah satu kunci kestabilan permainan Persekat. Gelandang berusia 40 tahun tersebut kembali menunjukkan kualitas dan pengalamannya dalam mengatur tempo permainan. Kehadirannya tak hanya memberikan ketenangan, tetapi juga menjadi motor penggerak serangan tim.
Taufiq yang merupakan mantan pemain Persebaya dan Bali United FC itu mengaku sangat menikmati perannya bersama Persekat. Ia juga merasa memiliki kedekatan emosional dengan sang pelatih kepala, I Putu Gede Swi Santoso, yang merupakan mantan rekan setimnya semasa masih aktif bermain.
Menurut Taufiq, konsistensi di usia yang tidak lagi muda menjadi tantangan tersendiri. Ia menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik melalui latihan tambahan, pola makan yang terjaga, serta istirahat yang cukup.
Selain itu, ia juga mengakui bahwa gaya bermainnya kini lebih menyesuaikan dengan kebutuhan tim. Keputusan yang cepat dan pendekatan taktis menjadi kunci untuk tetap bersaing di tengah ketatnya kompetisi yang dihuni banyak pemain muda dengan kecepatan tinggi.
Hingga waktu tambahan berjalan, Persekat masih mampu mempertahankan keunggulan 2-0. Jika skor ini bertahan hingga peluit akhir, maka Persekat akan mengamankan tiga poin penting yang dapat mendongkrak posisi mereka di klasemen sementara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.






