Jateng

Rating Pemain Liverpool: The Reds Pesta 4 Gol di Anfield, Singkirkan Galatasaray dengan Gaya dan Rekor Baru Salah

Theo Adi Pratama | 19 Maret 2026, 08:08 WIB
Rating Pemain Liverpool: The Reds Pesta 4 Gol di Anfield, Singkirkan Galatasaray dengan Gaya dan Rekor Baru Salah

JATENG.AKURAT.CO, Malam Eropa di Anfield kembali menjadi saksi keperkasaan Liverpool.

Menjamu Galatasaray pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Rabu (18/3/2026) dini hari WIB, The Reds tampil dominan dan menghancurkan tamunya dari Turki dengan skor telak 4-0.

Kemenangan ini membalikkan kekalahan tipis 0-1 di Istanbul pekan lalu, sekaligus memastikan langkah Liverpool ke babak perempat final dengan agregat meyakinkan 4-1 .

Bermain di hadapan publik sendiri, pasukan Arne Slot langsung tancap gas sejak menit awal.

Meski Mohamed Salah gagal mengeksekusi penalti di penghujung babak pertama, penampilan gemilang Dominik Szoboszlai dan produktivitas lini depan setelah jeda memastikan mimpi Galatasaray untuk lolos sirna sudah.

Bahkan, kemenangan ini diwarnai catatan manis: Salah resmi bergabung dalam klub eksklusif pencetak 50 gol di Liga Champions .

Jalannya Pertandingan: Dominasi Babak Pertama, Pesta Gol di Babak Kedua

Liverpool membutuhkan waktu 25 menit untuk membuka keran gol. Berawal dari sepak pojok, bola hasil sapuan jatuh di kaki Alexis Mac Allister.

Gelandang Argentina itu dengan tenang mengirim umpan terobosan kepada Dominik Szoboszlai yang berlari dari tepi kotak penalti.

Tanpa memberikan kesempatan kepada bek lawan untuk bereaksi, Szoboszlai melepaskan tendangan first-time keras yang meluncur deras ke sudut gawang.

Anfield bergemuruh. Keunggulan 1-0 membawa agregat menjadi 1-1.

Namun, Liverpool terus menekan. Florian Wirtz dan Salah sama-sama menyia-nyiakan peluang emas, sementara sundulan Mac Allister hanya membentur mistar gawang.

Di masa injury time babak pertama, Szoboszlai kembali menjadi bintang dengan memenangkan penalti.

Sayang, eksekusi Salah yang biasanya dingin, kali ini melenceng dan mudah diamankan kiper Ugurcan Cakir .

Kegagalan itu tidak membuat pundak Liverpool menunduk. Memasuki babak kedua, intensitas serangan justru meningkat drastis.

Pada menit ke-48, kerja sama apik Szoboszlai dan Mac Allister membuka ruang bagi Salah di sisi kanan.

Umpan silang mendatar Raja Mesir itu disambar Hugo Ekitike dengan sepakan pertama yang tak mampu dihalau Cakir . Skor 2-0, agregat 2-1.

Hanya berselang dua menit, giliran Ryan Gravenberch yang mencatatkan namanya di papan skor.

Tembakan keras Salah membentur tubuh pemain lawan dan jatuh tepat di kaki Gravenberch yang dengan tenang menceploskan bola ke gawang kosong.

Skor 3-0, agregat 3-1. Galatasaray praktis kehilangan harapan.

Pesta Liverpool belum berakhir. Pada menit ke-60, Salah menunjukkan kualitasnya. Ia menusuk dari sisi kiri, melewati dua pemain bertahan, lalu melepaskan tendangan melengkung khasnya yang tak terjangkau kiper .

Gol ini menjadi gol ke-50 Salah di ajang Liga Champions, sebuah pencapaian monumental.

Tak lama setelah gol, ia meminta diganti karena merasakan cedera ringan . Skor 4-0 bertahan hingga akhir laga.

Rating Pemain Liverpool: Szoboszlai dan Salah Bintang Lapangan

Berikut adalah rating para pemain Liverpool berdasarkan performa mereka di laga ini, dirangkum dari berbagai sumber :

Penjaga Gawang dan Pertahanan

  • Alisson Becker (7/10): Hampir tidak melakukan pekerjaan berarti. Galatasaray nyaris tak mengancam gawangnya. Ia hanya menjadi penonton setia di belakang dominasi timnya .

  • Jeremie Frimpong (7/10): Berhasil meredam pergerakan winger cepat Galatasaray, Yilmaz. Sesekali membantu serangan dengan tusukan-tusukan dari sisi kanan .

  • Ibrahima Konaté (6/10): Diuntungkan dengan cedera Victor Osimhen yang membuat striker andalan lawan tidak maksimal. Tampil cukup aman meski tidak terlalu diuji .

  • Virgil van Dijk (7/10): Seperti Alisson, ia nyaris tak bekerja keras di lini belakang. Dominan dalam duel udara dan memulai serangan dari belakang .

  • Miloš Kerkez (8/10): Penampilan impresif dari bek sayap muda ini. Aktif membantu serangan, memberikan umpan-umpan silang berbahaya, dan solid saat bertahan .

Lini Tengah

  • Dominik Szoboszlai (9/10): Penampilan gemilang. Mencetak gol pembuka, memenangkan penalti, dan terlibat dalam proses gol kedua. Ia menjadi motor serangan sekaligus eksekutor andalan .

  • Ryan Gravenberch (8/10): Kehadirannya sangat berpengaruh di lini tengah. Mencetak gol ketiga yang memastikan kemenangan, dan menunjukkan perkembangan pesat musim ini .

  • Alexis Mac Allister (7/10): Sial karena sundulannya membentur mistar, tapi memberikan assist untuk gol Szoboszlai dan berperan dalam gol Ekitike. Kreativitasnya menjadi kunci .

Lini Serang

  • Mohamed Salah (9/10): Babak pertama yang buruk dengan menyia-nyiakan peluang dan gagal penalti. Namun, ia bangkit dengan gemilang di babak kedua: memberikan assist untuk Ekitike, memaksa gol Gravenberch, dan mencetak gol spektakuler yang merupakan gol ke-50-nya di UCL . Sempat ditarik keluar karena cedera ringan .

  • Hugo Ekitike (8/10): Penampilannya naik-turun, tapi ia berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat untuk mencetak gol penting yang membalikkan keadaan .

  • Florian Wirtz (7/10): Kurang beruntung karena tembakannya membentur pemain, tapi kerja samanya dengan Salah sebelum gol keempat menunjukkan kualitasnya .

Rekor Bersejarah Mohamed Salah

Dengan golnya ke gawang Galatasaray, Mohamed Salah resmi mencapai 50 gol di Liga Champions sepanjang kariernya . Ia bergabung dalam daftar elit pemain yang mencapai angka tersebut. Dari 50 gol itu, 44 di antaranya ia cetak bersama Liverpool, menjadikannya pencetak gol terbanyak kedua klub di kompetisi ini, hanya di belakang Steven Gerrard (41 gol) . Gol ini juga merupakan gol ke-12-nya di musim 2025/2026 di semua kompetisi .

Arne Slot, pelatih Liverpool, memuji ketangguhan mental anak asuhnya. "Dia pemain hebat. Melewatkan penalti bisa membuat frustrasi siapa pun, tapi dia tidak menyerah dan terus berkontribusi. Itulah mengapa dia istimewa," ujar Slot .

Analisis: Kunci Kemenangan Liverpool

  1. Intensitas Tinggi Sejak Awal: Liverpool tidak mengulangi kesalahan di leg pertama. Mereka tampil agresif dan menekan sejak menit pertama, membuat Galatasaray tak berkutik .

  2. Kualitas Individu Lini Tengah: Szoboszlai, Mac Allister, dan Gravenberch tampil dominan. Mereka tidak hanya menguasai bola, tetapi juga menciptakan peluang dan mencetak gol .

  3. Kebangkitan Mental setelah Gagal Penalti: Alih-alih terpuruk, tim justru bermain lebih baik di babak kedua. Ini menunjukkan mentalitas juara yang ditanamkan Arne Slot .

  4. Sayap Kiri yang Mematikan: Kerkez dan kombinasi Salah di babak kedua menjadi sumber utama gol. Kerkez memberikan lebar, sementara Salah menusuk ke dalam dengan efektif .

Dampak dan Jadwal ke Depan

Kemenangan ini membawa Liverpool melaju ke babak perempat final Liga Champions. Mereka akan bergabung dengan tim-tim unggulan lainnya seperti Real Madrid, Bayern München, dan Arsenal di undian berikutnya yang akan digelar Jumat ini . Namun, ada sedikit kabar kurang mengenakkan: cedera ringan yang dialami Salah akan dipantau tim medis. Slot berharap pemain bintangnya itu bisa fit untuk laga Premier League akhir pekan ini .

Di sisi lain, Galatasaray harus puas mengubur mimpi Eropa mereka. Meski demikian, performa di leg pertama patut diapresiasi. Mereka kini akan fokus penuh pada kompetisi domestik.

FAQ Seputar Pertandingan

Siapa pencetak gol Liverpool dalam pertandingan ini?
Gol dicetak oleh Dominik Szoboszlai (25'), Hugo Ekitike (48'), Ryan Gravenberch (50'), dan Mohamed Salah (60').

Apakah gol Mohamed Salah ke gawang Galatasaray adalah gol ke-50-nya di Liga Champions?
Ya, gol tersebut merupakan gol ke-50 Salah di ajang Liga Champions sepanjang kariernya .

Mengapa Mohamed Salah ditarik keluar lebih awal?
Ia ditarik keluar pada menit ke-65 setelah meminta diganti karena merasakan cedera ringan. Ini dilakukan sebagai langkah antisipasi .

Siapa pemain terbaik dalam pertandingan ini?
Dominik Szoboszlai dinobatkan sebagai pemain terbaik berkat kontribusinya di lini tengah (1 gol, 1 assist, dan memenangkan penalti) .

Apa arti kemenangan ini bagi Liverpool?
Kemenangan ini memastikan Liverpool lolos ke babak perempat final Liga Champions dengan agregat 4-1, serta memberikan suntikan moral besar jelang laga-laga krusial di Premier League .

Apakah ada rekor lain yang tercipta?
Selain rekor pribadi Salah, kemenangan 4-0 ini menjadi kemenangan kandang terbesar Liverpool di fase gugur Liga Champions sejak 2019 .

Dengan performa seperti ini, Liverpool tak hanya melaju ke perempat final, tetapi juga mengirimkan sinyal kuat ke seluruh Eropa bahwa mereka adalah kandidat serius gelar juara. Malam di Anfield menjadi milik The Reds seutuhnya. Kini, mata tertuju pada undian perempat final. Siapa lawan selanjutnya?

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.