Jateng

Kalender Jawa Sabtu Pahing 21 Maret 2026 dalam Primbon Jawa: Weton Neptu 18 Berwatak Lakuning Geni

Theo Adi Pratama | 21 Maret 2026, 10:28 WIB
Kalender Jawa Sabtu Pahing 21 Maret 2026 dalam Primbon Jawa: Weton Neptu 18 Berwatak Lakuning Geni
Weton Sabtu Pahing

JATENG.AKURAT.CO, Di tengah suka cita perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, penanggalan Jawa juga mencatat sebuah weton istimewa. Hari ini, Sabtu (21/3/2026), bertepatan dengan pasaran Pahing.

Dalam kalender Jawa, tanggal ini merupakan 2 Sawal 1959 Dal, masih berada dalam siklus Tahun Dal, Windu Sancaya, dan Wuku Kulawu.

Kombinasi hari Sabtu dan pasaran Pahing membentuk weton Sabtu Pahing yang memiliki nilai neptu tertinggi di antara weton lainnya.

Bagi masyarakat Jawa yang masih memegang teguh tradisi leluhur, weton bukan sekadar penanda hari kelahiran, melainkan juga pedoman untuk memahami karakter, nasib, dan menentukan hari baik dalam berbagai kegiatan.

Di bulan Syawal yang penuh berkah ini, memahami energi weton dapat menjadi bekal untuk merencanakan aktivitas dengan lebih bijak.

Sabtu Pahing: Neptu 18, Karakter dan Keistimewaan

Dalam hitungan Jawa, setiap hari dan pasaran memiliki nilai neptu. Hari Sabtu memiliki neptu 9, sedangkan pasaran Pahing bernilai 9.

Dengan demikian, weton Sabtu Pahing memiliki neptu 18, yang merupakan nilai tertinggi dalam sistem perhitungan Jawa .

Angka ini mencerminkan energi yang kuat dan pengaruh besar dalam kehidupan pemiliknya.

Secara umum, pemilik weton Sabtu Pahing digambarkan sebagai pribadi yang memiliki kelebihan, berwibawa, berpengaruh, serta disegani banyak orang.

Mereka cenderung menjadi figur sentral dalam lingkungannya, baik dalam keluarga, pekerjaan, maupun masyarakat.

Pangarasan: Lakuning Geni

Pangarasan pada weton Sabtu Pahing adalah Lakuning Geni, yang berarti wataknya seperti api. Sifat ini melambangkan:

  • Temperamental, emosional, mudah marah dan naik pitam, namun cepat dapat dikendalikan

  • Pemberani dan tidak takut menghadapi tantangan

  • Energik dan memiliki daya dorong yang kuat

Api dalam filosofi Jawa juga melambangkan semangat yang membara, sehingga pemilik weton ini biasanya gigih dalam memperjuangkan apa yang diyakininya.

Pancasuda: Satriya Wibawa

Sedangkan Pancasudanya adalah Satriya Wibawa. Istilah ini berarti orang yang mendapatkan kewibawaan dan keluhuran. Mereka dihormati karena kemuliaan hati, kebijaksanaan, dan sikap yang mengayomi. Dalam kehidupannya, mereka sering kali mendapat tempat istimewa dan dipercaya memegang peran penting.

Wuku Kulawu: Masih Berlangsung hingga Akhir Maret

Hari ini masih berada dalam naungan Wuku Kulawu, yang akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan.

Wuku adalah siklus mingguan dalam penanggalan Jawa yang terdiri dari 30 wuku, masing-masing memiliki karakter dan ramalan tersendiri.

Berikut karakteristik wuku Kulawu yang perlu diketahui:

  • Lambang Dewa: Bathara Sadana. Sifatnya kukuh, kuat kepribadiannya, dan banyak keberuntungan.

  • Air di Tempayan di Depan: Pandai dan bijaksana, besar keberuntungannya, tetapi cenderung gelap hati.

  • Gedhong di Depan: Senang pamer, dermawan walaupun kadang kurang ikhlas.

  • Lambang Burung Nuri: Sangat boros dan cepat habis, rela tanpa pamrih. Jika tidak hati-hati akan jauh dari keberuntungan dan serakah.

  • Membelakangi Senjata Tajam: Jika memutuskan sesuatu tidak bisa cepat, butuh pertimbangan matang.

  • Lambang Bagaikan Bun Menetes di Sendhang: Pada mulanya miskin, lalu agak kaya, dan akhirnya kaya.

  • Watak: Lestari dalam menjalin hubungan cinta asmara.

  • Bahaya: Waspada terhadap bahaya gigitan ular.

  • Arah Kala: Kala berada di utara. Selama tujuh hari pada wuku ini, sebaiknya hindari bepergian ke arah utara untuk urusan yang sangat penting.

Sabtu Pahing di Wuku Kulawu: Hari yang Baik untuk Segala Pekerjaan

Primbon menyebutkan secara khusus bahwa pada hari Sabtu Pahing di wuku Kulawu, hari ini tergolong sangat baik untuk segala macam pekerjaan.

Apa pun yang dikerjakan pada hari ini dipercaya akan berjalan lancar dan membawa hasil yang memuaskan.

Bagi yang hendak bepergian, ramalan menyebutkan bahwa perjalanan akan selamat sampai di tempat tujuan .

Dengan demikian, momentum ini dapat dimanfaatkan untuk memulai usaha, mengadakan pertemuan keluarga, atau melanjutkan perjalanan mudik bagi yang masih dalam perjalanan.

Kalender Jawa 21-31 Maret 2026

Bagi masyarakat yang masih menggunakan penanggalan Jawa sebagai pedoman, berikut adalah kalender lengkap dari tanggal 21 Maret hingga 31 Maret 2026. Informasi ini meliputi weton, pasaran, dan nilai neptu setiap hari:

Tanggal Masehi

Tanggal Jawa

Tanggal Hijriah

Weton

Pasaran

Neptu

Sabtu, 21 Maret 2026

2 Sawal 1959 Dal

1 Syawal 1447 H

Sabtu Pahing

Pahing

18

Minggu, 22 Maret 2026

3 Sawal 1959 Dal

2 Syawal 1447 H

Minggu Pon

Pon

12

Senin, 23 Maret 2026

4 Sawal 1959 Dal

3 Syawal 1447 H

Senin Wage

Wage

8

Selasa, 24 Maret 2026

5 Sawal 1959 Dal

4 Syawal 1447 H

Selasa Kliwon

Kliwon

11

Rabu, 25 Maret 2026

6 Sawal 1959 Dal

5 Syawal 1447 H

Rabu Legi

Legi

12

Kamis, 26 Maret 2026

7 Sawal 1959 Dal

6 Syawal 1447 H

Kamis Pahing

Pahing

17

Jumat, 27 Maret 2026

8 Sawal 1959 Dal

7 Syawal 1447 H

Jumat Pon

Pon

13

Sabtu, 28 Maret 2026

9 Sawal 1959 Dal

8 Syawal 1447 H

Sabtu Wage

Wage

13

Minggu, 29 Maret 2026

10 Sawal 1959 Dal

9 Syawal 1447 H

Minggu Kliwon

Kliwon

13

Senin, 30 Maret 2026

11 Sawal 1959 Dal

10 Syawal 1447 H

Senin Legi

Legi

9

Selasa, 31 Maret 2026

12 Sawal 1959 Dal

11 Syawal 1447 H

Selasa Pahing

Pahing

12

Manfaat Memahami Weton dalam Kehidupan Sehari-hari

Bagi masyarakat Jawa, weton tidak sekadar tradisi, tetapi juga mengandung nilai-nilai luhur yang dapat dimanfaatkan untuk:

  1. Menentukan Hari Baik – Memilih waktu yang tepat untuk pernikahan, memulai usaha, atau melakukan perjalanan penting.

  2. Pengendalian Diri – Memahami karakter diri sendiri agar dapat mengelola emosi dan mengambil keputusan dengan lebih bijaksana.

  3. Harmoni dengan Alam – Menyelaraskan aktivitas dengan ritme alam yang dipercaya membawa keberkahan.

  4. Memahami Kecocokan Pasangan – Menghitung neptu untuk melihat potensi keharmonisan dalam rumah tangga.

Risiko dan Kesalahan Umum dalam Menggunakan Weton

  • Mengabaikan Usaha dan Doa – Terlalu bergantung pada weton tanpa diiringi ikhtiar dan doa dapat membuat seseorang lupa bahwa hasil akhir tetap berasal dari Tuhan.

  • Menafsirkan Secara Sempit – Hanya melihat sisi negatif suatu weton tanpa memahami kelebihan yang dimiliki.

  • Memaksakan Diri – Jika suatu hari dianggap “kurang baik”, bukan berarti tidak boleh melakukan aktivitas; yang terpenting adalah persiapan dan niat yang baik.

FAQ Seputar Sabtu Pahing dan Kalender Jawa

Apa neptu Sabtu Pahing?
Neptu Sabtu Pahing adalah 18, dari nilai hari Sabtu (9) dan pasaran Pahing (9). Ini merupakan neptu tertinggi dalam kalender Jawa.

Apa arti Lakuning Geni pada weton Sabtu Pahing?
Lakuning Geni berarti wataknya seperti api: bersemangat, pemberani, namun terkadang temperamental. Sifat ini bisa menjadi kekuatan jika dikendalikan dengan baik.

Apakah benar Sabtu Pahing adalah hari yang baik untuk bepergian?
Menurut primbon, pada wuku Kulawu, Sabtu Pahing termasuk hari yang baik untuk segala pekerjaan, termasuk bepergian, dan diprediksi selamat sampai tujuan.

Berapa lama wuku Kulawu berlangsung?
Satu wuku berlangsung selama 7 hari. Wuku Kulawu tahun 2026 dimulai pada tanggal tertentu dan akan berganti setelah 7 hari.

Apakah pantangan ke utara pada wuku Kulawu harus benar-benar dihindari?
Pantangan ini lebih bersifat simbolis sebagai pengingat untuk lebih berhati-hati jika bepergian ke arah utara, terutama untuk urusan penting. Aktivitas biasa tidak masalah.

Dengan memahami weton Sabtu Pahing dan kalender Jawa di penghujung Maret 2026, kita dapat menyelaraskan aktivitas dengan kearifan lokal yang telah diwariskan turun-temurun.

Semoga hari raya Idul Fitri ini membawa keberkahan, dan setiap langkah yang kita ambil senantiasa dalam lindungan Tuhan. Selamat merayakan Hari Kemenangan, mohon maaf lahir dan batin.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.