Cuaca Ekstrem di Batang, Tiga Warga Meninggal Tertimpa Pohon dan Tiang Listrik

JATENG.AKURAT.CO, Cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang disertai angin kencang menerjang wilayah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Rabu (4/3) sore.
Bencana alam ini mengakibatkan duka mendalam setelah tiga orang dilaporkan meninggal dunia akibat tertimpa pohon tumbang dan infrastruktur yang roboh.
Kapolres Batang, AKBP Veronica, mengonfirmasi bahwa rentetan insiden tragis tersebut terjadi hampir bersamaan di beberapa titik kecamatan sejak pukul 16.30 WIB.
Selain merenggut korban jiwa, badai ini juga melumpuhkan akses jalan utama dan merusak fasilitas publik.
"Kami mengonfirmasi bahwa benar pada Rabu sore, wilayah Batang dilanda hujan angin yang memicu pohon tumbang di banyak lokasi. Data sementara menunjukkan tiga orang meninggal dunia dalam kejadian ini," ungkap AKBP Veronica pada Kamis (5/3).
Kronologi Kejadian dan Lokasi Terdampak
Berdasarkan data kepolisian, cuaca buruk ini tersebar di beberapa titik, di antaranya Kecamatan Wonotunggal, Subah, Gringsing, Banyuputih, hingga Bandar.
Selain angin kencang, fenomena angin puting beliung juga dilaporkan melanda Kecamatan Batang dan Tulis.
Berikut adalah rincian peristiwa yang memicu jatuhnya korban jiwa:
1. Korban di Jalur Pantura Subah
Insiden mematikan terjadi di Jalan Raya Pantura Jatisari, Kecamatan Subah sekitar pukul 16.40 WIB.
Sebuah pohon jati berukuran besar tumbang ke arah jalan dan menimpa sebuah mobil yang tengah melintas. Pengemudi mobil tersebut dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.
2. Pengendara Motor Tertimpa Tiang Listrik
Masih di wilayah Subah, tepatnya di Jalan Desa Gondang, seorang pengendara sepeda motor kehilangan nyawa setelah tertimpa tiang listrik yang roboh akibat terjangan angin kencang.
3. Korban Jiwa di Gringsing
Di saat yang hampir bersamaan (pukul 16.30 WIB), satu korban jiwa lainnya jatuh di pinggir Jalan Raya Pantura Surodadi, Kecamatan Gringsing.
Korban meninggal dunia setelah tertimpa dahan pohon besar saat cuaca buruk berlangsung.
Kerusakan Fasilitas dan Gangguan Lalu Lintas
Selain korban jiwa, dilaporkan terjadi kemacetan panjang di jalan penghubung Batang-Wonotunggal, tepatnya di area Desa Brayo dekat Pondok Pesantren Inaroh, karena batang pohon melintang di tengah badan jalan.
Kerusakan infrastruktur juga terpantau di depan SD Negeri 01 Wates. Sebuah tiang listrik yang roboh di lokasi tersebut mengakibatkan pemadaman aliran listrik di pemukiman warga sekitar.
Pihak kepolisian bersama BPBD dan relawan telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi korban serta pembersihan puing-puing pohon guna memulihkan arus lalu lintas.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada saat berkendara di tengah cuaca ekstrem, terutama saat melintasi jalur yang banyak ditumbuhi pohon besar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










