Jateng

Viral di Sosmed, Tradisi Sangon Manten di Pernikahan Warga Mranggen Demak, Nyumbang Pengantin Tak Pakai Amplop

Afri Rismoko | 10 Juni 2024, 08:33 WIB
Viral di Sosmed, Tradisi Sangon Manten di Pernikahan Warga Mranggen Demak, Nyumbang Pengantin Tak Pakai Amplop

AKURAT.CO JATENG - Viral di Sosmed, Tradisi Sangon Manten di Pernikahan Warga Mranggen Demak, Nyumbang Pengantin Tak Pakai Amplop.

Biasanya jika kita pergi ke acara pernikahan, kita akan ikut menyumbang si pengantin yang punya hajat dengan uang yang dimasukan ke amplop.

Namun, di Daerah Mranggen Kabupaten Demak, justru punya tradisi unik dalam penyumbang pengantin di acara pernikahan.

Baca Juga: VIRAL! Bikin Haru, Cara Spanyol Umumkan Skuad Piala Eropa 2024, Video Pengumuman Tampilkan Keluarga dan Rafael Nadal jadi Narator

Hal ini terlihat dari sebuah video viral yang dibagikan akun Instagram @mranggenistimewa, dalam video yang ditonton 196 ribu kali itu, terlihat sebuah acara pernikahan.

Dimana sang pengantin duduk di luar ruangan dan disalami langsung oleh para tamu yang hadir. Uniknya para tamu juga langsung memberikan uang sumbangan ke si pengantin wanita di video tersebut.

Para tamu memberikan langsung tanpa dimasukan amplop dan ditaruh di atas kain yang terhampar di depan si pengantin wanita.

Terlihat juga banyak sekali lembaran uang kertas yang menumpuk di hadapan acara tersebut.

Baca Juga: Viral di Medsos, Pengamen Cantik Terekam Kamera Sopir saat Melintas di Pantura Kudus, Netizen Penasaran sekaligus Beri Pujian, Ini Alasannya

Tradisi ini disebut dengan Sangon Nganten, yang bisa diartikan sebagai memberikan bekal uang kepada pengantin secara langsung tanpa amplop, mirip seperti memberikan uang saku ke anak sekolah.

Di hadapan pengantin lalu terhampar kain lebar yang ujungnya dipegangi oleh 4 orang. Kain itu untuk menaruh uang sumbangan.

Menurut berbagai sumber tradisi seperti ini masih berjalan di acara pernikahan, khususnya di beberapa kawasan Pantura seperti Mranggen, Demak, Jepara dan Purwodadi 

bahkan sampai di Brebes dan Tegal beberapa Desa di sana masih berlaku tradisi ini. *** 





Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A