Senyum Ceria di Madrasah: PLN Beri Bantuan Peralatan dan Pelatihan, Wujudkan Pembelajaran Inovatif Jelang Hari Kemerdekaan

JATENG.AKURAT.CO, PT PLN (Persero) Pusat Manajemen Proyek (PUSMANPRO) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) "PLN Peduli" menunjukkan komitmennya pada kemajuan pendidikan di Indonesia.
Kali ini, PLN menyalurkan paket bantuan pendidikan digital berupa laptop, proyektor, printer kepada Madrasah Aliyah Al Fikri serta program pelatihan deeplearning dan AI kepada guru-guru madrasah dibawah naungan Paguyuban Kepala Madrasah Aliyah Swasta (PKMAS) di Semarang.
Inisiatif ini bertujuan untuk mengakselerasi transformasi digital di lingkungan sekolah, meningkatkan efektivitas proses belajar-mengajar, serta memperkuat kompetensi para pendidik dalam menghadapi tantangan era digital.
General Manager PLN PUSMANPRO, Sukahar, menyatakan bahwa program ini merupakan bagian dari misi PLN untuk "menerangi dan menggerakkan negeri".
Menurutnya, energi listrik dan energi pengetahuan adalah dua hal yang tidak terpisahkan untuk membangun masa depan bangsa.
Baca Juga: Truk Pengangkut Bego Terguling di Turunan Gombel, Tiga Korban Selamat
"Tugas PLN bukan hanya memastikan setiap rumah terang oleh listrik, tetapi juga memastikan masa depan generasi penerus bangsa terang oleh ilmu pengetahuan," ujar Sukahar.
"Kami tidak hanya memberikan perangkat keras, tetapi juga 'perangkat lunak' berupa peningkatan kapabilitas guru. Kami percaya, sinergi antara teknologi dan guru yang kompeten akan melahirkan siswa-siswi unggul yang siap bersaing, cakap digital, dan berakhlak mulia." tambahnya
Paket bantuan yang diserahkan diharapkan dapat langsung dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan belajar-mengajar yang lebih interaktif dan membuka akses informasi yang lebih luas bagi para siswa.
Selain peralatan digital, PLN juga memberikan bantuan berupa pelatihan deeplearning dan AI kepada guru-guru madrasah PKMAS yang dilaksanakan di kantor PLN PUSMANPRO.
Pelatihan ini diikuti lebih dari 60 guru madrasah yang ada di Kota Semarang.
Kepala Madrasah Aliyah Al Fikri, Siti Nurhasanah, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas kepedulian PLN.
Ia menegaskan bahwa bantuan ini sangat relevan dan menjawab kebutuhan mendesak sekolah di era digital.
"Bantuan ini seperti oase di tengah dahaga kami akan fasilitas pendukung pembelajaran modern. Ini bukan sekadar bantuan barang, tetapi sebuah investasi bagi masa depan anak-anak didik serta guru-guru madrasah," ungkap Siti.
Program PLN Peduli di bidang pendidikan ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mempersiapkan Generasi Emas 2045.
PLN berkomitmen untuk terus menjalankan program TJSL yang berdampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat di seluruh Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









