Jateng

Geger Penemuan Mayat Mengapung di Perairan Cilacap, Identitas Korban Belum Diketahui

Dody H | 11 Maret 2026, 11:37 WIB
Geger Penemuan Mayat Mengapung di Perairan Cilacap, Identitas Korban Belum Diketahui
Petugas mengevakuasi mayat yang mengapung di perairan Cilacap (dok Basarnas Cilacap)

JATENG.AKURAT.CO, Kejadian penemuan sesosok mayat di wilayah perairan laut Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, menggegerkan komunitas nelayan setempat, pada Selasa (10/3). 

Setelah menerima laporan dari warga, tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan segera mengambil tindakan untuk mengevakuasi jenazah tersebut.

Informasi awal tentang keberadaan mayat pertama kali disampaikan oleh nelayan yang tengah menjalankan aktivitas di laut. 

Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada petugas SAR Arnavat bernama Rakim, yang selanjutnya melaporkannya ke Kantor Basarnas Cilacap sekitar pukul 09.25 WIB.

Untuk mempercepat proses evakuasi, pihak SAR mengerahkan dua tim penyelamat yang berangkat dari dua lokasi berbeda, yakni di Pelabuhan Sleko dan Pantai Rawajarit. 

Tujuan dari langkah ini adalah untuk segera menentukan posisi tepat dari jenazah yang mengapung di tengah perairan.

Sekitar pukul 10.20 WIB, tim SAR gabungan berhasil mencapai lokasi kejadian. 

Menggunakan perahu jenis Rigid Inflatable Boat (RIB), petugas dengan hati-hati mendekati posisi jenazah sambil tetap mematuhi prosedur keselamatan yang berlaku.

Setelah berhasil menjangkau jenazah, petugas langsung melakukan penanganan dengan menggunakan peralatan khusus dan kantong jenazah. Koordinator Tim SAR Gabungan, Arif, menyampaikan bahwa proses evakuasi selesai pada pukul 10.45 WIB.

"Jenazah dalam kondisi meninggal dunia telah berhasil kami evakuasi dan selanjutnya akan dibawa ke RSUD Cilacap untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," ujar Arif.

Setelah tiba di RSUD Cilacap, jenazah akan melalui proses identifikasi oleh pihak berwenang. 

Hingga saat ini, informasi mengenai identitas korban serta penyebab kematian masih belum dapat dipastikan.

Kapolres Cilacap, AKBP. Bambang Susanto, menyatakan bahwa pihak kepolisian telah membentuk tim khusus untuk menyelidiki kasus ini.

"Kami telah mengambil beberapa bukti dari lokasi kejadian dan sedang bekerja sama dengan Basarnas serta RSUD Cilacap untuk mengungkap identitas korban dan penyebab kematian. Saat ini, kami juga melakukan pencarian data hilang di wilayah Cilacap dan sekitarnya untuk mencocokkan informasi dengan kondisi korban," ujar AKBP. Bambang.

Ia menambahkan, bahwa masyarakat yang memiliki informasi mengenai orang hilang atau terkait dengan kejadian ini diharapkan segera menghubungi kantor polisi terdekat atau melalui nomor layanan darurat yang tersedia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.