Ini Cara Jateng Siapkan SDM Unggulan, Tunjang Pertumbuhan Investasi Berkelanjutan

AKURAT.CO MAGELANG - Ekosistem sirkular ekonomi sedang didorong penuh, untuk menunjang pertumbuhan investasi berkelanjutan di Jawa Tengah.
Salah satunya memulai upaya penyiapan pendidikan tenaga kerja melalui pendirian sekolah-sekolah vokasi keahlian khusus, untuk mempersiapkan dan mengisi kebutuhan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri yang dinamis.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo disela kegiatan investor dinner dalam Central Java Investment Business Forum (CJIBF) 2023.
Baca Juga: Ganjar Main ke Kediaman Gus Endar Krapyak, Keakrabannya Tak Luntur
"Di Jateng ada banyak SMK unggulan baik swasta atau pun negeri, termasuk SMKN Jateng yang kami siapkan untuk menghasilkan SDM unggul. Jika investor mau berkomitmen, mereka bisa mulai menyiapkan SDM unggulan ini dari para lulusan SMK," terangnya.
Ganjar Pranowo bahkan mempersilahkan jika para investor yang tertarik dengan SDM unggulan ini, bisa menyiapkan kurikulum pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Sementara itu, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, turut menyampaikan bahwa Bank Indonesia memiliki program IRU (Investor Relations Unit), RIRU (Regional IRU) dan GIRU (Global IRU), yang mengupayakan potensi investasi di Indonesia.
Baca Juga: Megawati dan Ganjar Hadiri Peresmian Patung Bung Karno di Yogyakarta
Caranya melalui mapping potensi yang ada di daerah, dan melakukan business matching dengan para calon investor yang telah dikurasi oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia di luar negeri.
"Kurasi tersebut diharapkan dapat mendukung dan memperlancar kepeminatan dan realisasi investasi di Indonesia," tandasnya.
Dalam kesempatan tersebut, diumumkan tiga pemenang kompetisi Investment Challenge 2023 yang diikuti oleh 27 kabupaten/kota se-Jawa Tengah.
Baca Juga: Rakernas X JKPI Jadi Momentum Menghidupkan Identitas dan Memori Cagar Budaya
Investment Challenge dilakukan sebagai upaya menggali proyek investasi yang potensial dari seluruh kabupaten/kota dan menyediakan proyek investasi terbaik bagi para investor.
Kota Surakarta terpilih menjadi pemenang utama dengan proyek investasi Pengolahan Limbah B3 Medis.
Sementara, pemenang kedua dan ketiga berturut-turut diraih oleh Kota Magelang dengan Taman Kyai Langgeng Ecopark, dan Kabupaten Grobogan melalui Sistem Resi Gudang dan Sub Terminal Agro.
Baca Juga: Tingkatkan Pendapatan Desa, Wagub Taj Yasin Minta Bumdes Dioptimalkan
Selain itu, juga dilakukan penyerahan apresiasi kepada para pengusaha yang berperan besar terhadap pertumbuhan perekonomian Jawa Tengah.
Apresiasi tersebut diberikan kepada perusahaan dengan nilai investasi tertinggi yang diberikan kepada PT Bumi Jati Power Kabupaten Jepara, kemudian apresiasi kepada perusahaan dengan penyerapan tenaga kerja tertinggi dianugerahkan kepada PT. Djarum Kabupaten Kudus.
Sementara, apresiasi perusahaan dengan nilai ekspor nonmigas tertinggi disematkan kepada PT. Parkland World Indonesia Kabupaten Jepara.
Baca Juga: Sinergi BI dan Pemprov Jateng Lewat CJIBF 2023, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
Puluhan investor yang hadir menunjukkan kepeminatan tinggi terhadap berbagai proyek sirkular ekonomi yang ditawarkan dalam ajang CJIBF 2023, antara lain proyek industri dan energi.
Dari hasil one on one meeting tanggal 21-22 Agustus 2023 yang merupakan rangkaian CJIBF 2023, terdapat 21 investor yang menaruh kepeminatan terhadap 17 proyek dengan total nilai investasi sebesar Rp 19,23 triliun.
Kepeminatan tersebut terdiri dari investasi di sektor industri, energi, pariwisata dan jasa yang lokasinya tersebar di beberapa kabupaten/kota dan kawasan industri di Jawa Tengah.
Melalui pencapaian tersebut, optimisme pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah dapat senantiasa terjaga dan semakin meningkat.
Pentingnya menjaga iklim bisnis yang kondusif melalui peningkatan infrastruktur, kemudahan pengurusan serta pemberian fasilitasi investasi diharapkan dapat memperkuat kepeminatan investor terhadap proyek-proyek potensial yang ada di Jawa Tengah khususnya, dan Indonesia umumnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










