Jateng

Rating Pemain Liverpool Setelah Ditahan Imbang Spurs 1-1: Alisson Becker Jadi Penyelamat Berkali-kali, tapi Tetap Kebobolan di Menit Akhir

Theo Adi Pratama | 16 Maret 2026, 04:03 WIB
Rating Pemain Liverpool Setelah Ditahan Imbang Spurs 1-1: Alisson Becker Jadi Penyelamat Berkali-kali, tapi Tetap Kebobolan di Menit Akhir

JATENG.AKURAT.CO, Liverpool kembali gagal memanfaatkan momentum untuk menembus empat besar klasemen Liga Inggris.

Bertanding di hadapan publik sendiri, Minggu (15/3/2026) malam WIB, The Reds hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Tottenham Hotspur yang sedang berjuang menjauh dari zona degradasi .

Padalah, laga ini merupakan kesempatan emas bagi anak asuh Arne Slot. Berdasarkan simulasi superkomputer Opta, Liverpool diunggulkan dengan peluang menang mencapai 65,1 persen, sementara Spurs hanya 16,1 persen.

Catatan pertemuan juga berpihak pada tuan rumah: Liverpool tak pernah kalah dalam 14 pertemuan kandang terakhir melawan Tottenham di Premier League.

Namun, sepak bola berbicara lain. Gol penyeimbang Richarlison pada menit ke-90 membuat Anfield membisu.

Baca Juga: Hasil Imbang Lawan Tottenham, Szoboszlai Beri Peringatan Keras: Liverpool Bisa Terlempar ke Liga Konferensi

Jalannya Pertandingan: Dominasi Tanpa Gol, Kelengahan di Akhir Laga

Tottenham yang datang dengan modal lima kekalahan beruntun justru memberikan kejutan di awal laga. Souza nyaris membawa tim tamu unggul lebih dulu, andai sepakan jarak jauhnya tak mampu dihalau Alisson Becker .

Namun, Liverpool membuka keunggulan pada menit ke-18 melalui skema tendangan bebas. Dominik Szoboszlai melepaskan tembakan melengkung dari jarak 25 yard yang gagal diantisipasi kiper Spurs, Guglielmo Vicario.

Gol ini menjadi gol keempat Szoboszlai musim ini melalui tendangan bebas langsung—statistik yang membuktikan ketajamannya sebagai eksekutor andalan .

The Reds sebenarnya memiliki peluang untuk menggandakan keunggulan. Tendangan Cody Gakpo dari tepi kotak penalti sempat membentur tiang gawang setelah tipuan Vicario.

Di sisi lain, Tottenham masih mampu memberikan ancaman. Richarlison beberapa kali merepotkan lini belakang Liverpool, namun penyelesaian akhirnya masih mampu diamankan Alisson .

Babak kedua berjalan dengan pola serupa. Liverpool menguasai bola, namun kesulitan menembus pertahanan Spurs yang mulai bermain lebih berani.

Rio Ngumoha, pemain remaja yang menjalani debut penuh di Premier League, menjadi momok bagi bek kanan Tottenham, Pedro Porro.

Ia berkali-kali menusuk dari sisi sayap dan menciptakan peluang, namun penyelesaian akhirnya masih perlu diasah .

Petaka datang di menit ke-90. Randal Kolo Muani berhasil memenangkan duel melawan Andrew Robertson di sisi kiri pertahanan Liverpool.

Umpan silangnya disambut Richarlison yang dengan tenang menaklukkan Alisson. Gol tersebut menjadi pukulan telak bagi Liverpool, yang untuk ke sekian kalinya kehilangan poin di menit-menit kritis .

Rating Pemain: Szoboszlai Bersinar, Lini Belakang Jadi Sorotan

Penampilan Liverpool melawan Tottenham mendapatkan beragam sorotan. Berikut adalah rating pemain berdasarkan performa mereka di laga ini :

Penjaga Gawang dan Pertahanan

  • Alisson Becker (8/10): Menjadi tembok terakhir yang tangguh dengan menggagalkan tiga peluang emas Richarlison. Namun, ia tak berdaya saat gol penyama kedudukan tercipta di menit akhir.

  • Dominik Szoboszlai (8/10): Dimainkan sebagai bek kanan dadakan, ia tampil solid secara defensif dan menyumbang gol spektakuler lewat tendangan bebas.

  • Joe Gomez (4/10): Tampil kurang meyakinkan saat berduel dengan Dominic Solanke. Keputusannya sering kali terlambat dan terlihat kurang percaya diri.

  • Virgil van Dijk (6/10): Beberapa kali kalah duel dari Richarlison. Meski mampu memulihkan diri di beberapa momen, kapten tim ini tak cukup dominan seperti biasanya.

  • Andy Robertson (4/10): Menjadi biang keladi gol balasan Tottenham. Gagal menghadang Kolo Muani dan beberapa sentuhan cerobohnya merusak peluang serangan balik.

Lini Tengah

  • Ryan Gravenberch (7/10): Aktif merebut bola di lini tengah dan menjadi penyambung serangan. Kaki panjangnya efektif untuk memutus distribusi bola Spurs.

  • Alexis Mac Allister (6/10): Selalu menjadi opsi untuk menerima bola, namun terlalu sering kehilangan penguasaan di sepertiga akhir lapangan.

  • Florian Wirtz (7/10): Menjadi bintang di babak pertama dengan pergerakannya yang lincah di sekitar kotak penalti, namun performanya meredup di babak kedua.

Lini Serang

  • Jeremie Frimpong (5/10): Terlibat duel sengit dengan Spence, namun kurang tajam dalam memberikan umpan akhir atau menciptakan peluang emas.

  • Cody Gakpo (5/10): Dimainkan sebagai penyerang tengah, bekerja keras, namun penyelesaian akhirnya mengecewakan.

  • Rio Ngumoha (8/10): Debut yang menjanjikan. Ia menjadi pemain paling berbahaya di lapangan sebelum ditarik keluar pada menit ke-64.

Analisis: Mengapa Liverpool Gagal Menang?

1. Sindrom Gol Menit Akhir
Statistik menunjukkan fakta mengkhawatirkan: Liverpool telah kebobolan delapan gol di Premier League pada menit ke-90 atau setelahnya musim ini. Ini merupakan rekor terburuk mereka dalam satu musim . Akibatnya, The Reds kehilangan tujuh poin dari posisi unggul di Anfield—menyamai catatan terburuk sejak musim 2016-17 .

2. Pertahanan yang Ceroboh
Legenda Liverpool, Jamie Carragher, melontarkan kritik pedas usai pertandingan. "Ini benar-benar bencana bagi Liverpool dalam hal kualifikasi Liga Champions. Mereka justru membuat Tottenham terlihat seperti tim yang layak," ujarnya di Sky Sports . Carragher menyoroti kurangnya kewaspadaan lini belakang dan semangat juang para pemain.

3. Kurangnya Insting Membunuh
Liverpool mendominasi penguasaan bola dan menciptakan peluang, namun gagal mencetak gol kedua. Akurasi umpan dan pergerakan di babak kedua menurun drastis. Szoboszlai sendiri mengakui penurunan performa timnya. "Di babak pertama, kami bermain sangat baik. Babak kedua, saya tidak tahu, kami tidak melakukan hal yang sama. Pertanyaannya adalah mengapa?" katanya heran .

Dampak dan Klasemen: Peluang Liga Champions Kian Menipis

Hasil imbang ini membuat Liverpool tertahan di peringkat kelima dengan 49 poin dari 30 laga.

Mereka tertinggal dua poin dari Aston Villa yang berada di posisi empat besar.

Di sisi lain, Tottenham masih terpuruk di peringkat ke-16 dengan 30 poin, hanya berjarak satu angka dari zona degradasi .

Szoboszlai bahkan mengeluarkan peringatan keras. "Jika kita terus seperti ini, musim depan kita harus bersyukur jika bisa bermain di Liga Konferensi Eropa," ujarnya mengingatkan rekan-rekannya .

Kesalahan Umum yang Dilakukan Liverpool Musim Ini

Berdasarkan pola pertandingan melawan Tottenham, teridentifikasi beberapa kelemahan sistemik Liverpool di musim 2025/2026:

  1. Kehilangan Fokus di 15 Menit Akhir: Data menunjukkan Liverpool paling rentan kebobolan pada rentang menit 75-90.

  2. Rotasi yang Gagal: Keputusan Arne Slot untuk merotasi pemain kerap membuat tim kehilangan ritme, seperti yang terjadi pada laga ini .

  3. Ketergantungan pada Momen Individu: Saat Szobszlai atau pemain kunci lainnya tak mampu tampil gemilang, tim kesulitan mencari alternatif gol.

Fakta Menarik dan Definisi

  • Tendangan Bebas Langsung (Direct Free Kick) : Gol Szoboszlai merupakan contoh sempurna dari skema ini. Tendangan bebas langsung adalah tendangan yang dapat langsung menjadi gol tanpa perlu menyentuh pemain lain.

  • Rekor Gol Terbanyak: Pertemuan Liverpool vs Tottenham merupakan duel dengan total gol terbanyak dalam sejarah Premier League (209 gol) .

Jadwal dan Tantangan ke Depan

Liverpool tak punya banyak waktu untuk merenung. Mereka akan menjamu Galatasaray di leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Rabu mendatang, dengan target membalikkan defisit 1-0.

Di liga, jadwal berat menanti: tandang ke Brighton, lalu menghadapi Fulham, Everton, dan Crystal Palace.

Perebutan empat besar akan mencapai puncaknya pada Mei melawan Manchester United, Chelsea, dan Aston Villa .

FAQ Seputar Pertandingan

Apakah gol Richarlison offside?
Berdasarkan tayangan ulang, gol Richarlison dinyatakan sah karena ia sejajar dengan bek terakhir Liverpool saat menerima umpan.

Mengapa Mohamed Salah tidak menjadi starter?
Arne Slot memutuskan untuk merotasi pemain mengingat jadwal padat dan laga penting melawan Galatasaray di Liga Champions .

Apa yang dimaksud dengan "Liga Konferensi Eropa"?
Liga Konferensi Eropa adalah kompetisi tingkat ketiga antar klub Eropa di bawah Liga Champions dan Liga Europa. Peringatan Szoboszlai tentang kompetisi ini menunjukkan betapa drastisnya penurunan performa Liverpool .

Berapa banyak poin yang hilang Liverpool di kandang?
The Reds telah kehilangan tujuh poin dari posisi unggul di Anfield musim ini .

Dengan hasil ini, ambisi Liverpool untuk kembali berlaga di Liga Champions musim depan berada di ujung tanduk.

Kegagalan mempertahankan keunggulan di menit-menit akhir telah menjadi momok yang menghantui perjalanan mereka. Akankah Arne Slot mampu membenahi lini pertahanan sebelum terlambat?

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.