Jateng

Menyibak Sejarah dan Fakta Unik Kantor Pegadaian Tempel: Sebuah Warisan Arsitektur Peninggalan Kolonial Belanda di Sleman, Yogyakarta

Theo Adi Pratama | 2 Mei 2024, 11:43 WIB
Menyibak Sejarah dan Fakta Unik Kantor Pegadaian Tempel: Sebuah Warisan Arsitektur Peninggalan Kolonial Belanda di Sleman, Yogyakarta

JATENG.AKURAT.CO, Kantor Pegadaian Tempel, yang terletak di Dusun Lodoyong, Kelurahan Lumbungrejo, Kecamatan Tempel, Kabupaten Sleman, memiliki sejarah panjang dan menarik.

Berikut adalah beberapa fakta unik tentang Kantor Pegadaian Tempel:

Baca Juga: Sejarah Eks Stasiun Tempel: Membongkar 4 Fakta Unik Jejak Rel Kereta Api yang Merupakan Bekas Bangunan Kolonial Belanda

Pendirian dan Peran

Kantor Pegadaian Tempel dibangun pada tahun 1913-1914 oleh Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij (NISM) untuk melayani kereta api uap (trem).

Pada masa Hindia Belanda, pegadaian di Tempel memungkinkan masyarakat mendapatkan uang tunai dengan menggadaikan barang-barang seperti batik, keris, perhiasan, dan barang pecah belah.

Selama masa Jepang dan kemerdekaan, bangunan ini digunakan sebagai tempat persembunyian bagi pejuang-pejuang republik.

Monopoli dan Pengawasan Swapraja

Kantor Pegadaian Tempel sempat dimonopoli oleh pihak Belanda setelah keluarnya Staddsblad 1914 No. 794.

Pada masa penjajahan Jepang, kantor ini berada di bawah pengawasan swapraja, yang berarti kantor pegadaian pusat tidak memiliki hak terhadap urusan pegadaian daerah.

Baca Juga: Pesona Jepang di Bumi Majapahit: Festival Budaya dan Event Jepang di Jawa Timur Selama Bulan Mei 2024

Arsitektur Tradisional Jawa

Bangunan kompleks Kantor Pegadaian Tempel menampilkan ciri arsitektur tradisional Jawa dengan pengaruh gaya arsitektur Indis.

Atap rumah dinas menggunakan model limasan, sementara atap kantor pegadaian mengadopsi tipe kampung.

Penutup atap menggunakan genteng model vlaam.

Gaya bangunan yang tinggi menandakan pengaruh arsitektur Indis.

Keadaan Saat Ini

Sayangnya, sebagian besar bangunan kompleks kantor pegadaian tidak terpakai dan terkesan kurang terawat.

Baca Juga: Serbuan Event Seru dan Mendebar di Kota Gudeg: Agenda Seru untuk Bulan Mei 2024 di Yogyakarta, dari Event Seni hingga Event Musik dan Konser

Kantor pelayanan kini menggunakan bangunan bekas rumah dinas kepala pegadaian.

Kantor Pegadaian Tempel menjadi bagian dari sejarah dan budaya Sleman yang patut dijaga dan dihormati.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.