Jateng

Gakpo Kirim Sinyal Keras: Ingin Hengkang dari Liverpool, Tottenham Siagakan Tawaran

Theo Adi Pratama | 6 Juni 2026, 03:45 WIB
Gakpo Kirim Sinyal Keras: Ingin Hengkang dari Liverpool, Tottenham Siagakan Tawaran

JATENG.AKURAT.CO, Kehebohan di ruang ganti Anfield belum berhenti. Pemain sayap Belanda, Cody Gakpo, dilaporkan mengajukan permintaan pindah secara resmi.

Keputusan ini diambil menyusul pemecatan pelatih Arne Slot.

Kini, Tottenham Hotspur yang tengah gencar merekrut pemain, dikabarkan siap mengajukan tawaran untuk memboyongnya ke London Utara.

Kronologi Kepergian: Dua Sisi yang Berbeda

Keretakan hubungan antara Cody Gakpo (27 tahun) dengan masa depannya di Liverpool semakin terlihat jelas.

Menurut laporan dari media Belanda, Soccer News, sang pemain secara resmi telah mengajukan permintaan pindah.

Alasannya sederhana: ia tidak lagi melihat masa depannya di Anfield tanpa kehadiran Arne Slot, pelatih asal Belanda yang baru saja dipecat pekan lalu.

Di sisi lain, Liverpool yang baru saja mengumumkan Andoni Iraola sebagai pelatih baru, mengambil sikap yang cukup pragmatis.

Dikutip dari TEAMtalk, media ini mengonfirmasi bahwa The Reds terbuka untuk menjual Gakpo di musim panas ini.

Permintaan sang pemain tidak akan dihalangi, terutama karena mereka juga tengah berburu winger anyar sebagai bagian dari perombakan besar-besaran skuat.

Performa Gakpo: Dari Pahlawan Menjadi Sasaran Kritik

Musim 2025/2026 menjadi periode yang sangat berat bagi Gakpo.

Dari 52 penampilan di semua kompetisi, ia hanya mampu mencetak 9 gol dan 6 assist, sebuah penurunan drastis dari musim sebelumnya di mana ia menjadi bagian penting keberhasilan Liverpool meraih gelar juara Premier League.

Fans dan media, termasuk pundit Danny Murphy, menyebut bahwa Gakpo “telah jatuh dari tebing” dalam hal performa.

Ia bahkan sering menjadi kambing hitam di lini depan, di mana usianya yang sudah 27 tahun dan gaya bermain yang dianggap terlalu mudah ditebak menjadi sorotan.

Meski demikian, mantan pelatihnya di AZ Alkmaar, Pascal Jansen, pernah menjamin bahwa ia akan "mengagumkan" semua orang di Premier League.

Kini, spekulasi mengenai masa depannya menjadi penentu apakah ia akan membuktikan ramalan itu di klub lain.

Persaingan Sengit: Tottenham Vs Atletico Madrid

Tottenham: Proyek 'Belanda' di London Utara

Tottenham menjadi kandidat yang paling depan. Ketertarikan ini bukan tanpa alasan.

Pelatih mereka, Roberto De Zerbi, secara pribadi menginginkan Gakpo untuk proyek kebangkitannya.

Spurs juga tengah membangun "koloni Belanda" di ruang ganti mereka dengan sudah adanya Micky van de Ven dan Xavi Simons, serta kabar ketertarikan pada bek Brighton, Jan Paul van Hecke.

Keuntungan bagi Tottenham adalah tawaran proyek olahraga yang jelas dan kesempatan untuk menjadi pusat perhatian dalam skuat yang sedang direvolusi.

Namun, Tottenham tidak bisa menawarkan Liga Champions musim depan, yang bisa menjadi faktor penarik bagi pemain sekelas Gakpo.

Atletico Madrid: Pengganti Griezmann yang Ideal

Pesaing terberat Spurs datang dari Spanyol. Atletico Madrid, yang baru saja kehilangan Antoine Griezmann yang hengkang ke MLS, melihat Gakpo sebagai opsi ideal untuk mengisi kekosongan tersebut.

Direktur olahraga Diego Simeone disebut-sebut sebagai pengagum berat gaya bermain pemain Belanda itu.

Namun, banderol tinggi dan tuntutan gaji Gakpo yang mencapai £250,000 per pekan menjadi kendala utama.

Atletico, yang dikenal dengan manajemen keuangannya yang ketat, harus berpikir ulang untuk memenuhi permintaan Liverpool yang dilaporkan mematok harga sekitar €60 juta (£52 juta).

Analisis Risiko: Antara Kehilangan Aset dan Investasi Baru

  • Risiko Liverpool Kehilangan Kedalaman Skuat: Gakpo adalah pemain yang sangat fleksibel. Ia bisa bermain di sayap kiri, sayap kanan, maupun sebagai penyerang tengah. Kehilangan pemain dengan atribut multi-posisi di tengah perombakan skuat bisa menjadi bumerang jika Iraola kesulitan mencari penggantinya.

  • Kesalahan Umum yang Terjadi: Liverpool seringkali terlambat menjual pemain yang nilainya sedang turun. Jika mereka mempertahankan Gakpo dengan paksa dan ia kembali tampil buruk di musim depan, nilainya akan anjlok drastis.

  • Dampak pada Kimia Tim: Gakpo adalah sosok yang dekat dengan Arne Slot. Jika ia dipaksa bertahan, dikhawatirkan ia akan menjadi sumber ketidakharmonisan di ruang ganti, terutama dengan para pemain yang lebih loyal kepada pelatih baru.

  • Tottenham Berisiko Membayar Mahal: Membayar £52 juta untuk pemain yang sedang dalam tren menurun adalah taruhan besar. Jika Gakpo gagal beradaptasi di Tottenham, ini bisa menjadi pembelian yang sangat mahal dan mengganggu struktur gaji klub.

Reaksi Suporter dan Media

Di media sosial, reaksi penggemar Liverpool terbagi. Sebagian menganggap bahwa menjual Gakpo adalah langkah yang tepat karena performanya yang inkonsisten.

Tagar #GakpoOut sempat menjadi trending. Sementara itu, fans Tottenham menyambut antusias potensi kedatangan pemain yang dianggap sebagai peningkatan kualitas di lini depan.

Pakar transfer, Fabrizio Romano, mengonfirmasi bahwa Liverpool memang sedang mencari winger baru musim panas ini, dan situasi Gakpo akan sangat menentukan seberapa besar prioritas mereka di bursa transfer.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.