Jateng

Skenario Playoff Degradasi Liga 2 Grup D Ketat: Kemenangan WO Persekat Tegal atas Kalteng Putra Goyang Posisi Persipura dan PSCS

Afri Rismoko | 30 Januari 2024, 17:00 WIB
Skenario Playoff Degradasi Liga 2 Grup D Ketat: Kemenangan WO Persekat Tegal atas Kalteng Putra Goyang Posisi Persipura dan PSCS

AKURAT.CO, Dalam skenario pertandingan sepak bola terbaru Liga 2, berbagai kemungkinan hasil pertandingan telah menimbulkan spekulasi mengenai siapa yang akan maju ke babak selanjutnya dan siapa yang harus menghadapi degradasi.

Persipura Jayapura berada di puncak klasemen Grup D dengan total 8 poin dari 5 pertandingan yang telah dimainkan.

Tim ini telah menunjukkan performa yang cukup stabil untuk menjaga posisi mereka di Liga 2 dengan 2 kemenangan, 2 seri, dan hanya 1 kekalahan, serta memiliki selisih gol +4 yang menjadi keunggulan mereka.

Di posisi kedua, PSCS mengikuti dengan rapat hanya selisih satu poin di belakang Persipura. Dengan 7 poin yang diraih dari 5 pertandingan, PSCS masih memiliki peluang untuk memperbaiki posisi mereka atau bahkan menggantikan Persipura di puncak jika mereka dapat memenangkan pertandingan selanjutnya.

Persekat tidak jauh di belakang dengan 6 poin, meski mereka telah mengalami 3 kekalahan dari 5 pertandingan. Poin mereka bakal bertambah 3  menjadi 9 lantaran Kalteng Putra dipastikan tidak hadir karena masalah internal.

Analisis ini mengasumsikan hasil tertentu dalam pertandingan antara PSCS dan Persipura, serta Persikat yang memenangkan pertandingan secara default (WO) melawan Kalteng Putra.

Skenario pertama menunjukkan jika PSCS memenangkan pertandingan melawan Persipura, dan Persekat memenangkan pertandingan WO mereka, maka PSCS akan memimpin dengan 12 poin, diikuti oleh Persikat dengan 9 poin, dan Persipura dengan 8 poin. Ini akan mengakibatkan Persipura terdegradasi.

Baca Juga: Comeback Hebat Pasuruan United: Merebut Kemenangan dari Perseta1970 di Liga 3 Jatim

Dalam skenario kedua, jika Persipura yang menang melawan PSCS, dan Persekat tetap memenangkan WO mereka, maka Persipura akan naik ke posisi pertama dengan 11 poin, sedangkan Persekat dan PSCS akan memiliki poin yang sama, yaitu 9.

Namun, jika tidak bisa ditentukan siapa yang lebih unggul antara Persekat dan PSCS berdasarkan head-to-head, maka selisih gol total akan menjadi penentu.

Persekat akan mendapatkan tambahan 3 poin dari kemenangan WO, sementara PSCS akan mengalami pengurangan selisih gol. Jika ini terjadi, PSCS akan menghadapi degradasi.

Baca Juga: Link Streaming Live: PERSETA 1970 Hadapi Pasuruan United dalam Pertarungan Babak 8 Besar Liga 3 Jatim

Skenario ketiga mempertimbangkan hasil imbang antara Persipura dan PSCS, dengan Persikat lagi-lagi memenangkan WO. Dalam hal ini, PSCS akan memimpin dengan 10 poin, sedangkan Persekat dan Persipura akan memiliki 9 poin.

Sekali lagi, head-to-head akan menjadi penentu, tetapi jika itu tidak menyelesaikan posisi, selisih gol total akan digunakan. Persekat akan mendapat keuntungan dari kemenangan WO, sedangkan Persipura tetap dengan selisih gol mereka yang ada, yang berpotensi menyebabkan Persipura terdegradasi.

Aturan khusus Liga 2 menyatakan bahwa dalam kasus di mana tim memiliki jumlah poin yang sama, head-to-head menjadi kriteria utama untuk menentukan peringkat.

Jika head-to-head tidak memungkinkan untuk menentukan peringkat, maka selisih gol dan jumlah gol yang dicetak dalam semua pertandingan yang dimainkan akan menjadi penentu.

Jika semua ini masih tidak bisa menentukan posisi, kartu kuning dan merah yang lebih rendah akan menjadi penentu berikutnya, diikuti oleh undian.

Pertandingan-pertandingan akhir musim ini akan menarik perhatian besar, karena setiap gol dan poin menjadi sangat berharga dalam menentukan nasib tim dalam kompetisi.

Fans dan penggemar sepak bola pasti akan menanti dengan penuh antisipasi untuk melihat hasil akhir dari pertandingan-pertandingan penting ini.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A