Jateng

Parkir Sembarangan di Belakang Balaikota Semarang, Empat Mobil Ini Digembok Petugas Dishub

Theo Adi Pratama | 17 April 2024, 17:53 WIB
Parkir Sembarangan di Belakang Balaikota Semarang, Empat Mobil Ini Digembok Petugas Dishub

AKURAT.CO, Mobil-mobil yang terpakir di area larangan parkir digembok oleh petugas Dinas Perhubungan Kota Semarang, Rabu (17/4/2024).

Penggembokan 4 mobil tersebut dilakukan di Jl Inspeksi Semarang, tepatnya di belakang tembok Balaikota Semarang.

Salah satu petugas bernama Nofa mengatakan penggembokan ini terpaksa dilakukan karena pemilik mobil tidak ditemukan dan tidak mengindahkan rambu larangan parkir yang terpasang di Jalan Inspeksi, Balai Kota Semarang.

Baca Juga: Oknum Mahasiswa Undip Perkosa Temannya yang Depresi, Modus Jadi Teman Curhat Sambil Minum di Kamar Kos

Sebelum menggembok, petugas sudah berkeliling ke sejumlah instansi di sekitar Balai Kota dan bertanya ke warga sekitar, namum tak juga diketahui siapa pemilik mobil.

"Sudah keliling mencari dan tanya-tanya ke warga siapa pemilik mobil. Tujuannya agar bisa kami sosialisasi dan edukasi soal larangan parkir di tempat ini. Namun tidak kami temukan sehingga terpaksa kami gembok," ujar Nofa.

Selain memasang alat gembok di ban mobil, petugas juga menempelkan stiker yang memuat informasi seputar pelanggaran.

Baca Juga: Warek III Undip Akan Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual yang Dilakukan Oknum Mahasiswa Senior

Stiker dipasang di kaca pintu depan sisi kanan sehingga diharapkan mudah diketahui pemilik mobil. Di stiker itu juga mencantumkan kontak dan tempat yang bisa didatangi pemilik mobil guna mengurus pembukaan gembok.

"Bagi pemilik bisa mendatangi pos kami di gedung DKK (Dinas Kesehatan Kota) Jalan Pandanaran," ujar dia.

Beberapa saat sebelum petugas Dishub pergi usai melakukan penggembokan, seorang pria yang mengaku pemilik salah satu mobil datang.

Baca Juga: Kisah Angker di Medan: Menyingkap Tabir Misteri di Balik Rumah-Rumah Tua Belanda di Kota Medan

Ia mengaku salah karena parkir di area larangan dan bermaksud meminta petugas membuka gembok. Oleh petugas diarahkan ke pos di DKK untuk diberi edukasi.

"Saya dari luar kota, rencananya mau balik tadi pagi. Tapi karena istri sakit maka tidak jadi pindahkan mobil," akunya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.