Jateng

Maraknya Kasus Penipuan dengan Modus Qris Palsu, BRI Himbau Masyarakat Jaga Keamanan Transaksi Lewat BRIMerchant

Theo Adi Pratama | 30 Juni 2024, 14:27 WIB
Maraknya Kasus Penipuan dengan Modus Qris Palsu, BRI Himbau Masyarakat Jaga Keamanan Transaksi Lewat BRIMerchant

JATENG.AKURAT.CO, Penipuan dalam industri keuangan terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi.

Salah satu modus penipuan terbaru yang meresahkan adalah penggunaan QRIS palsu dalam metode pembayaran.

Modus penipuan ini sangat berbahaya karena dapat mengelabui para korban, terutama penjual atau merchant.

Baca Juga: Sensasi Liburan Tak Terlupakan di Banyuwangi! 5 Glamping Hits Ini Wajib Kamu Coba di Tahun 2024!

Penipuan QRIS Palsu: Apa dan Bagaimana?

Penipuan QRIS palsu terjadi ketika seseorang melakukan pembayaran untuk membeli barang atau jasa menggunakan kode QR palsu.

Kode QR ini dibuat menyerupai identitas pedagang, jenis barang, dan jumlah transaksi yang sebenarnya.

Akibatnya, penipu seolah-olah telah melakukan pembayaran, tetapi nominal transaksi tidak diterima oleh penjual.

Mekanisme Penipuan

Penipuan QRIS palsu biasanya menyerang merchant-merchant yang menggunakan QRIS statis.

QRIS statis adalah QR Code yang berisi Merchant ID dan bersifat tetap, sering kali ditampilkan dalam bentuk sticker atau print-out dan di-generate satu kali.

Para penipu memanfaatkan QRIS palsu ini untuk mengelabui merchant dan customer.

Baca Juga: Rahasia Terungkap! 5 Glamping Mewah di Malang yang Menawarkan Keindahan Alam dengan Harga Terjangkau di Tahun 2024!

Cara Mencegah Penipuan QRIS Palsu

Direktur Retail Funding and Distribution BRI, Andrijanto, memberikan beberapa tips untuk menghindari penipuan QRIS palsu yang semakin marak:

Rutin Memonitor Transaksi: Merchant harus rutin memonitor transaksi pembayaran dari customer untuk memastikan bahwa transaksi tersebut sudah diterima dan masuk ke rekening merchant yang terafiliasi dengan QRIS statisnya.

Menggunakan Aplikasi BRIMerchant: Merchant QRIS BRI dapat dengan mudah melakukan monitoring melalui aplikasi BRIMerchant. Aplikasi ini memungkinkan merchant mengetahui apakah transaksi pembayaran customer berhasil atau tidak.

Pentingnya Menggunakan BRIMerchant

BRIMerchant adalah aplikasi one stop solution yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan merchant BRI.

Aplikasi ini memiliki tiga fitur utama yang sangat membantu dalam memonitor transaksi:

  • Monitoring Detail Transaksi: Merchant dapat memonitoring detail transaksi secara real-time.
  • Download Laporan Settlement: Memudahkan merchant untuk mengunduh laporan settlement.
  • User Management: Pemilik merchant dapat mengatur user, termasuk menambah, memberikan akses, mengubah status, dan menghapus user.

Dengan fitur-fitur ini, para pelaku usaha, baik UMKM maupun bisnis skala besar, dapat dengan mudah melihat riwayat transaksi dari setiap mesin EDC/QRIS secara harian dalam kurun waktu 3 bulan terakhir.

Selain itu, aplikasi BRIMerchant juga menyediakan fitur tambahan seperti notifikasi transaksi, top-up saldo kartu uang isi ulang, dan layanan customer service.

Baca Juga: Liburan Sekolah Seru di Jatim Park 3? Ini 5 Hotel Terdekat untuk Kenyamanan Maksimal di Tahun 2024 Ini!

Merchant dapat mengunduh aplikasi ini secara gratis melalui Google Play Store dan mulai memanfaatkannya untuk memonitor dan mengamankan transaksi.

Penipuan QRIS palsu adalah ancaman serius yang dapat merugikan merchant.

Oleh karena itu, penting bagi merchant untuk selalu waspada dan rutin memonitor transaksi pembayaran.

Menggunakan aplikasi seperti BRIMerchant dapat membantu merchant untuk memastikan setiap transaksi berjalan dengan aman dan efisien.

Dengan langkah-langkah pencegahan yang tepat, merchant dapat melindungi diri dari berbagai modus penipuan yang terus berkembang di industri keuangan.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.