Heboh! Misteri Candi Banyunibo, Candi Budha Unik yang Punya Rahasia Dewi Pelindung Anak-Anak!

JATENG.AKURAT.CO, Yogyakarta memang tidak pernah kehabisan cerita tentang situs bersejarahnya.
Salah satu yang paling unik adalah Candi Banyunibo. Candi ini punya desain yang berbeda dari candi-candi lain dan menyimpan kisah menarik tentang dewi pelindung anak-anak.
Unik, Candi dengan Atap Mirip Gentong!
Candi Banyunibo terletak di kaki Bukit Ijo, dikelilingi oleh aliran dua anak sungai.
Candi ini termasuk candi Budha, yang terlihat dari adanya stupa di puncak atapnya dan enam stupa kecil sebagai candi perwara.
Bentuk atap Candi Banyunibo sangat khas, menyerupai atap limasan dengan sudut melengkung, dan tidak memiliki ornamen.
Bangunan utama candi menghadap ke barat dan memiliki ruang bilik di dalamnya.
Di dindingnya, terdapat pahatan relief yang unik, yaitu sosok Dewi Hariti yang dikelilingi anak-anak. Menurut kepercayaan Budha, Hariti adalah dewi kesuburan dan pelindung anak-anak, yang digambarkan dengan payudara menonjol.
Di dinding yang berhadapan, ada relief Vaisravana, pasangan Hariti, yang melambangkan kemakmuran.
Relung Tanpa Arca dan Relief Simbol Kesuburan
Di dalam ruang utama candi, tidak ada altar untuk menempatkan arca, seperti candi Budha pada umumnya.
Sebagai gantinya, ada relung-relung di dinding yang dihiasi kala-makara, tempat arca-arca pernah ditempatkan.
Di bagian bawah candi, terdapat relief yang menggambarkan sulur-suluran dan berbagai benda seperti buah wortel dan siput.
Relief ini dianggap sebagai simbol kehidupan dan kesuburan. Tangga masuk candi juga dihiasi dengan pahatan singa di bagian ujung makaranya.
Candi Banyunibo adalah bukti nyata perpaduan arsitektur yang unik dengan nilai-nilai spiritual dan budaya yang mendalam.
Candi ini bukan hanya peninggalan sejarah, tapi juga cerita tentang harapan, kesuburan, dan kehidupan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat










