Jateng

Gaji Rp 7,7 Miliar per Pekan Jadi Momok! Kembalinya Rashford Hambat Negosiasi Kontrak Baru Bruno Fernandes di Manchester United

Theo Adi Pratama | 19 Agustus 2026, 15:37 WIB
Gaji Rp 7,7 Miliar per Pekan Jadi Momok! Kembalinya Rashford Hambat Negosiasi Kontrak Baru Bruno Fernandes di Manchester United
Penyerang Manchester United (MU), Marcus Rashford, dalam sesi latihan di Dublin, Republik Irlandia, Selasa (11/8/2026). X/ManUtd

JATENG.AKURAT.CO, Kabar baik sekaligus rumit datang dari Old Trafford. Kembalinya Marcus Rashford ke skuad Manchester United usai masa peminjaman di Barcelona ternyata membawa konsekuensi yang tak terduga.

Daripada menjadi tambahan amunisi, sang penyerang Inggris itu justru secara tidak sengaja menjadi 'ganjalan' besar dalam upaya klub memperpanjang kontrak sang kapten, Bruno Fernandes.

Pakar transfer kenamaan Fabrizio Romano mengungkap bahwa situasi kontrak Rashford yang merupakan pemain dengan bayaran tertinggi di klub menjadi salah satu faktor paling pelik yang harus diatasi United dalam negosiasi dengan Fernandes.

Baca Juga: Arsenal Buka Peluang Jual Nwaneri, Liverpool dan AC Milan Siap Bersaing

Kembalinya Sang 'Beban Gaji'

Rashford sebenarnya tidak lagi diharapkan untuk kembali ke Old Trafford setelah ia hijrah ke Barcelona pada musim panas lalu dengan opsi pembelian permanen senilai €30 juta.

Meskipun ia tampil cukup gemilang di Camp Nou, Barcelona akhirnya memutuskan untuk tidak mempermanenkan transfernya, yang kabarnya sebagian besar disebabkan oleh tuntutan gaji sang pemain yang terlalu tinggi.

Kini, Rashford resmi kembali ke pangkuan Setan Merah dengan status sebagai pemain berbayaran tertinggi di klub, dengan gaji mencapai £325.000 per pekan.

Situasi ini menjadi pukulan telak bagi manajemen United yang di bawah kepemimpinan INEOS tengah gencar menerapkan struktur gaji baru yang lebih ramping dan berusaha menekan total tagihan gaji klub. Alih-alih membantu, kembalinya Rashford justru memperumit rencana keuangan klub.

Baca Juga: Barcelona Beri Deadline hingga Jumat untuk Julian Alvarez, Jika Gagal Fokus ke Target Lain

Dilema Perbandingan Gaji Bruno Fernandes

Bruno Fernandes, yang telah menjadi pemain paling penting dan konsisten bagi United sejak kedatangannya pada Januari 2020, tentu saja tidak tinggal diam.

Musim lalu, ia bahkan mencatatkan rekor 21 assist di Premier League. Secara logis, Fernandes ingin setidaknya menyamai gaji rekan setimnya yang berstatus pemain cadangan.

Ini menciptakan dilema besar: bagaimana mungkin seorang pemain yang menjadi tulang punggung tim, sang kapten, digaji lebih rendah dari pemain yang bahkan nyaris tidak masuk starting eleven?

Fabrizio Romano mengonfirmasi bahwa gaji Rashford menjadi salah satu poin krusial yang dibahas dalam negosiasi dengan Fernandes. "Ini soal gaji. Jangan lupa bahwa Rashford kembali ke Manchester United, dan gaji Rashford jelas menjadi poin penting," ujar Romano.

Baca Juga: Newcastle United Buka Pembicaraan dengan Manchester City untuk Rekrut Nico Gonzalez

Dilema yang Membelit INEOS

Bagi INEOS, memberikan kenaikan gaji besar-besaran kepada Fernandes untuk menyamai Rashford adalah sebuah kemewahan yang tidak bijaksana. Langkah tersebut berpotensi menjadi 'boomerang' dan akan menjadi patokan gaji baru (benchmark) dalam negosiasi kontrak dengan pemain lain maupun rekrutan baru di masa depan. Hal ini jelas bertentangan dengan kebijakan mereka untuk menekan biaya gaji dan memperbaiki struktur keuangan klub.

Dengan kata lain, manajemen United harus bergerak sangat cerdik. Mereka harus mempertahankan kapten yang menjadi jantung tim, namun tanpa harus tunduk pada standar gaji yang tidak sehat yang diciptakan oleh kontrak Rashford.

Kembalinya Marcus Rashford ke Manchester United telah menjadi sebuah ironi pahit. Ia yang seharusnya menjadi amunisi tambahan untuk Michael Carrick, justru menjelma menjadi batu sandungan terbesar dalam upaya klub mengikat masa depan sang kapten, Bruno Fernandes.

Dengan gaji fantastis yang menganga, United terjebak dalam dilema klasik: mempertahankan ikon tim tanpa mengorbankan masa depan finansial klub.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.