Hasil Derby Milan: Rating Pemain AC Milan vs Inter, Estupinan Jadi Bintang

JATENG.AKURAT.CO, Laga bertajuk Derby della Madonnina yang digelar di San Siro, Senin (9/3/2026) dini hari WIB, menjadi milik AC Milan usai menaklukkan Inter Milan dengan skor 1-0.
Gol tunggal kemenangan Rossoneri dicetak oleh Pervis Estupinan pada menit ke-35, memanfaatkan umpan terobosan dari Youssouf Fofana.
Performa gemilang para pemain Milan, terutama di lini belakang, menjadi kunci keberhasilan mereka meredam agresivitas Inter.
Lalu, bagaimana penilaian performa individu para pemain dalam laga panas ini? Berikut ulasan lengkapnya.
Baca Juga: Klasemen Serie A: Inter Unggul 7 Poin, Cristian Chivu: "Tak Ada yang Berubah"
AC Milan: Estupinan Bersinar, Leao Mengecewakan
Pemain Terbaik Milan: Pervis Estupinan (7)
Football Italia menobatkan bek sayap asal Ekuador itu sebagai Man of the Match.
Estupinan tidak hanya solid bertahan, tetapi juga menjadi penentu kemenangan berkat golnya di babak pertama.
Keberhasilannya memanfaatkan ruang di belakang Luis Henrique adalah buah dari instruksi langsung Allegri tujuh menit sebelum gol tercipta .
Penjaga Gawang dan Lini Belakang Kokoh
Mike Maignan (6.5) : Penyelamatan krusialnya terhadap tembakan Henrikh Mkhitaryan beberapa menit sebelum gol Estupinan menjadi titik balik pertandingan .
De Winter (6.5) & Pavlovic (6.5) : Duet bek tengah ini tampil sangat solid dan disiplin sepanjang laga.
Tomori (6) : Bermain aman dan tanpa cela di lini pertahanan.
Lini Tengah dan Serang
Luka Modric (7) : Pengalamannya menjadi nyawa permainan Milan. Ia memimpin rekan-rekannya dengan kualitas dan ketenangan luar biasa .
Youssouf Fofana (6.5) : Selain membantu pertahanan, assist-nya untuk gol Estupinan menjadi bukti kontribusinya di momen krusial .
Rabiot (6.5) : Tampil ngotot di lini tengah.
Christian Pulisic (6) : Cukup aktif, namun belum mampu memberikan dampak maksimal.
Pemain Terburuk Milan: Rafael Leao (5.5)
Penyerang asal Portugal ini menjadi yang paling menonjol karena penampilannya yang buruk.
Ia terlalu sering kehilangan bola dan membuat keputusan yang salah saat Milan memiliki ruang untuk melakukan serangan balik cepat .
Pelatih: Massimiliano Allegri (7)
Strategi Allegri terbukti jitu. Instruksinya kepada Estupinan untuk mencari ruang di belakang Luis Henrique menghasilkan gol kemenangan. Milan tampil disiplin dan terorganisir dengan baik.
Baca Juga: Hasil Lengkap MotoGP 2026 dan Klasemen Terbaru Usai Seri Perdana Thailand
Inter Milan: Performa di Bawah Standar
Pemain Terbaik Inter: Henrikh Mkhitaryan (6)
Memilih pemain terbaik Inter kali ini sulit karena banyak yang tampil di bawah standar.
Mkhitaryan setidaknya menciptakan peluang terbaik Inter yang gagal dimanfaatkan karena penyelamatan gemilang Maignan.
Masuknya Dumfries di babak kedua sedikit meningkatkan permainan di sisi kanan.
Lini Belakang yang Rawan
Yann Sommer (6) : Relatif aman, namun tak banyak melakukan penyelamatan berarti.
Manuel Akanji (6) : Cukup aman, tapi tak mampu mencegah kebobolan.
Bisseck (5.5) & Bastoni (5.5) : Kurang solid dan kerap terlambat mengantisipasi pergerakan pemain Milan.
Pemain Terburuk Inter: Luis Henrique (5)
Bek sayap asal Brasil ini kembali menjadi biang keladi kekalahan Inter. Ia lengah dan membiarkan Estupinan lolos untuk mencetak gol.
Ini bukan kali pertama ia melakukan blunder krusial; kejadian serupa pernah terjadi saat melawan Juventus dan Arsenal .
Lini Serang Tumpul
Francesco Pio Esposito (5) & Ange-Yoan Bonny (5) : Duet penyerang muda ini gagal menunjukkan ketajaman dan kesulitan membangun kerja sama. Ketiadaan Lautaro Martínez (cedera) dan Marcus Thuram (flu) sangat terasa .
Pelatih: Cristian Chivu (5)
Chivu mengakui timnya tampil di bawah standar. Tanpa dua striker utama, Inter kesulitan menembus pertahanan Milan.
Bola bergerak terlalu lambat dan para penyerang gagal terhubung. Sisi positifnya, Inter masih unggul tujuh poin di puncak klasemen.
Baca Juga: De Rossi Jelaskan Strategi Khusus saat Genoa Hajar Roma: "Saya Harus Profesional"
FAQ Seputar Rating Pemain
Q: Siapa pencetak gol kemenangan AC Milan?
A: Gol dicetak oleh Pervis Estupinan pada menit ke-35.
Q: Mengapa Rafael Leao mendapat nilai rendah?
A: Leao dianggap terlalu lamban dan sering kehilangan momentum saat melakukan serangan balik.
Q: Apa penyebab kekalahan Inter menurut rating ini?
A: Blunder Luis Henrique di sisi kiri pertahanan dan ketumpulan lini depan tanpa Lautaro dan Thuram menjadi faktor utama.
Q: Bagaimana peluang Inter mempertahankan Scudetto setelah kalah?
A: Pelatih Chivu tetap tenang karena Inter masih unggul tujuh poin atas Milan dengan 10 laga tersisa.
Penutup
Derby della Madonnina selalu menyajikan drama dan cerita tersendiri.
Kemenangan tipis AC Milan atas Inter menjadi bukti bahwa dalam laga sekelas derby, strategi dan momen individu bisa menjadi penentu.
Allegri keluar sebagai pemenang duel taktik, sementara Chivu harus segera membenahi lini depannya yang tumpul.
Bagi para pemain, malam di San Siro ini akan menjadi catatan penting.
Bagi para penggemar, rivalitas ini akan terus hidup, menanti babak selanjutnya di musim-musim mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










