Jelajahi Keindahan Sejarah dan Arsitektur di Asrama Margoyuwono, Yogyakarta: Temukan Fakta Unik dari Bangunan Tradisional yang Masih Bertahan

JATENG.AKURAT.CO, Asrama Margoyuwono, yang terletak di Jl. Langensari Lor No. 11, Kecamatan Kraton, Yogyakarta, memiliki sejarah panjang dan keunikan tersendiri.
Berikut adalah beberapa fakta unik dan menarik tentang Asrama Margoyuwono:
Pendirian dan Nama
Asrama Margoyuwono dibangun pada tahun 1942 dan ditempati pada tahun 1943 oleh keluarga Haji Muhammad Jubair Prawiro Yuwono, seorang pegusaha batik sukses.
Nama “Asrama Margoyuwono” diambil dari prasasti yang terdapat pada dindingnya, yang berbunyi “Asrama Margoyuwono PJ 1896.”
Arsitektur Tradisional Jawa
Asrama ini memiliki ciri arsitektur tradisional Jawa.
Fasad bangunan menghadap ke selatan dan dilengkapi dengan gandhok kiri.
Komponen bangunan seperti pintu, ventilasi, jendela, tiang, lantai, plafon, dan atap masih asli, meskipun telah mengalami renovasi skala kecil.
Ornamen dan Keindahan Bangunan
Bangunan ini dominan berwarna putih dan hijau dengan ornamen stiliran flora serta ragam geometris.
Konstruksi bangunan melibatkan atap berbentuk limasan dengan rangka berbahan kayu jati, lantai traso, dan dinding tembok.
Perjalanan Sejarah Kepemilikan
Asrama Margoyuwono pernah ditempati oleh berbagai pemilik, termasuk R.H. Bilal dan keluarga.
Hak kepemilikan kemudian dialihkan kepada Hj. Sitti Suparni Pradipto sebagai ahli waris.
Asrama Margoyuwono menjadi bagian dari warisan budaya dan sejarah Yogyakarta yang patut dijaga dan dihormati.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?










