Liverpool Lepas Curtis Jones ke Inter Milan, Siap Rebut Incaran Setan Merah di Bursa Transfer

JATENG.AKURAT.CO, Keputusan untuk mengakhiri era kebersamaan dengan gelandang binaan akademi, Curtis Jones, akhirnya resmi diambil oleh manajemen The Reds.
Di tengah tekanan finansial dan regulasi UEFA yang ketat, Liverpool sepakat melepas pemain berusia 25 tahun itu ke Inter Milan dengan nilai transfer mencapai £25 juta (sekitar Rp510 miliar).
Langkah ini membuka jalan bagi sang gelandang untuk memulai petualangan baru di Serie A, sekaligus memberi ruang bagi pelatih anyar Andoni Iraola untuk meracik skuat yang lebih sesuai dengan visinya.
Inter Milan, yang sangat menginginkan Jones sejak bursa Januari lalu, dikabarkan telah menyepakati kontrak pribadi dengan sang pemain dan kini hanya menuntaskan detail dokumen.
Namun, keputusan Liverpool ini bukannya tanpa risiko. Kepergian Jones menyisakan lubang besar di kuota pemain asli binaan Inggris (homegrown), sebuah masalah yang musim lalu sudah membatasi jumlah pendaftaran skuat mereka di Liga Champions.
Tak heran, manajemen Anfield langsung bergerak cepat dengan mengidentifikasi gelandang Juventus, Khephren Thuram, sebagai pengganti ideal.
Hanya saja, rencana itu belum tentu mulus karena Manchester United, rival abadi mereka, juga dikabarkan tengah memantau situasi sang pemain Prancis.
Piala Dunia 2026 yang sedang bergulir di Amerika Serikat seolah menjadi latar belakang sengitnya perang dingin transfer ini, yang diprediksi akan berlangsung hingga akhir musim panas.
Baca Juga: Mourinho Sodok Dua Rival Sekota, Bernardo Silva Tinggalkan Barca dan Atletico untuk Real Madrid
Alasan Liverpool Melepas Curtis Jones: Antara Uang dan Peraturan
Keputusan Liverpool untuk menjual Curtis Jones bukannya tanpa perhitungan matang.
Berdasarkan laporan dari berbagai media pada 9-11 Juni 2026, ada beberapa faktor utama yang melatarbelakangi langkah ini:
Sisa Kontrak yang Pendek: Jones hanya memiliki sisa satu tahun kontrak di Anfield. Jika tidak segera dijual, Liverpool berisiko kehilangan gelandang yang mereka bina sejak usia 9 tahun itu secara gratis pada bursa transfer berikutnya.
Penawaran yang Tidak Bisa Ditolak: Inter Milan, setelah gagal di Januari lalu, kembali melancarkan serangan. Mereka awalnya menawar £21 juta, namun Liverpool bersikeras dengan harga £25 juta. Selisih yang tidak terlalu besar ini akhirnya disepakati karena dianggap sebagai nilai yang realistis untuk pemain yang bukan lagi langganan starter utama.
Masalah Kuota 'Homegrown': Ini adalah dilema terbesar bagi Iraola. Regulasi UEFA mewajibkan setiap klub yang tampil di Liga Champions memiliki minimal delapan pemain homegrown (asli binaan Inggris). Musim lalu, Liverpool gagal memenuhi kuota itu dan harus bermain dengan skuat hanya 22 pemain, lebih sedikit dari kapasitas maksimal 25 orang. Kepergian Jones, yang merupakan salah satu dari sedikit pemain homegrown berkualitas di skuat, akan membuat Liverpool harus mencari pengganti lokal yang harganya sangat mahal di pasar saat ini.
Baca Juga: Manchester City Bisa Serobot Target Utama MU, Sandro Tonali Jadi Alternatif Anderson
Thuram di Tengah Gejolak: Alasan Juventus Mau Melepas Bintangnya
Jika Liverpool serius mengejar Khephren Thuram, mereka memiliki peluang besar karena Juventus sedang dalam posisi terdesak.
Tim raksasa Italia itu gagal lolos ke Liga Champions musim depan, yang berdampak pada lubang finansial cukup besar.
Menurut laporan Tuttosport yang dikutip oleh Yahoo Sports pada 11 Juni 2026, Juventus harus mengumpulkan dana segar sekitar €55 juta (sekitar Rp930 miliar) sebelum akhir Juni untuk menutupi kerugian mereka.
Dalam situasi seperti ini, tidak ada pemain yang benar-benar tidak bisa dijual, kecuali bintang muda Kenan Yildiz.
Khephren Thuram, meski dikabarkan ingin bertahan di Turin, adalah salah satu aset yang paling "laku" di pasaran.
Usianya yang masih 25 tahun, postur fisik yang kuat, dan teknik yang mumpuni membuatnya dihargai mahal.
Juventus dikabarkan telah memberi isyarat bahwa negosiasi untuk Thuram bisa dimulai dari kisaran €45-50 juta (Rp780-860 miliar).
Harga ini terbilang standar untuk pemain sekelasnya, bahkan terasa 'murah' jika dibandingkan dengan harga pemain Premier League yang saat ini sedang melambung akibat efek domino transfer Elliot Anderson.
Baca Juga: Barcelona Tutup Pintu, MU Tawarkan Rashford ke Arsenal – Bursa Transfer 2026 Memanas!
Perbandingan Harga: Mengapa Thuram Jadi Pilihan Rasional di Tengah Inflasi Pasar
Inflasi harga pemain di Premier League saat ini sedang tidak terkendali.
Situasi ini justru membuat Thuram, yang bermain di Serie A, menjadi opsi yang sangat menarik dari segi finansial.
Berikut perbandingannya dengan target-target lain yang sempat masuk dalam daftar belanja Liverpool dan Manchester United:
Khephren Thuram (Juventus): Harga berkisar €45-50 juta (Rp780-860 miliar). Sebuah nilai yang kompetitif untuk gelandang Prancis yang sudah berpengalaman dan berusia 25 tahun.
Elliot Anderson (Nottm Forest): Klub meminta £120 juta (Rp2,4 triliun) secara tunai, bahkan setelah Manchester City mengajukan tawaran £121 juta (termasuk bonus) yang ditolak mentah-mentah. Harga ini dinilai gila oleh Manchester United.
Mateus Fernandes (West Ham): West Ham memasang harga di angka £85 juta (Rp1,7 triliun) untuk pemainnya yang baru saja terdegradasi ke Championship. Harga ini dianggap terlalu tinggi.
Sandro Tonali (Newcastle): Newcastle mematok harga £100 juta (Rp2 triliun) untuk sang gelandang Italia.
Alex Scott (Bournemouth): Bournemouth memasang harga £80 juta (Rp1,6 triliun).
Dengan peta harga seperti ini, Thuram menjadi incaran yang logis.
Dia menawarkan kualitas Eropa dengan harga yang hanya separuh dari pemain Premier League sekelas Fernandes atau Tonali.
Ini adalah pembelian dengan rasio harga dan performa yang sangat baik.
Baca Juga: Lepas dari Belenggu Harga £120 Juta, Manchester United Kini Gasak Tiga Target Anyar
Faktor yang Memengaruhi Keputusan Liverpool
Keputusan final Liverpool untuk mengaktifkan transfer Khephren Thuram akan sangat bergantung pada beberapa faktor kunci:
Harga Jual Curtis Jones: Kesepakatan senilai £25 juta dengan Inter Milan akan menjadi suntikan dana awal yang vital.
Penjualan Pemain Lain: Liverpool masih berencana melepas beberapa pemain, termasuk Federico Chiesa. Dana segar dari penjualan ini akan menambah pundi-pundi mereka.
Prioritas Posisi Lain: Liverpool saat ini juga tengah fokus membidik winger Yan Diomande dari RB Leipzig dengan nilai transfer yang diprediksi mencapai €120 juta (Rp2,4 triliun). Pembelian besar ini bisa memakan sebagian besar anggaran, sehingga transfer Thuram mungkin harus menunggu atau bahkan dibatalkan.
Manuver Cerdas atau Langkah Spekulatif?
Keputusan Liverpool untuk menjual Curtis Jones dan beralih ke Khephren Thuram adalah sebuah langkah berani yang penuh dengan hitung-hitungan.
Di satu sisi, melepas pemain binaan sendiri selalu meninggalkan luka, terutama terkait identitas klub.
Namun di sisi lain, mendatangkan Thuram yang lebih berpengalaman di level internasional dan masih dalam usia prima bisa menjadi peningkatan kualitas yang signifikan di lini tengah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1UPDATE Klasemen Runner-up Terbaik Piala AFF U19 2026: Malaysia Tersingkir, Vietnam Tunggu Hasil Grup C
- 2UPDATE Klasemen Piala AFF U19 2026: Pemuncak Grup A B C dan Runnerup Terbaik, Siapa Lolos ke Semifinal?
- 3UPDATE Klasemen Piala AFF U19 2026: Indonesia Lolos Semifinal, HASIL Duel Thailand vs Malaysia Paling Ditunggu
- 44 Tim Lolos ke Semifinal Piala AFF U-19 2026: Indonesia Ditantang Australia, Thailand Jumpa Kamboja
- 5SKOR AKHIR! Oman vs Mozambik FIFA Matchday 2026: Menang Telak 4-1 di Bekasi, Oman Bangkit Setelah Dibungkam Indonesia
- 6Thailand Lolos, Malaysia Tersingkir! Indonesia Berpeluang Hadapi Australia di Semifinal Piala AFF U19 2026
- 7Jadwal Semifinal Piala AFF U19 2026: Indonesia vs Australia, Thailand Tantang Kamboja, Kapan dan Jam Berapa? Cek Lengkap
- 8Vietnam Terancam Tersingkir dari Piala AFF U19 2026! Hasil Imbang Malaysia vs Thailand Jadi Mimpi Buruk
- 9LIVE SCORE Thailand U19 vs Malaysia U19: Babak Pertama Berakhir Imbang 2-2, Duel Sengit Penentu Juara Grup B, Cek SKOR AKHIR Full Time
- 10Aturan Syarat Penentuan Runner-up Terbaik Piala AFF U19 2026, HASIL Kemenangan Lawan Peringkat Terakhir Tidak Dihitung!





