Aliansi Warga Kota Semarang Gelar Aksi, Demokrasi Indonesia Sedang Terancam

AKURAT.CO, Aliansi Warga Kota Semarang pada hari ini menggelar aksi damai sebagai bentuk protes terhadap kondisi politik dan demokrasi di Indonesia, Kamis 22 Agustus 2023 di Jalan Pahlawan.
Aksi ini digelar di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap perkembangan demokrasi di Tanah Air, yang dianggap semakin tergerus oleh ambisi kekuasaan segelintir orang.
Rahmulyo Adi Wibowo, selaku Koordinator Acara, menyampaikan bahwa demokrasi yang selama ini diperjuangkan rakyat Indonesia telah mati akibat dikendalikan oleh pihak-pihak yang haus kekuasaan.
“Momen pilkada serentak menjadi cerminan betapa institusi-institusi di republik ini telah kehilangan integritas dan rasa malu,” ungkapnya.
Kekecewaan semakin memuncak ketika Mahkamah Konstitusi (MK), sebagai lembaga hukum tertinggi, mengalami intervensi dan keputusannya dianulir demi kepentingan kelompok tertentu.
Hal ini, menurut Rahmulyo, menjadi bukti nyata bahwa demokrasi di Indonesia telah berada di ujung tanduk.
Aliansi Warga Kota Semarang menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar seruan moral, tetapi merupakan bentuk perlawanan terhadap kematian demokrasi di Indonesia.
Baca Juga: Laju Pesat! Cristiano Ronaldo Capai 12,5 Juta Subscriber, Siap Raih Red Diamond Button
Mereka menuntut para pemimpin negara untuk bertindak dan menghormati putusan MK yang bersifat final dan mengikat.
“Kita tidak boleh berdiam diri dan membiarkan demokrasi kita mati begitu saja. Generasi mendatang akan mempertanyakan tanggung jawab kita jika kita tidak bertindak sekarang,” tambah Rahmulyo.
Aksi ini menjadi pengingat bahwa rakyat tetap bersatu dan berjuang untuk menjaga ruh demokrasi agar tidak tergerus oleh kepentingan segelintir orang.
Aliansi ini berharap agar para pemimpin negara mampu membaca situasi ini dengan seksama dan segera bertindak untuk memperbaiki keadaan.
Acara yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat ini berjalan dengan tertib dan diakhiri dengan doa bersama untuk kebaikan bangsa.
“Semoga Allah menolong kita semuanya,” tutup Rahmulyo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








