Puluhan Pohon Tumbang hingga Baliho Roboh, Angin Kencang Terjang Kendal

JATENG.AKURAT.CO, Cuaca ekstrem menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Kendal pada Jumat sore. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang memicu bencana hidrometeorologi di berbagai kecamatan.
Dampaknya, puluhan pohon tumbang, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan, serta beberapa baliho berukuran besar roboh di berbagai titik.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 16.45 WIB setelah terjadi perubahan suhu yang cukup cepat. Angin kencang yang datang bersamaan dengan hujan deras membuat pohon-pohon besar tumbang dan menutup akses jalan di sejumlah ruas utama.
Kasi Kedaruratan dan Kesiapsiagaan BPBD Kendal, Iwan Sulistiyo mengatakan, pohon tumbang tercatat di sedikitnya sembilan kecamatan, yakni Rowosari, Weleri, Cepiring, Gemuh, Patebon, Kendal, Brangsong, Kaliwungu, hingga Patean.
“Angin kencang terjadi bersamaan dengan hujan lebat. Akibatnya banyak pohon tumbang dan beberapa bangunan mengalami kerusakan ringan,” ujarnya.
Menurutnya, sebagian besar pohon tumbang sudah berhasil ditangani oleh petugas gabungan. Proses pembersihan dilakukan agar akses jalan yang sempat tertutup dapat kembali dilalui kendaraan.
Salah satu kejadian cukup menonjol terjadi di Jalan Pahlawan II, Kelurahan Langenharjo, Kecamatan Kendal. Di lokasi tersebut, sebanyak 22 pohon tumbang dan sempat menutup total akses jalan.
“Petugas gabungan harus bekerja beberapa jam untuk mengevakuasi batang-batang pohon yang melintang di badan jalan,” jelasnya.
Selain pohon tumbang, angin kencang juga menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan ringan. Atap rumah beterbangan di beberapa desa, seperti di Kecamatan Rowosari, Kangkung, Patebon, dan Kaliwungu.
Di Desa Wonosari, Kecamatan Patebon, sebuah rumah milik warga bahkan tertimpa pohon tumbang. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kerusakan juga tercatat pada beberapa fasilitas umum. Gedung serbaguna di Desa Rowosari mengalami kerusakan, sementara atap kamar mandi kantor Kelurahan Pekauman turut terbawa angin.
“Mayoritas kerusakan bersifat ringan, terutama pada bagian atap rumah. Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini,” terang Iwan.
Selain itu, beberapa baliho berukuran besar juga roboh akibat terjangan angin kencang. Di antaranya baliho di kawasan Bundaran Purin Gemuh, Alun-Alun Kendal, hingga di depan Masjid Mujahidin Pegulon.
Penanganan dilakukan secara terpadu oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, Satpol PP dan Damkar, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, PMI, PLN, relawan, serta warga setempat.
“Sinergi lintas instansi sangat membantu percepatan penanganan di lapangan sehingga sebagian besar titik kejadian sudah tertangani,” tambahnya.
BPBD Kendal juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan karena potensi cuaca ekstrem masih bisa terjadi dalam beberapa hari ke depan.
“Kami mengimbau warga lebih berhati-hati saat hujan deras disertai angin kencang, terutama ketika melintas di jalan yang banyak pohon besar,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










