Kerjasama dengan UGM, Udinus Luncurkan Program Akselerasi, Mahasiswa Teknik Biomedis Bisa Raih Dua Gelar dalam 5 Tahun
JATENG.AKURAT.CO, Fakultas Teknik Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) resmi memperluas kerja sama dengan Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui peluncuran program akselerasi sarjana ke magister di bidang Teknik Biomedis. Program ini memungkinkan mahasiswa meraih dua gelar sekaligus hanya dalam waktu lima tahun.
Kick-off dan sosialisasi program digelar pada Senin (6/4), melibatkan Program Studi S-1 Teknik Biomedis Udinus dan Magister Teknik Biomedis UGM. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Fakultas Teknik, Gedung I lantai 1 Udinus, serta diikuti secara daring oleh mahasiswa lainnya melalui Zoom Meeting.
Sebanyak 16 mahasiswa yang tengah menempuh mata kuliah Tugas Akhir 1 hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Turut hadir Wakil Dekan Fakultas Teknik Udinus, Dr. Ratih Setyaningrum, M.T., mewakili dekan, didampingi Ketua Program Sarjana Teknik Biomedis, Dr. Aripin, M.Kom., serta jajaran dosen.
Ratih mengungkapkan, saat ini sudah terdapat dua mahasiswa yang siap mengikuti program akselerasi tersebut. Ia menambahkan, jumlah peserta masih berpotensi bertambah seiring minat mahasiswa yang terus berkembang.
“Tindak lanjut dari kolaborasi ini akan kami bahas lebih mendalam, khususnya terkait timeline pendaftaran, topik riset, serta penandatanganan Perjanjian Kerja Sama,” ujarnya.
Ketua Program Studi Magister Teknik Biomedis UGM, Ir. Rini Dharmastiti, M.Sc., Ph.D., IPM., ASEAN Eng., yang hadir sebagai narasumber utama menjelaskan, program ini dirancang untuk memangkas waktu studi tanpa mengurangi kualitas pendidikan.
“Mahasiswa hanya membutuhkan waktu lima tahun untuk meraih gelar sarjana dan magister, dibandingkan jalur normal yang bisa mencapai tujuh tahun,” jelas Rini.
Ia menambahkan, program ini juga bertujuan mendorong integrasi keilmuan antara rekayasa, kesehatan, dan biologi secara aplikatif, sehingga lulusan mampu menjawab tantangan global di bidang teknik biomedis.
“Kami berharap lulusan mampu menganalisis permasalahan secara komprehensif dan tetap relevan dengan kebutuhan nyata di masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Rektor Udinus, Prof. Dr. Pulung Nurtantio Andono, S.T., M.Kom., menilai kerja sama ini sebagai langkah strategis dalam pengembangan pendidikan tinggi, khususnya di bidang teknik.
Menurutnya, kolaborasi tersebut sejalan dengan komitmen Udinus untuk terus berinovasi dalam pengembangan kurikulum serta memperluas kemitraan dengan institusi pendidikan terkemuka.
“Program ini menjadi bagian dari upaya kami memperkuat ekosistem pendidikan tinggi. Sebelumnya, kami juga telah menjalankan program serupa dengan sejumlah program studi lain,” ujarnya.
Melalui kolaborasi ini, Udinus menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang adaptif dan proaktif dalam menciptakan lulusan yang kompetitif dan siap menghadapi kebutuhan dunia kerja di masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.






