Jateng

Bukan Sekadar Suara! Ternyata Ini Makna dan Arti Tersembunyi di Balik Ayam Berkokok di Siang Hari

Theo Adi Pratama | 24 Januari 2026, 13:18 WIB
Bukan Sekadar Suara! Ternyata Ini Makna dan Arti Tersembunyi di Balik Ayam Berkokok di Siang Hari

JATENG.AKURAT.CO, Pernah mendengar ayam jantan berkokok di tengah siang? Fenomena ini sering membuat orang penasaran karena suara ayam jantan biasanya identik dengan pagi hari.

Namun, kenyataannya ayam tidak hanya berkokok saat fajar. Suara ayam yang keluar di siang hari punya penjelasan ilmiah yang kuat, sekaligus beragam arti dalam budaya dan mitos masyarakat.

Artikel ini menjelaskan arti ayam berkokok di siang hari dari sudut pandang sains, budaya, dan kepercayaan tradisional.

Penjelasan Ilmiah: Kenapa Ayam Berkokok Kapan Saja

Secara biologis, ayam jantan — atau rooster — memiliki ritme perilaku yang dipandu oleh jam internal tubuh (circadian rhythm), bukan hanya sinar matahari pagi.

Walaupun banyak orang mengenal ayam berkokok sebagai “alarm alami” saat fajar, ayam jantan bisa berkokok sepanjang hari, termasuk di siang hari, karena beberapa alasan ilmiah:

  • Komunikasi sosial dan dominasi — Ayam jantan berkokok untuk menunjukkan dominasi atau mempertahankan wilayahnya terhadap ayam lain. Suara ini memberi tahu anggota kelompok bahwa ia siap menjaga kawanan dan wilayahnya.
  • Tanda peringatan — Kokok ayam bukan hanya soal jam biologis. Ayam bisa berkokok saat melihat gangguan, suara keras, atau ada perubahan di lingkungan mereka sebagai bentuk peringatan terhadap ancaman potensial.
  • Komunikasi internal kawanan — Ayam jantan menggunakan suara untuk memanggil atau mengarahkan ayam betina saat mencari makanan atau kembali ke kandang.

Dengan kata lain, kokok siang hari bukan pertanda abnormal — melainkan bentuk komunikasi alami ayam jantan terhadap kondisi sekitar mereka.

Mitos dan Kepercayaan Soal Kokok Ayam di Siang Hari

Selain penjelasan ilmiah, fenomena ayam berkokok di siang hari juga memiliki makna budaya dan mitos yang berkembang di masyarakat Indonesia dan beberapa tradisi lain:

  • Pertanda Kabar Baik atau Rezeki — Banyak orang percaya ayam berkokok di siang hari menandakan datangnya kabar baik, rezeki, atau seseorang yang akan datang ke rumah. Kepercayaan ini sering ditemukan di wilayah Jawa dan Bali.
  • Isyarat Orang Membicarakan Kita — Ada pula yang mengatakan suara ayam siang hari berarti seseorang sedang membicarakan individu tertentu, biasanya dalam konteks percintaan atau hubungan keluarga.
  • Makhluk Halus atau Pertanda Spiritual — Dalam beberapa kepercayaan tradisional, ayam berkokok di waktu yang tak biasa dipercaya sebagai tanda kehadiran energi gaib atau makhluk halus yang lewat. Interpretasi ini sangat bervariasi antar daerah dan bukan berdasarkan ilmu pengetahuan.

Penting diingat bahwa mitos ini bersifat kultural, bukan klaim ilmiah, dan maknanya berbeda-beda tergantung latar budaya dan tradisi setempat.

Gabungan Realita & Keyakinan

Fenomena ayam berkokok di siang hari bisa dipahami sebagai gabungan antara perilaku biologis alami dan warisan budaya masyarakat.

Secara ilmiah, ayam berkokok kapan saja sebagai bentuk komunikasi atau respons terhadap lingkungan mereka.

Sementara itu, masyarakat memberi makna simbolis berdasarkan keyakinan dan tradisi yang berkembang turun-temurun.

Arti ayam berkokok di siang hari tidak bisa dilihat hanya dari satu sudut pandang. Dari segi ilmiah, suara ayam jantan yang keluar di siang hari adalah bagian normal dari perilaku mereka, terkait komunikasi, dominasi, dan respons terhadap lingkungan.

Di sisi lain, budaya dan mitos masyarakat sering menafsirkan fenomena ini sebagai pertanda tertentu, seperti rezeki atau kabar baik. Mengetahui kedua sisi ini membantu kita memahami fenomena tersebut dengan lebih lengkap dan seimbang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.