Jateng

Kontroversi di MotoGP Amerika: Marquez Jatuhkan Di Giannantonio, Manajer VR46 Minta Penalti

Theo Adi Pratama | 29 Maret 2026, 13:14 WIB
Kontroversi di MotoGP Amerika: Marquez Jatuhkan Di Giannantonio, Manajer VR46 Minta Penalti

JATENG.AKURAT.CO, Sprint race MotoGP Amerika 2026 di Sirkuit Circuit of the Americas (COTA) pada Sabtu (28/3/2026) dini hari WIB berlangsung sengit dan penuh drama.

Namun, yang menjadi sorotan utama bukanlah siapa yang finis pertama, melainkan insiden kontroversial yang melibatkan juara bertahan Marc Marquez dan pembalap pole position, Fabio Di Giannantonio.

Reigning champion yang memulai balapan dari posisi keenam itu berhasil naik ke posisi keempat di sektor pertama, tepat di belakang Di Giannantonio.

Namun, saat memasuki tikungan 12, Marquez yang mencoba menyalip dari dalam kehilangan kendali, menabrak motor Diggia dan menjatuhkan kedua pembalap.

Akibat insiden ini, Di Giannantonio harus rela mengakhiri balapan lebih cepat, sementara Marquez melanjutkan namun finis tertinggal satu lap.

Manajer tim VR46 Racing Team, Pablo Nieto, langsung angkat bicara seusai kejadian. Ia menyatakan ketidaksetujuannya terhadap manuver yang dilakukan Marquez.

"Pada akhirnya, ketika Anda kehilangan balapan seperti ini karena gerakan menyalip seperti itu, kami tidak setuju dengan gerakan ini," ujar Nieto dalam wawancara dengan siaran resmi MotoGP.

Ia menegaskan bahwa aksi seperti itu seharusnya tidak dilakukan di lintasan balap. Saat ditanya apakah pantas mendapat penalti, Nieto menjawab tegas, "Saya harap begitu."

Insiden Kontroversial di Tikungan 12

Insiden bermula ketika Marquez yang start dari posisi keenam langsung tancap gas dan berada di posisi keempat di sektor pertama.

Di belakang Di Giannantonio yang memulai dari pole, Marquez mencoba menyalip di tikungan 12.

Ia masuk ke sisi dalam, tetapi kehilangan bagian depan motor tepat setelah melewati puncak tikungan dan menabrak Di Giannantonio.

Akibat benturan itu, kedua pembalap terjatuh. Di Giannantonio sempat kembali ke lintasan, tetapi akhirnya memutuskan untuk mundur.

Marquez melanjutkan balapan, namun hanya mampu finis tertinggal satu lap dari pemenang.

Bukan Pertama Kali Marquez Terlibat Insiden

Insiden ini menambah daftar panjang kontroversi Marc Marquez di awal musim 2026.

Sebelumnya, ia gagal finis di grand prix pembuka di Thailand akibat kerusakan pelek setelah menghantam tepi lintasan.

Lebih jauh lagi, di sprint race Thailand, Marquez juga mendapat penalti karena aksinya menyalip Pedro Acosta di lap terakhir.

Kini, insiden di COTA menjadi yang kedua dalam musim ini, dan terancam mendapat sanksi dari Race Direction.

Nasib Berbeda di Grand Prix

Marc Marquez memang sempat meraih kemenangan di sprint race Brasil beberapa pekan lalu.

Namun, di grand prix utama ia hanya finis keempat. Hasil itu berarti hingga balapan hari Minggu nanti, ia belum sekalipun meraih podium di balapan utama musim ini.

Sementara itu, Fabio Di Giannantonio yang tampil menjanjikan dengan pole position harus menelan kekecewaan besar di sprint race.

FAQ Seputar Insiden Marquez-Di Giannantonio

Q: Apa yang menyebabkan kecelakaan ini?
A: Marc Marquez kehilangan kendali saat mencoba menyalip Di Giannantonio dari dalam di tikungan 12, menyebabkan kedua pembalap terjatuh.

Q: Apakah Di Giannantonio cedera?
A: Belum ada informasi resmi tentang kondisi cedera. Ia sempat kembali ke lintasan tetapi akhirnya memutuskan mundur.

Q: Apakah Marquez akan mendapat penalti?
A: Manajer VR46, Pablo Nieto, berharap Race Direction menjatuhkan sanksi. Keputusan final akan diumumkan setelah investigasi.

Q: Bagaimana hasil akhir sprint race?
A: Belum ada informasi pemenang sprint race pada artikel ini. Namun fokus utama adalah insiden yang terjadi di awal balapan.

Q: Apakah ini insiden pertama Marquez musim ini?
A: Tidak. Marquez juga mendapat penalti di sprint race Thailand dan gagal finis di grand prix pembuka akibat kerusakan pelek.

Q: Kapan balapan utama MotoGP Amerika digelar?
A: Balapan utama akan berlangsung pada Minggu (29/3/2026) dini hari WIB, dengan posisi start berdasarkan hasil kualifikasi Sabtu.

Insiden kontroversial yang melibatkan Marc Marquez dan Fabio Di Giannantonio di sprint race MotoGP Amerika menambah bumbu persaingan musim 2026.

Pablo Nieto yang mewakili tim VR46 dengan tegas meminta penalti untuk pembalap Ducati Lenovo itu. Kini, semua mata tertuju pada Race Direction.

Akankah Marquez dihukum? Atau insiden ini hanya dianggap sebagai insiden balap biasa? Yang jelas, persaingan di MotoGP musim ini semakin panas. Bagaimana menurut Anda? Tulis komentar di bawah!

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.