Jateng

Atalanta Vs Bayern: Tiga Pilar Absen, Palladino Tetap Percaya Diri

Theo Adi Pratama | 10 Maret 2026, 09:26 WIB
Atalanta Vs Bayern: Tiga Pilar Absen, Palladino Tetap Percaya Diri
Raffaele Palladino

JATENG.AKURATCO, Suasana magis menyelimuti New Balance Arena jelang laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions antara Atalanta dan Bayern Munich, Selasa (10/3/2026) malam waktu setempat.

Bagi Atalanta, laga ini bukan sekadar pertandingan biasa; ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan.

Satu-satunya wakil Italia yang tersisa di kompetisi paling elite Eropa ini akan berhadapan dengan raksasa Bundesliga yang sedang dalam performa terbaiknya.

Pelatih Atalanta, Raffaele Palladino, dengan penuh semangat menyatakan bahwa timnya tidak akan membatasi diri dan ingin menikmati setiap momen di panggung bergengsi ini .

"Besok akan menjadi malam yang magis dan indah bagi kami. Ini adalah mimpi bisa berada di babak 16 besar Liga Champions melawan salah satu tim terkuat di dunia," ujar Palladino dengan mata berbinar.

Dukungan Seluruh Italia dan Kekuatan Bermain di Kandang

Palladino menyadari betul besarnya tanggung jawab yang diemban timnya sebagai satu-satunya perwakilan Serie A.

Ia mengaku merasakan hangatnya dukungan dari seluruh pecinta sepak bola Italia.

"Menjadi satu-satunya tim Italia di Liga Champions adalah perasaan yang menyenangkan. Kami merasa semua orang Italia mendukung kami. Saya bahkan menerima pesan dukungan dari mantan pemain saya di Fiorentina dan Monza," ungkapnya.

Pelatih berusia 41 tahun itu juga menekankan pentingnya tampil percaya diri di hadapan publik sendiri.

Ia berharap dapat mengulangi performa impresif saat membantai Borussia Dortmund 4-1 di Bergamo pada babak play-off lalu, setelah sempat tertinggal 0-2 di leg pertama .

Badai Cedera di Kala Atalanta dan Bayern

Sayangnya, ambisi besar Atalanta harus menghadapi kenyataan pahit. Sejumlah pilar utama dipastikan absen.

Giacomo Raspadori dan Charles De Ketelaere masih bergelut dengan cedera dan tidak akan tampil.

Di lini belakang, Giorgio Scalvini juga harus absen karena akumulasi kartu. Situasi diperparah dengan kondisi Ederson yang masih diragukan tampil .

"Saya sebenarnya ingin menghadapi pertandingan ini dengan skuad yang lengkap, terutama di lini depan kami cukup terbatas tanpa Raspadori dan De Ketelaere," keluh Palladino.

"Namun, saya tahu siapa pun yang bermain akan memberikan 100 persen untuk seragam ini."

Di kubu lawan, Bayern Munich juga tidak dalam kondisi ideal. Kiper legendaris Manuel Neuer dipastikan absen karena cedera betis yang didapatnya saat laga Bundesliga akhir pekan lalu.

Posisinya akan diisi oleh kiper muda Jonas Urbig. Kabar baiknya, bomber andalan Harry Kane telah kembali berlatih dan kemungkinan besar akan tampil sejak menit awal .

Misi Sulit, tapi Bukan Berarti Mustahil

Di atas kertas, Bayern Munich adalah favorit kuat. Mereka finis sebagai runner-up di fase liga dengan catatan impresif: tujuh kemenangan dari delapan laga dan hanya kalah sekali dari Arsenal .

Namun, Atalanta punya sejarah manis melawan tim-tim Jerman. Selain menyingkirkan Dortmund, mereka juga pernah menghancurkan Bayer Leverkusen di final Liga Europa 2024 .

Ketika ditanya apakah laga ini adalah "mission impossible", Palladino menjawab dengan bijaksana.

"Mungkin, tapi tetap luar biasa bisa menghadapi tantangan seperti ini. Kami ingin menikmatinya dan saya sangat menyukai sikap para pemain."

Ia pun menegaskan bahwa timnya tidak akan kehilangan identitas. "Kami tidak boleh menurunkan tempo, karena intensitas adalah kekuatan terbesar kami."

Pertandingan leg pertama ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi konsistensi dan mentalitas Atalanta.

Akankah mereka kembali menuliskan sejarah baru di Eropa? Ataukah superioritas Bayern akan terlalu berat untuk dibendung? Semua akan terjawab di New Balance Arena nanti malam.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.