Jateng

Tragedi Berdarah di Sampang Cilacap, Pesta Miras Berujung Pengeroyokan, Pria Asal Demak Tewas

Dody H | 7 April 2026, 09:44 WIB
Tragedi Berdarah di Sampang Cilacap, Pesta Miras Berujung Pengeroyokan, Pria Asal Demak Tewas

JATENG.AKURAT.CO, Insiden maut mengguncang wilayah Kecamatan Sampang, Kabupaten Cilacap. 

Seorang pria berinisial AS (30), warga asal Demak, meregang nyawa setelah menjadi korban pengeroyokan di halaman sebuah hotel pada Minggu (5/4) dini hari.

Peristiwa tragis yang terjadi sekitar pukul 00.30 WIB ini diduga kuat dipicu oleh perselisihan saat pesta minuman keras (miras). Berikut adalah fakta-fakta terkait kasus pengeroyokan maut di Cilacap tersebut:

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban AS sudah menginap di hotel tersebut selama beberapa hari bersama rekan-rekannya. 

Pada malam kejadian, korban turun dari kamar dan bergabung dengan sekelompok orang yang sedang mengonsumsi miras di area halaman hotel.

Situasi yang semula cair berubah menjadi tegang saat korban diduga meminta uang kepada salah satu temannya untuk membeli rokok. 

Permintaan tersebut memicu ketersinggungan di antara mereka yang sudah berada di bawah pengaruh alkohol. 

Cekcok mulut pun pecah dan berujung pada aksi kekerasan bersama-sama terhadap korban.

Kasi Humas Polresta Cilacap, Ipda Galih Secahyo, mengonfirmasi bahwa korban sempat dilarikan ke Puskesmas Sampang untuk mendapatkan pertolongan medis darurat. Namun, nyawa AS tidak tertolong akibat luka-luka yang dialaminya.

"Korban mengalami luka robek cukup parah di pelipis mata kanan, luka memar di bagian wajah, serta luka di kedua lututnya," jelas Ipda Galih pada Senin (6/4). 

Guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut, jenazah korban dibawa ke RSUD Margono Purwokerto untuk menjalani autopsi.

Aparat kepolisian bergerak cepat dalam menangani kasus ini. Hingga saat ini, dua orang terduga pelaku telah diamankan dan kini mendekam di sel tahanan Polsek Sampang.

Dua pelaku tersebut adalah:

- Z (28), warga Kecamatan Sampang, Cilacap.

- A (38), warga Kabupaten Banyumas.

Polisi masih mendalami keterangan para saksi dan memeriksa rekaman CCTV hotel untuk memastikan apakah ada pelaku lain yang terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.

Menanggapi peristiwa memilukan ini, pihak Polresta Cilacap memberikan imbauan keras kepada masyarakat. 

Konsumsi minuman keras seringkali menjadi akar masalah dari berbagai tindak kriminalitas dan kekerasan fatal.

"Kami mengimbau masyarakat untuk menjauhi minuman keras. Pengaruh alkohol dapat menghilangkan kontrol diri dan memicu emosi yang berujung pada tindakan pidana," tegas Ipda Galih.

Pihak kepolisian berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini agar keluarga korban mendapatkan keadilan yang semestinya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.