Jateng

Hasil Liga Inggris: Tottenham Dipermalukan Crystal Palace 1-3, Rekor Terburuk 11 Laga Tanpa Menang

Dody H | 6 Maret 2026, 08:44 WIB
Hasil Liga Inggris: Tottenham Dipermalukan Crystal Palace 1-3, Rekor Terburuk 11 Laga Tanpa Menang
Spurs kalah 1-3 dari Crystal Palace di kandang sendiri (instagram @cpfc)

JATENG.AKURAT.CO, Awan hitam kian pekat menyelimuti Tottenham Hotspur Stadium. 

Pada laga pekan terbaru Liga Inggris yang berlangsung Kamis (5/3) malam, Tottenham Hotspur kembali menelan pil pahit setelah digilas Crystal Palace dengan skor mencolok 1-3.

Kekalahan ini bukan sekadar hilangnya tiga poin, melainkan memperpanjang rekor kelam The Lilywhites menjadi 11 pertandingan beruntun tanpa kemenangan di Premier League. Ini merupakan catatan terburuk sepanjang sejarah klub berdiri.

Ancaman Degradasi Nyata di Depan Mata

Tekanan besar sebenarnya sudah dirasakan Spurs sebelum laga dimulai, menyusul kemenangan rival mereka, West Ham United. 

Kini, posisi Tottenham di klasemen sangat mengkhawatirkan karena hanya terpaut satu poin dari zona degradasi.

Bagi klub sebesar Spurs, situasi ini adalah alarm bahaya. Untuk pertama kalinya sejak tahun 1977, bayang-bayang turun kasta ke divisi dua bukan lagi sekadar mimpi buruk, melainkan ancaman nyata yang harus segera diatasi.

Drama Kartu Merah Micky van de Ven Ubah Jalur Laga

Pertandingan sejatinya dimulai dengan tensi tinggi. Kiper Spurs, Guglielmo Vicario, sempat jatuh bangun menahan gempuran Adam Wharton di menit-menit awal. 

Publik tuan rumah sempat bersorak saat Dominic Solanke berhasil memecah kebuntuan lewat gol cantik hasil kerja keras Archie Gray.

Namun, kebahagiaan itu sirna dalam sekejap. Petaka dimulai saat bek andalan Micky van de Ven menerima kartu merah langsung setelah melanggar Ismaïla Sarr di kotak penalti. 

Sarr yang maju sebagai eksekutor sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1, sekaligus membuat Spurs harus bermain dengan 10 orang.

Crystal Palace Mengamuk Lewat Aksi Adam Wharton

Unggul jumlah pemain membuat The Eagles tampil beringas. Gelandang Adam Wharton tampil sebagai bintang lapangan dengan dua assist krusial sebelum turun minum.

Pertama, umpan terobosan cerdiknya berhasil diselesaikan oleh Jørgen Strand Larsen. 

Tak lama berselang, umpan jauh presisi dari Wharton kembali memanjakan Ismaïla Sarr untuk mencetak gol keduanya malam itu. Skor 1-3 menutup babak pertama.

Di babak kedua, manajer Igor Tudor mencoba merombak strategi untuk mengejar ketertinggalan. 

Meski tampil lebih solid secara pertahanan, Spurs kesulitan menembus tembok Crystal Palace yang dikawal Dean Henderson. 

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap tidak berubah untuk kemenangan tim tamu.

Nasib Igor Tudor dan Jadwal Padat Menanti

Kekalahan ini memperburuk rapor Igor Tudor yang baru saja menjabat. Dalam tiga laga awal kepemimpinannya, Spurs selalu menelan kekalahan. 

Ironisnya lagi, Tottenham belum mencatatkan satu pun kemenangan di liga domestik sepanjang tahun kalender 2026.

Ujian berat menanti di depan mata. Di tengah krisis mental dan ancaman degradasi, Tottenham harus segera bersiap menghadapi raksasa Spanyol, Atletico Madrid, di kancah UEFA Champions League. 

Sebaliknya, bagi Oliver Glasner dan Crystal Palace, hasil ini semakin memantapkan posisi mereka di papan tengah klasemen sementara.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.