Jateng

MotoGP Amerika: Pedro Acosta Akui Bukan Kesalahan, Martin Lewat Demi Hindari Penalti Tekanan Ban

Theo Adi Pratama | 30 Maret 2026, 10:25 WIB
MotoGP Amerika: Pedro Acosta Akui Bukan Kesalahan, Martin Lewat Demi Hindari Penalti Tekanan Ban

JATENG.AKURAT.CO, Pedro Acosta kembali menunjukkan ketangguhannya di MotoGP Amerika 2026.

Setelah kehilangan podium sprint race Sabtu akibat penalti tekanan ban, pembalap Red Bull KTM itu sukses mengamankan posisi ketiga di balapan utama yang digelar di Circuit of the Americas (COTA), Minggu (29/3/2026).

Namun, yang menarik adalah pengakuan Acosta tentang momen krusial saat ia membiarkan Jorge Martin (Aprilia) merebut posisi kedua di lap ke-14.

Bukan karena kesalahan, melainkan strategi untuk menghindari penalti serupa yang menimpanya sehari sebelumnya.

Acosta mengungkapkan bahwa ia sengaja membiarkan Martin lewat karena masalah tekanan ban depan yang rendah.

Hal yang sama membuatnya kehilangan podium di sprint race.

“Jujur, itu bukan kesalahan. Saya mengalami kondisi yang sama seperti kemarin dengan tekanan rendah di ban depan. Karena itu, saya harus membiarkan seseorang lewat dan mengikutinya,” ujar Acosta kepada MotoGP.com.

Ia memilih untuk mengatur ritme daripada terlibat dalam perang di tengah grup besar yang berisiko memperparah masalah teknis.

Baca Juga: Daftar Lengkap Peraih Kemenangan Terbanyak di Kelas Premier MotoGP (1949–2026)

Taktik di Balik Kehilangan Posisi

Acosta menjelaskan bahwa ia sengaja mengambil waktu untuk melihat apakah Martin bisa membuat jarak dengan pembalap di belakang.

“Saya mengambil waktu untuk melihat apakah Jorge akan membuat jarak dengan pembalap di belakang, karena grupnya cukup besar dan saya tidak ingin terjebak dalam kekacauan itu,” jelasnya.

Setelah Martin berhasil melewatinya, Acosta mengakui sempat kesulitan menemukan ritme kembali, tetapi akhirnya berhasil mengamankan podium.

Strategi ini terbukti tepat karena ia terhindar dari sanksi yang bisa menjatuhkannya dari posisi ketiga.

Insiden dengan Bezzecchi di Lap Awal

Jika pelepasan posisi ke Martin adalah taktik, maka insiden dengan Marco Bezzecchi di lap awal adalah hal yang berbeda.

Kedua pembalap bersenggolan saat akselerasi di lintasan lurus setelah Acosta melebar.

“Tentu ini bukan cara termanis untuk memulai balapan! Tapi balapan ya seperti ini,” ujar Acosta.

Ia mengakui bahwa di titik pengereman dengan tangki penuh, ia mungkin terlalu memaksakan diri hingga melebar.

Akibat insiden itu, kedua motor mengalami kerusakan aerodinamis, tetapi beruntung keduanya tetap bisa melanjutkan balapan.

Hancurkan Motor di Warm-up, Puji Mekanik KTM

Acosta juga mengungkapkan bahwa pagi harinya ia mengalami kecelakaan saat sesi warm-up yang merusak satu unit RC16-nya.

“Saya membuat kekacauan lagi di warm-up. Saya harus berterima kasih kepada seluruh kru KTM, bahkan para mekanik Tech3, karena semua orang datang membantu menyiapkan dua motor untuk balapan hari ini. Saya sangat berterima kasih untuk ini,” ujarnya.

Berkat kerja keras tim, Acosta tetap bisa tampil kompetitif dan merebut podium ketiga.

Klasemen dan Pandangan ke Depan

Dengan hasil ini, Acosta tetap bertahan di peringkat ketiga klasemen sementara MotoGP 2026, di belakang Marco Bezzecchi dan Jorge Martin yang kini menguasai dua posisi teratas.

Ia akan kembali ke Eropa dengan kepercayaan diri tinggi setelah dua kali naik podium di dua seri pertama musim ini (Thailand dan Brasil) serta podium ketiga di Amerika.

Acosta juga menjadi pemenang sprint race di Thailand, membuktikan bahwa ia adalah pesaing serius untuk gelar juara dunia.

FAQ Seputar Strategi Acosta

Q: Mengapa Acosta membiarkan Martin lewat?
A: Acosta mengalami tekanan ban depan rendah dan ingin menghindari penalti seperti yang terjadi di sprint race. Ia memilih untuk mengikuti Martin daripada mengambil risiko.

Q: Apakah insiden dengan Bezzecchi menyebabkan cedera?
A: Tidak ada laporan cedera. Kedua pembalap melanjutkan balapan meski motor mengalami kerusakan aerodinamis ringan.

Q: Berapa banyak motor yang hancur di warm-up?
A: Satu unit RC16 rusak akibat kecelakaan Acosta di sesi warm-up. Mekanik KTM bekerja keras menyiapkan dua motor untuk balapan.

Q: Apa hasil akhir Acosta di MotoGP Amerika?
A: Acosta finis ketiga di balapan utama, setelah sebelumnya kehilangan podium di sprint race karena penalti.

Q: Siapa yang memimpin klasemen MotoGP 2026?
A: Marco Bezzecchi (Aprilia) memimpin klasemen, diikuti Jorge Martin (Aprilia) dan Pedro Acosta (KTM) di posisi ketiga.

Pedro Acosta membuktikan bahwa ia tidak hanya cepat, tetapi juga cerdas dalam membaca situasi balapan.

Keputusan taktisnya membiarkan Martin lewat demi menghindari penalti tekanan ban menunjukkan kedewasaan di luar usianya.

Dengan dukungan penuh dari tim KTM yang bekerja keras memperbaiki motornya setelah kecelakaan di warm-up, Acosta sukses mengamankan podium ketiga.

Persaingan ketat di papan atas klasemen semakin seru, dan Acosta siap menjadi penantang gelar musim ini. Bagaimana menurut Anda? Tulis komentar di bawah!

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.