OJK Jateng Ingatkan Generasi Muda Harus Bijak Gunakan Paylater

JATENG.AKURAT.CO, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Tengah mengingatkan generasi muda untuk berhati-hati dalam menggunakan layanan pinjaman online maupun paylater.
Menurut Kepala OJK Jawa Tengah Hidayat Prabowo, banyak kasus menunjukkan penggunaan paylater yang tidak terkendali akhirnya berdampak pada catatan kredit seseorang.
"Hati-hati bagi mahasiswa maupun pelajar apabila sudah terjerat pinjaman online atau paylater. Jika bermasalah, catatan kredit atau SLIK-nya bisa menjadi buruk," paparnya.
Dampak buruk tersebut tidak hanya dirasakan saat mengajukan pinjaman di masa depan, tetapi juga dapat memengaruhi peluang karier.
"Saat ini banyak instansi yang mulai mensyaratkan calon pegawai harus sehat secara finansial. Bukan hanya sehat fisik, tetapi juga sehat finansial. Tidak ada lembaga yang ingin mempekerjakan orang dengan catatan kredit macet karena dikhawatirkan berdampak pada kinerja yang bersangkutan."
SLIK Kini Jadi Bagian dari Penilaian Rekrutmen
Dalam kesempatan tersebut, Hidayat menjelaskan bahwa rekam jejak finansial kini semakin diperhatikan oleh berbagai lembaga dan perusahaan.
"Kalau dulu yang dilihat adalah catatan kepolisian dan catatan kesehatan, sekarang mulai ditambah dengan kesehatan finansial. Salah satu indikatornya adalah SLIK dari OJK," terangnya.
Bahkan, menurutnya, beberapa instansi sudah menggunakan data tersebut sebagai salah satu pertimbangan dalam promosi jabatan maupun proses rekrutmen.
"Beberapa instansi sudah melihat SLIK sebagai bagian dari track record seseorang. Apakah dia memiliki kebiasaan menunggak atau tidak, itu mulai menjadi bahan pertimbangan."
Fokus Literasi Keuangan OJK
Untuk mencegah masyarakat terjerat masalah keuangan, OJK terus mengintensifkan program literasi keuangan yang berfokus pada tiga aspek utama.
"Kami selalu menekankan tiga hal dalam edukasi keuangan. Pertama, pengenalan produk dan layanan keuangan. Kedua, pengelolaan keuangan. Ketiga, perlindungan konsumen. Tiga aspek ini selalu menjadi fokus dalam kegiatan literasi dan edukasi yang kami lakukan," pungkas Hidayat Prabowo.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1UPDATE Klasemen Runner-up Terbaik Piala AFF U19 2026: Malaysia Tersingkir, Vietnam Tunggu Hasil Grup C
- 2UPDATE Klasemen Piala AFF U19 2026: Pemuncak Grup A B C dan Runnerup Terbaik, Siapa Lolos ke Semifinal?
- 3UPDATE Klasemen Piala AFF U19 2026: Indonesia Lolos Semifinal, HASIL Duel Thailand vs Malaysia Paling Ditunggu
- 44 Tim Lolos ke Semifinal Piala AFF U-19 2026: Indonesia Ditantang Australia, Thailand Jumpa Kamboja
- 5SKOR AKHIR! Oman vs Mozambik FIFA Matchday 2026: Menang Telak 4-1 di Bekasi, Oman Bangkit Setelah Dibungkam Indonesia
- 6Thailand Lolos, Malaysia Tersingkir! Indonesia Berpeluang Hadapi Australia di Semifinal Piala AFF U19 2026
- 7Jadwal Semifinal Piala AFF U19 2026: Indonesia vs Australia, Thailand Tantang Kamboja, Kapan dan Jam Berapa? Cek Lengkap
- 8Vietnam Terancam Tersingkir dari Piala AFF U19 2026! Hasil Imbang Malaysia vs Thailand Jadi Mimpi Buruk
- 9LIVE SCORE Thailand U19 vs Malaysia U19: Babak Pertama Berakhir Imbang 2-2, Duel Sengit Penentu Juara Grup B, Cek SKOR AKHIR Full Time
- 10Aturan Syarat Penentuan Runner-up Terbaik Piala AFF U19 2026, HASIL Kemenangan Lawan Peringkat Terakhir Tidak Dihitung!




