Jateng

Rating Pemain Atalanta Vs Bayern: Olise Sempurna (9), Bernasconi Mimpi Buruk (4)

Theo Adi Pratama | 11 Maret 2026, 06:50 WIB
Rating Pemain Atalanta Vs Bayern: Olise Sempurna (9), Bernasconi Mimpi Buruk (4)
Pemain Bayern Munich

JATENG.AKURAT.CO, Kekalahan telak 1-6 dari Bayern Munich di leg pertama babak 16 besar Liga Champions menyisakan pekerjaan rumah besar bagi pelatih Atalanta, Raffaele Palladino.

Namun, di balik hasil memalukan tersebut, ada beberapa individu yang tampil menonjol, baik dari kubu pemenang maupun yang layak mendapatkan sorotan tajam dari tim yang kalah.

Berikut adalah rating lengkap para pemain dan pelatih berdasarkan performa mereka di laga yang berlangsung di New Balance Arena, Selasa (10/3/2026) malam.

Atalanta: Satu-satunya Kilau di Tengah Badai

Atalanta (3-5-2): Carnesecchi 5; Zappacosta 6 (Bellanova 6), Hien 4, Kolasinac 4 (Ahanor 5), Bernasconi 4; Sulemana 5.5 (Samardzic 5), De Roon 5, Pasalic 5.5 (Musah 5), Krstovic 5, Scamacca 5 (Djimsiti 5.5).

Pemain Terbaik Atalanta: Zappacosta 6 – Di tengah kekacauan lini belakang yang kebobolan tiga gol dalam 25 menit pertama, Zappacosta menjadi satu-satunya pemain yang tampil solid secara individu. Wing-back berpengalaman ini cukup merepotkan di sisi kanan, mengirimkan beberapa umpan silang berbahaya ke kotak penalti, dan juga membantu pertahanan dengan baik, termasuk melakukan sapuan krusial di babak pertama .

Pemain Terburuk Atalanta: Bernasconi 4 – Malam yang akan segera ingin dilupakan oleh wing-back muda Atalanta ini. Ia benar-benar tidak berdaya menghadapi keganasan Michael Olise. Beruntung baginya, winger Prancis itu akan absen di leg kedua pekan depan karena akumulasi kartu .

Pelatih: Raffaele Palladino 3 – Keputusan taktis Palladino berantakan total. Perubahan formasi menjadi empat bek untuk "menyamai" Bayern adalah langkah yang salah dan tidak bekerja sama sekali. Atalanta tampak terlalu fokus bertahan, yang justru kolaps tiga kali dalam 25 menit pertama, dan tidak punya rencana saat menguasai bola .

Bayern Munich: Pesta Gol dan Penampilan Sempurna

Bayern (4-2-3-1): Urbig 6; Stanisic 6, Upamecano 6.5, Tah 6.5, Laimer 6 (Davies 6, Bischof 6); Kimmich 6.5, Pavlovic 6.5 (Goretzka 6); Olise 9, Gnabry 8 (Musiala 7), Diaz 7; Jackson 7.5.

Pemain Terbaik Bayern: Michael Olise 9 – Vincent Kompany memiliki pemain istimewa di tangannya. Olise meneror pertahanan Atalanta setiap kali mendapat bola. Ia tampil sempurna dengan dua gol spektakuler dari kaki kirinya dan satu assist. La Dea seolah tidak berdaya menghentikannya .

Pemain Terburuk Bayern: Bischof 6 – Rasanya tidak adil mengkritik pemain mana pun setelah performa kolektif yang luar biasa. Namun, gelandang muda Jerman ini gagal dalam tekel dan tidak kembali membantu pertahanan yang berujung pada gol hiburan Atalanta, hanya 20 menit setelah masuk. Mungkin ia tidak menyangka akan dimainkan setelah Davies masuk di babak pertama .

Pelatih: Vincent Kompany 8 – Penampilan brilian, dominan, dan tanpa ampun dari raksasa Bavaria. Memainkan Gnabry daripada Musiala memberi elemen kejutan di lini depan. Sistem man-to-man Atalanta sama sekali tidak merepotkan timnya. Semua ini dilakukan tanpa kehadiran bintang utama Harry Kane .

FAQ Seputar Rating Pemain

Q: Siapa bintang dalam kemenangan telak Bayern?
A: Michael Olise menjadi bintang dengan nilai sempurna 9 berkat dua gol spektakuler dan permainan individu yang luar biasa .

Q: Pemain Atalanta mana yang tampil paling mengecewakan?
A: Bernasconi, bek muda Atalanta, mendapat nilai terendah 4 karena tidak berdaya menghadapi Olise .

Q: Bagaimana penilaian untuk pelatih kedua tim?
A: Vincent Kompany mendapat nilai 8 berkat strategi jitu dan rotasi pemain yang efektif. Sebaliknya, Raffaele Palladino hanya mendapat nilai 3 karena kesalahan taktis dan persiapan yang kacau .

Q: Apakah ada pemain Bayern yang tampil buruk?
A: Secara umum tidak ada, tetapi Bischof mendapat nilai 6 karena sedikit lengah yang menyebabkan gol hiburan Atalanta .

Penutup

Rating di atas tidak hanya mencerminkan angka, tetapi juga cerita tentang dua tim yang berada di kutub berbeda pada malam itu. Bayern Munich tampil sebagai mesin pencetak gol yang sempurna dengan bintang baru mereka, Michael Olise.

Sebaliknya, Atalanta harus menerima kenyataan pahit bahwa keputusan taktis yang keliru dan performa individu yang buruk bisa berakibat fatal di level tertinggi Eropa. Kini, leg kedua di Allianz Arena hanya akan menjadi formalitas bagi Atalanta, sementara Bayern bersiap untuk perempat final.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.