Rating Pemain Arsenal yang Ditahan Imbang Leverkusen 1-1: Martinelli 7, Saka 3, Gabriel 3

JATENG.AKURAT.CO, Arsenal harus puas bermain imbang 1-1 melawan Bayer Leverkusen pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions yang berlangsung di BayArena, Kamis (12/3/2026) dini hari WIB.
Sempat tertinggal lebih dulu akibat gol Robert Andrich di awal babak kedua, The Gunners akhirnya menyamakan kedudukan melalui titik putih yang dieksekusi sempurna oleh Kai Havertz di menit-menit akhir.
Hasil ini terasa seperti keberuntungan bagi tim asuhan Mikel Arteta, mengingat performa mereka secara keseluruhan jauh dari kata meyakinkan . Kini, segalanya akan ditentukan di leg kedua di Emirates Stadium pekan depan.
Baca Juga: Rating Pemain Chelsea Setelah Kalah Dicukur PSG 5-2: Jorgensen 3, Gusto 7, Fernandez 7
Jalannya Pertandingan: Dominasi Tuan Rumah dan Gol Penalti Penyelamat
Babak pertama berjalan relatif seimbang dengan sedikit peluang bersih. Peluang terbaik datang dari Gabriel Martinelli yang tembakannya membentur mistar gawang setelah kerja sama tim yang apik.
Namun, Arsenal langsung lengah setelah turun minum. Kurang dari satu menit babak kedua berjalan, Leverkusen membangun serangan cepat yang berujung pada tendangan Martin Terrier yang ditepis David Raya.
Dari sepak pojok yang dihasilkan, Robert Andrich muncul tanpa kawalan di tiang jauh dan menyundul bola masuk ke gawang . Skor 1-0 untuk tuan rumah.
Arsenal berusaha membalas. Mereka mendominasi penguasaan bola di sisa babak kedua, namun kesulitan menembus pertahanan rapat Leverkusen. Peluang emas didapatkan Jurrien Timber, namun sundulannya dari jarak dekat masih melambung di atas mistar.
Harapan tampak sirna hingga menit akhir, ketika Noni Madueke diganjal di kotak penalti. Wasit menunjuk titik putih. Kai Havertz yang maju sebagai eksekutor sukses mengecoh kiper dan memastikan skor imbang 1-1 .
Rating Pemain Arsenal
Berikut adalah penilaian performa para pemain Arsenal di laga ini:
Penjaga Gawang dan Pertahanan
David Raya (6/10): Kiper asal Spanyol ini menunjukkan penanganan bola yang baik dan melakukan penyelamatan gemilang dari tendangan Terrier di awal babak kedua. Namun, beberapa tendangannya melenceng dari target .
Jurrien Timber (5/10): Bek Belanda ini tampil di bawah standar dengan beberapa sentuhan dan umpan ceroboh. Ia juga gagal memanfaatkan peluang emas untuk menyamakan kedudukan sebelum penalti dengan sundulan yang melambung .
William Saliba (4/10): Bek Prancis ini kerap diganggu oleh pemain lawan, dan umpan-umpannya tidak selalu akurat .
Gabriel Magalhaes (3/10): Bek Brasil ini tampil sangat buruk. Ia kewalahan menghadapi fisik pemain lawan dan melakukan kesalahan demi kesalahan, baik saat maupun tanpa penguasaan bola. Ini adalah malam yang langka bagi sang bek .
Piero Hincapie (5/10): Bek asal Ekuador ini tampil berkarat saat mencoba memberikan dampak melawan klub induknya. Ia tidak pernah sepenuhnya on fire di semua aspek permainan .
Gelandang
Declan Rice (7/10): Gelandang Inggris ini menjadi motor serangan dan terlibat dalam beberapa duel. Penampilannya penuh aksi dan energi .
Martin Zubimendi (5/10): Gelandang Spanyol ini terlalu aman saat menguasai bola dan kadang terjebak karena menunda umpan .
Eberechi Eze (4/10): Memainkan beberapa umpan bagus di awal, tetapi perlahan menghilang. Ia gagal menghentikan Andrich mencetak gol pembuka, meski terhadap blok .
Penyerang
Bukayo Saka (3/10): Hampir semua yang dicoba Saka gagal. Ia tampil frustrasi dan tepat digantikan pada jam pertama .
Viktor Gyokeres (4/10): Memulai dengan positif menggunakan kekuatannya, dan hampir membuat Andrich mendapat kartu merah di lima menit awal. Namun, setelah itu ia tidak banyak terlibat .
Gabriel Martinelli (7/10): Penyerang Brasil ini menjadi ancaman terbesar di lini depan Arsenal. Ia nyaris mencetak gol di babak pertama andai tembakannya tidak membentur mistar .
FAQ Seputar Pertandingan
Q: Siapa pencetak gol dalam laga Leverkusen vs Arsenal?
A: Robert Andrich mencetak gol untuk Leverkusen, sementara Kai Havertz mencetak gol penalti untuk Arsenal .
Q: Siapa pemain terbaik Arsenal malam itu?
A: Gabriel Martinelli menjadi yang paling menonjol di lini depan, diikuti Declan Rice yang tampil all-action di lini tengah .
Q: Siapa pemain dengan performa terburuk?
A: Gabriel Magalhaes (nilai 3) dan Bukayo Saka (nilai 3) tampil di bawah standar .
Q: Apakah Arsenal beruntung bisa imbang?
A: Banyak pengamat menilai hasil imbang ini tidak sebanding dengan performa Arsenal secara keseluruhan yang kurang meyakinkan .
Q: Bagaimana peluang Arsenal lolos ke perempat final?
A: Dengan hasil imbang 1-1, peluang masih terbuka lebar. Arsenal akan menjamu Leverkusen di leg kedua dengan keuntungan bermain di kandang.
Penutup
Arsenal boleh bersyukur masih bisa membawa hasil imbang dari Jerman. Performa yang kurang meyakinkan, terutama dari lini pertahanan, menjadi catatan penting bagi Mikel Arteta. Namun, sepak bola adalah permainan yang tidak pernah bisa ditebak. Satu momen penalti di menit akhir bisa mengubah segalanya.
Kini, fokus beralih ke leg kedua di Emirates Stadium. Akankah The Gunners tampil lebih garang di hadapan pendukung sendiri, atau justru Leverkusen yang akan menciptakan kejutan? Kita nantikan bersama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










