Jateng

Aturan Syarat Penentuan Runner-up Terbaik Piala AFF U19 2026, HASIL Kemenangan Lawan Peringkat Terakhir Tidak Dihitung!

Arixc Ardana | 7 Juni 2026, 15:16 WIB
Aturan Syarat Penentuan Runner-up Terbaik Piala AFF U19 2026, HASIL Kemenangan Lawan Peringkat Terakhir Tidak Dihitung!
Penentuan klasemen akhir hasil melawan tim peringkat terbawah grup tidak akan dihitung dalam klasemen runner-up terbaik.

JATENG.AKURAT.CO, Persaingan menuju babak semifinal Piala AFF U-19 2026 semakin menarik.

Bukan hanya perebutan posisi juara grup yang menjadi sorotan, tetapi juga perburuan satu tiket melalui jalur runner-up terbaik.

Bagi Timnas Indonesia U-19, jalur runner-up terbaik bisa menjadi penyelamat apabila gagal mengalahkan Vietnam pada laga terakhir Grup A.

Namun ada satu aturan penting yang perlu diketahui para pendukung Garuda Muda, yakni hasil melawan tim peringkat terbawah grup tidak akan dihitung dalam klasemen runner-up terbaik.

Baca Juga: Syarat Timnas Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF U19 2026: Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam

Indonesia Masih Berpeluang Lolos Meski Gagal Menang atas Vietnam

Saat ini Timnas Indonesia menempati posisi kedua Grup A dengan koleksi enam poin dari dua pertandingan.

Skuad asuhan Nova Arianto sukses mengalahkan Myanmar 3-0 dan Timor Leste 3-0.

Sementara Vietnam berada di puncak klasemen dengan jumlah poin yang sama, tetapi unggul selisih gol.

Vietnam mencatat selisih gol +8 setelah mengalahkan Timor Leste 3-0 dan Myanmar 5-0, sedangkan Indonesia memiliki selisih gol +6.

Kondisi tersebut membuat Indonesia wajib mengalahkan Vietnam jika ingin merebut status juara grup dan lolos otomatis ke semifinal.

Jika hanya bermain imbang atau bahkan kalah, Indonesia kemungkinan besar harus berjuang melalui jalur runner-up terbaik.

Mengapa Hasil Lawan Tim Peringkat Empat Tidak Dihitung?

Banyak suporter bertanya-tanya mengapa kemenangan besar atas Myanmar atau Brunei nantinya bisa tidak masuk dalam perhitungan runner-up terbaik.

Penyebabnya adalah format kompetisi yang tidak seimbang.

Grup A dan Grup B masing-masing dihuni empat tim, sedangkan Grup C hanya berisi tiga tim.

Untuk menjaga keadilan, AFF menetapkan bahwa hasil pertandingan melawan tim juru kunci di Grup A dan Grup B tidak akan dihitung dalam klasemen runner-up terbaik.

Dengan demikian seluruh runner-up akan dibandingkan berdasarkan jumlah pertandingan yang sama.

Jika Myanmar Menjadi Juru Kunci, Apa Dampaknya untuk Indonesia?

Saat ini klasemen Grup A adalah:

  1. Vietnam – 6 poin

  2. Indonesia – 6 poin

  3. Timor Leste – 0 poin

  4. Myanmar – 0 poin

Myanmar berada di dasar klasemen karena kalah 0-3 dari Indonesia dan kalah 0-5 dari Vietnam.

Apabila Myanmar tetap finis sebagai juru kunci Grup A, maka kemenangan Indonesia 3-0 atas Myanmar tidak akan masuk perhitungan runner-up terbaik.

Artinya, jika Indonesia menjadi runner-up, yang dihitung hanya hasil melawan Vietnam dan Timor Leste.

Sebaliknya jika Timor Leste yang akhirnya menjadi juru kunci, maka kemenangan Indonesia atas Timor Leste yang akan dicoret dari perhitungan.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.