Dishub Surabaya Siapkan Strategi Antisipasi Lonjakan Pengunjung di KBS Saat Libur Lebaran 2025: Penambahan Shuttle Bus serta Kapasitas Parkir

JATENG.AKURAT.CO, Libur Lebaran 2025 diprediksi akan membawa lonjakan pengunjung ke berbagai destinasi wisata, termasuk Kebun Binatang Surabaya (KBS).
Untuk mengantisipasi kepadatan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna memastikan kenyamanan dan keamanan wisatawan selama periode liburan.
Lokasi Parkir Disiapkan untuk Kelancaran Akses
Kepala Dishub Kota Surabaya, Tundjung Iswandaru, menyampaikan bahwa Dishub telah berkoordinasi dengan berbagai pihak guna menyediakan area parkir yang memadai bagi para pengunjung KBS.
"Untuk parkir kendaraan, baik roda empat (R4) maupun roda dua (R2), kami telah menyediakan beberapa lokasi, yaitu di Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ), area KBS, dan parkir insidental di sekitar TIJ," ujar Tundjung, Kamis (27/3/2025).
Beberapa lokasi parkir yang disediakan meliputi:
Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ)
Area parkir di sekitar KBS
Parkir insidental di sekitar TIJ
Selain itu, Dishub juga menggandeng Surabaya Town Square (Sutos) sebagai alternatif parkir tambahan.
Shuttle Bus Gratis dari Sutos ke KBS
Untuk memudahkan akses bagi pengunjung yang memarkir kendaraannya di Sutos, Dishub Surabaya menyediakan empat unit shuttle bus yang akan beroperasi dari pukul 08.00 WIB hingga jam operasional KBS berakhir.
Dengan adanya shuttle ini, pengunjung tidak perlu khawatir akan akses menuju KBS meskipun harus memarkir kendaraan di lokasi yang agak jauh.
Koordinasi Keamanan dengan Berbagai Pihak
Mengingat potensi tingginya volume kendaraan dan pengunjung, Dishub Surabaya juga telah berkoordinasi dengan Perangkat Daerah (PD) lainnya, Komando Garnisun Tetap (Kogartap), dan Kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban di sekitar KBS.
Sebanyak 100 personel gabungan dari Dishub, PD terkait, Kogartap, dan Kepolisian akan dikerahkan setiap hari untuk memastikan kelancaran lalu lintas serta menjaga keamanan pengunjung.
Kapasitas Parkir Mencukupi untuk Pengunjung
Menurut Tundjung, kapasitas parkir yang disediakan cukup untuk menampung seluruh pengunjung yang datang ke KBS.
Di Sutos sendiri, tersedia daya tampung sebanyak 400 kendaraan roda dua (R2) dan 1.100 kendaraan roda empat (R4).
Dishub Surabaya Pastikan Wisata di KBS Tetap Nyaman
Dengan berbagai langkah antisipatif yang telah disiapkan, Dishub Kota Surabaya optimis bahwa masyarakat yang ingin berwisata ke KBS selama libur Lebaran akan merasa nyaman dan aman.
Tundjung mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan lokasi parkir yang telah disediakan serta menggunakan fasilitas shuttle bus agar tidak terjadi kemacetan di sekitar area KBS.
Bagi warga yang berencana mengunjungi KBS, disarankan untuk datang lebih awal dan memantau informasi terkini mengenai lalu lintas serta kapasitas parkir melalui kanal informasi resmi Dishub Surabaya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?










