Jateng

Kebakaran Pabrik Sepeda di Terboyo, 80 Personel Damkar Dikerahkan Lakukan Pendinginan

Theo Adi Pratama | 22 November 2024, 11:15 WIB
Kebakaran Pabrik Sepeda di Terboyo, 80 Personel Damkar Dikerahkan Lakukan Pendinginan

Akurat.co - Sebanyak 80 personel Damkar dikerahkan untuk memadamkan kebakaran di pabrik sepeda PT Roda Pasific mandiri di kompleks kawasan industri Terboyo Kota semarang.

Kebakaran tersebut terjadi pada Kamis petang (21/11/2024).

Sekretaris Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Ade Bhakti mengatakan 80 perseonel tersebut membawa belasan bantuan mobil pemadam dari Kendal, Kabupaten Semarang, dan Demak.

"80 personel diturunkan. Itu belum dari PDAM, DPU, Perkim, BPBD, relawan, dan lainnya," jelasnya pada Jum’at pagi (22/11/2024).

Tim pemadam kebakaran Kota Semarang pagi ini masih berusaha melakukan pendinginan di lokasi gudang terbakar di kawasan industri Terboyo. Terpantau masih ada bara api di beberapa titik.

mengatakan proses pendinginan masih dilakukan hingga pukul 08.00 WIB. Meski api tidak berkobar, namun masih ada bara di lokasi.

"Belum padam, masih pendinginan, ada bara," kata Ade.

Sejumlah bahan yang terbakar di gudang milik PT Roda Pasifik Mandiri itu seperti ban karet, bodi sepeda, hingga tiner. Hal itu membuat kebakaran menjadi cukup awet. Sempat ada bunyi ledakan saat kebakaran semalam.

"Yang terbakar ada ban karet, bodi plastik, cat, tiner. Baterai-baterai aman. Ledakan di bagian tiner beberapa kali," jelas Ade.

Untuk diketahui, kebakaran gudang tersebut terjadi sejak Jumat (21/11/2024) sekitar pukul 16.16 WIB. Awal kebakaran, api berkobar dan asap hitam membumbung. Sejumlah forklift juga lalu lalang mengevakuasi barang yang belum terbakar.

Belum diketahui pasti penyebab kebakaran itu. Polisi sempat mendapat informasi ada percikan api di atap tembok sisi utara sebelum api menyebar.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.