Bank Indonesia Luncurkan Program Eduwisata Rupiah, Dorong Percepatan Pariwisata di Kawasan Candi Borobudur Lewat Cara Ini

AKURAT.CO MAGELANG, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah secara resmi meluncurkan program Eduwisata Rupiah di Kawasan Candi Borobudur.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya mendukung pengembangan sektor pariwisata di Jawa Tengah, dengan menggabungkan konsep edukasi tentang Rupiah bersama Pariwisata Borobudur yang telah diakui sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas di Indonesia.
Kepala Kantor Perwakilan BI Jateng Rahmat Dwisaputra, menjelaskan bahwa program ini bertujuan tidak hanya untuk menanamkan rasa cinta, bangga, dan pemahaman lebih mendalam terhadap Rupiah, tetapi juga untuk mempercepat pertumbuhan pariwisata di Jawa Tengah.
"Salah satu fokus utama program ini adalah peningkatan pemahaman tentang pembayaran nontunai melalui QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) dan implementasi program Cinta Bangga Paham Rupiah di beberapa lokasi di sekitar Borobudur," paparnya, disela peluncuran program Eduwisata Rupiah di Balai Ekonomi Desa (Balkondes) Borobudur, Jawa Tengah, Rabu 6 Desember 2023.
Bank Indonesia, dalam upayanya untuk meningkatkan pemahaman Rupiah di masyarakat, terus menjalin sinergi dengan pemerintah daerah dan bank umum.
"Program ini mencakup edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah kepada nasabah bank dan berbagai kegiatan lain, seperti praktik scan QRIS bagi pekerja di Jawa Tengah," terangnya.
Keterlibatan bank penyedia jasa pembayaran QRIS menjadi semakin penting dalam membentuk kebiasaan digital di masyarakat.
Baca Juga: Penguatan Literasi dan Inklusi Keuangan, Pemprov Jateng Bersinergi dengan BI dan OJK
Kegiatan Eduwisata Rupiah tidak hanya berfokus pada aspek edukasi, tetapi juga melibatkan pelaku usaha pariwisata di Wilayah Candi Borobudur.
"Sosialisasi kepada mereka dilakukan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang nilai dan peran uang Rupiah dalam kehidupan sehari-hari," tambahnya.
Rangkaian kegiatan ini juga mencakup pemasangan stiker edukasi Rupiah pada mobil-mobil wisata, serta pemanfaatan ruangan yang dilengkapi dengan alat peraga pendukung edukasi Rupiah sebagai ruang eksplorasi.
Melalui upaya kolaboratif ini, Bank Indonesia berharap dapat meningkatkan nilai dan mendukung kegiatan pariwisata di Borobudur dengan menyediakan informasi terkini dan berkualitas, terutama seputar uang Rupiah baik dalam bentuk tunai maupun non tunai.
Sinergi yang terjalin diharapkan semakin kuat, terutama dengan perluasan penggunaan QRIS di tahun 2024, sebagai langkah konkret dalam mendorong transformasi digital di masyarakat.
Baca Juga: Mengenal Jagad Phoenix, Brand Artisan Batik Lasem Kolaborasi BI Jateng Siap Mendunia
"Program Eduwisata Rupiah di Kawasan Candi Borobudur menjadi perwujudan nyata dari komitmen bersama untuk memajukan sektor pariwisata dan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap mata uang Rupiah," tandas Rahmat.
Pada kesempatan tersebut, digelar pula rangkaian kegiatan Eduwisata Rupiah, diantaranya sosialisasi kepada pelaku usaha pariwisata di Wilayah Candi Borobudur.
Sosialisasi dilakukan dengan memberikan pemahaman mengenai uang Rupiah dalam implementasi di kehidupan sehari-hari sehingga dapat dengan mudah disebarluaskan kepada lingkungan sekitar.
Baca Juga: Peringati Hari Pahlawan , BI Jateng bersama Perbankan Donorkan 300 Kantong Darah kepada PMI
Program eduwisata juga dilakukan melalui kerjasama dengan pelaku wisata untuk memasang stiker pada mobil-mobil wisata yang berisi pesan edukasi Rupiah.
Upaya lain juga dilakukan melalui pemanfaatan ruangan yang dilengkapi dengan alat peraga pendukung edukasi Rupiah sebagai ruang eksplorasi untuk belajar dan menambah pengetahuan tentang Rupiah.
Kegiatan- kegiatan tersebut diharapkan dapat menambah nilai dan mendukung kegiatan pariwisata di Borobudur melalui penyaluran informasi terkini dan berkualitas, terutama informasi tentang uang Rupiah baik tunai maupun non tunai.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










