Bandara Internasional Dhoho Kediri Belum Diresmikan Presiden Joko Widodo, Apakah Terkait Mitos Kota Kediri yang Masih Kuat Hingga Sekarang?

AKURAT.CO, PT Angkasa Pura I telah membuka pintu bandara bagi masyarakat untuk melihat langsung kemegahan Bandara Internasional Dhoho Kediri, meskipun layanan penerbangan belum beroperasi.
Langkah ini direspon dengan antusiasme tinggi oleh masyarakat setempat sejak dimulainya akses tersebut pada hari Minggu, 4 Februari lalu.
Warga Kediri diberi kesempatan untuk mengunjungi bandara yang terletak di Tarokan dan Grogol, Kabupaten Kediri, untuk berlibur, berfoto-foto, atau sekadar menikmati keindahan dan kemegahan Bandara Internasional Dhoho Kediri.
Baca Juga: Menguak Misteri dan Kisah Mistis Kota Kediri: Mitos tentang Adanya Kutukan bagi Para Presiden
Namun, meskipun banyak yang berharap bandara ini segera beroperasi, berita mengenai peresmiannya masih simpang siur.
Meskipun Kementerian Perhubungan telah menyatakan rencana peresmian antara akhir Januari hingga akhir Februari 2024, hingga pertengahan bulan Februari ini belum ada indikasi pasti mengenai peresmian tersebut oleh Presiden Joko Widodo.
Mitos yang melingkupi kota Kediri menjadi salah satu spekulasi mengenai penundaan peresmian Bandara Internasional Dhoho.
Baca Juga: Menguak Misteri dan Mitos Kutukan Kota Kediri: Legenda yang Menyelimuti Para Pemimpin Indonesia
Salah satu mitos yang menonjol adalah kutukan bagi para pemimpin Indonesia yang mengunjungi kota ini.
Mitos ini telah menjadi bagian dari sejarah dan budaya lokal Kediri selama bertahun-tahun.
Presiden Joko Widodo sendiri pernah menjadi sorotan saat dilarang mengunjungi Kota Kediri karena kepercayaan akan kutukan tersebut.
Menurut beberapa tokoh seperti KH Agus Sunyoto dan Mbah Tugino, kutukan ini terkait dengan kesucian kepala negara yang memasuki wilayah Kediri.
Baca Juga: Misteri Dibalik Petilasan Watu Ombo: Jejak Peninggalan Kerajaan Majapahit dan Mitos Spiritual
Mereka memperkuat kepercayaan ini dengan cerita-cerita mengenai kejatuhan pemimpin yang mengabaikan larangan tersebut.
Meskipun begitu, ada pandangan lain dari Mbah Suratin, Juru Kunci Petilasan Sri Aji Joyoboyo Kediri, yang melihat mitos ini sebagai himbauan kepada pemimpin saat ini untuk memperlakukan wilayah yang sarat dengan sejarah seperti Kediri dengan penuh kehormatan.
Mitos kutukan Kota Kediri menjadi salah satu bagian dari kekayaan budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Bagi sebagian orang, ini hanyalah cerita, tetapi bagi beberapa pemimpin, hal ini menjadi pertimbangan serius dalam menjalankan tugas mereka.
Dengan segala kekayaan sejarah dan kearifan lokal yang dimiliki oleh Kota Kediri, bandara internasional yang akan segera diresmikan menjadi bagian dari warisan kota yang sarat dengan nilai-nilai budaya dan misteri.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Dikabarkan Sakit Mendadak, Ini Fakta Meninggalnya Putri Juficha Tepat di Hari Ulang Tahunnya yang ke-26
- 2Angin Segar Liverpool! PSG Mulai Luluh, Dua Bintang Siap ke Anfield
- 3Jadwal dan Prediksi Skor Persib vs Sabah FC Malam Ini: Maung Bandung Tampil Pincang, Mampukah Tetap Menang? Siaran Langsung Indosiar
- 4Arsenal Siap Korbankan Gabriel Jesus, Napoli Bergerak Cepat! Como Bidik Striker Chelsea! Bursa Transfer Eropa Memanas
- 5Yadea RS20 Resmi Dijual Rp16,6 Juta, Motor Listrik Retro Bisa Tempuh hingga 80 Km
- 6Barcelona Beralih ke Gyokeres setelah Alvarez Buntu, Arsenal Siap Melepas?
- 7Prediksi Skor Persebaya vs Penang FC: Bajul Ijo Incar Kemenangan di Hadapan Bonek dan Bonita
- 8Diburu Tiga Raksasa Liga Inggris! Victor Osimhen Jadi Rebutan Manchester United, Arsenal dan Tottenham
- 9Manchester United dan Arsenal Dapat Angin Segar di Bursa Transfer Bek Brugge
- 10Jadwal Sepak Bola Hari Ini, Sabtu 15 Agustus 2026: Persebaya, Persib, Chelsea hingga Manchester United Tampil







