Jateng

Bom Transfer: Liverpool Resmi Tutup Pintu untuk Salah, Real Madrid Malah Mengincar Mac Allister

Theo Adi Pratama | 14 Juni 2026, 10:06 WIB
Bom Transfer: Liverpool Resmi Tutup Pintu untuk Salah, Real Madrid Malah Mengincar Mac Allister

JATENG.AKURAT.CO, Kabar mengejutkan dari kubu The Reds dipastikan oleh jurnalis transfer kenamaan Ben Jacobs: Liverpool sama sekali tidak berencana mengubah sikap mereka soal masa depan Mohamed Salah.

Klub Merseyside itu tetap pada rencana awal untuk melepas megabintang asal Mesir tersebut setelah kontraknya habis pada 30 Juni 2026, meski pelatih anyar Andoni Iraola telah resmi ditunjuk menggantikan Arne Slot yang dipecat pada Mei lalu.

Kejelasan ini menjawab spekulasi liar yang merebak usai rekan setim Salah di timnas Mesir, kiper Ahmed El-Shenawy, mengisyaratkan kemungkinan adanya pembalikan keputusan karena aspek psikologis sang pemain.

Dengan usia yang sudah menginjak 33 tahun dan kontribusi gol yang menurun drastis menjadi hanya 12 sepanjang musim 2025/26, manajemen Liverpool di bawah arahan Fenway Sports Group (FSG) memilih fokus membangun lini depan baru.

Liverpool kini disebut siap memboyong dua pemain sayap sekaligus untuk mengisi kekosongan yang akan ditinggalkan oleh salah satu legenda terbesar di era Premier League tersebut, sementara masa depan pemain lain seperti Cody Gakpo dan Alexis Mac Alliter juga masih menyisakan tanda tanya besar di bursa transfer musim panas 2026.

FSG Tutup Pintu: Tak Ada Jalan Balik bagi Salah

Angin segar bagi Liverpool fans yang berharap Salah bertahan kandas sudah.

Ben Jacobs, reporter talkSPORT yang terhubung erat dengan sumber di Anfield, secara gamblang menyatakan lewat unggahan X pada 13 Juni 2026 bahwa "Liverpool also have no plans to keep Mo Salah" terlepas dari komentar rekan setimnya, El-Shenawy, yang sebelumnya menyebutkan bahwa situasi dapat berubah.

Pernyataan ini mempertegas bahwa FSG sudah menghitung secara matang skenario tanpa Salah dan bahkan menyiapkan dana untuk merekrut setidaknya dua pemain sayap baru.

Seperti dilansir Jacobs minggu lalu, Liverpool sedang menyusun daftar incaran yang mencakup nama seperti bintang RB Leipzig Yan Diomande dan Michael Olise, meski PSG masih berusaha mempertahankan Bradley Barcola.

Faktor penyebab utama kepergian Salah selain performa yang lesot—hanya 12 gol di semua kompetisi yang merupakan rekor terendah sejak 2017—juga karena hubungan yang memburuk dengan Arne Slot di musim dingin lalu.

Kontradiksi di Tengah Pusaran Spekulasi

Kebingungan soal masa depan Salah sempat meledak setelah kiper timnas Mesir, Ahmed El-Shenawy, berbicara kepada ON Time Sports dalam wawancara di kamp latihan Piala Dunia, "Prospek meninggalkan Liverpool telah memengaruhi Mo secara psikologis, tapi situasinya mungkin berubah dan dia masih bisa bertahan," ujar rekannya di skuad Firaun.

Keterangan ini memicu harapan palsu di kalangan suporter Liverpool bahwa sang idola bisa saja menarik pernyataan hengkangnya yang diumumkan pada Maret lalu.

Namun, agen Salah, Ramy Abbas Issa, langsung merespons dengan tegas: "Mohamed baik-baik saja dan baik dia maupun saya lebih suka mendiskusikan rencana masa depan sensitif dengan orang yang tidak terlibat... Ya, orang boleh bertanya dan mereka mungkin mendapat respons sopan standar, tapi ya itu saja."

Dengan sikap tegas agen dan klub yang sejalan, saga Salah di Anfield nyaris dipastikan berakhir dalam hitungan hari setelah gelaran Piala Dunia 2026 usai.

Real Madrid Belum Pernah Move On dari Mac Allister

Kepergian Salah bukan satu-satunya drama. Guncangan di lini tengah Liverpool juga mengkhawatirkan.

Fabrizio Romano melaporkan pada awal pekan bahwa "clubs starting to look at the situation of Alexis Mac Allister," setelah sang gelandang Argentina mengalami musim yang sangat buruk karena ketidaksiapan pramusim.

Real Madrid, di bawah pelatih anyar Jose Mourinho, tetap memantau pemain berusia 27 tahun itu sebagai kandidat kuat untuk mengisi ruang yang ditinggalkan Toni Kroos dan Luka Modric meski Mac Allister masih memiliki kontrak hingga 2028.

Football Insider mengonfirmasi bahwa sang pemain disebut ingin pindah ke La Liga dan bahkan sang ayah, yang bertindak sebagai agen, telah mengakui belum ada pembicaraan soal perpanjangan kontrak.

Skenario yang paling mungkin adalah Madrid mengajukan penawaran resmi seusai Piala Dunia, dan Liverpool bisa saja tergoda untuk mengamankan dana segar untuk membiayai proyek besar Iraola.

Liverpool Siapkan Tawaran "Dua Sayap Sekaligus"

Untuk mengantisipasi eksodus besar-besaran di posisi sayap—termasuk juga potensi kepergian Cody Gakpo yang diminati klub Italia dan Bayern Munich—Liverpool sedang mengerahkan seluruh tenaga.

Dikutip dari TEAMtalk, Liverpool dan Arsenal telah melakukan persiapan untuk merekrut winger PSG, Bradley Barcola.

Pemain Prancis berusia 23 tahun itu secara resmi meminta pindah setelah kecewa tidak dimainkan di semifinal dan final Liga Champions yang justru dimenangkan PSG.

Menurut L'Equipe, PSG mengizinkannya hengkang karena kontraknya yang tersisa dua tahun dan gagal diperpanjang.

Iraola melihat Barcola sebagai target realistis untuk menemani bintang muda Yan Diomande, yang peminatnya cukup ketat, dalam memulai era baru tanpa Salah.

Dengan rencana merekrut dua pemain sayap sekaligus, Liverpool jelas tidak main-main dalam membangun mesin gol generasi baru di Anfield.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.