Jateng

Semarang Resmi Uji Coba Bus Listrik Hyundai, Wujud Nyata Transportasi Ramah Lingkungan

Theo Adi Pratama | 29 Juni 2026, 20:19 WIB
Semarang Resmi Uji Coba Bus Listrik Hyundai, Wujud Nyata Transportasi Ramah Lingkungan

JATENG.AKURAT.CO, Kota Semarang terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan sistem transportasi publik yang modern dan berkelanjutan.

Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui uji coba operasional bus listrik Hyundai yang akan berlangsung selama satu bulan ke depan.

Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Semarang, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Organda Kota Semarang, serta dukungan penuh dari Hyundai Truck & Bus, Samudra Teknindo Hydraumatic, dan Karoseri Laksana.

Sebelum uji coba dimulai, serangkaian Focus Group Discussion (FGD) digelar untuk membahas berbagai aspek penting transisi angkutan umum berbasis listrik, mulai dari keselamatan, infrastruktur pengisian daya, hingga skema pembiayaan.

FGD yang berlangsung di Hotel Metro Park View Semarang ini mempertemukan seluruh pemangku kepentingan, termasuk regulator, akademisi, pengamat, dan pelaku industri, untuk merumuskan peta jalan elektrifikasi yang komprehensif.

Kolaborasi Multisektor yang Solid

Semangat kolaborasi menjadi kunci utama dalam percepatan elektrifikasi angkutan umum di Semarang.

Ketua Organda Kota Semarang, Bambang Pranoto Purnomo, menegaskan bahwa modernisasi armada adalah langkah yang tidak terelakkan agar pelaku usaha transportasi tetap mampu bersaing di tengah perkembangan yang dinamis.

Organda pun menyatakan dukungan penuh terhadap transisi ke bus listrik dengan catatan operator lokal harus menjadi pemain utama.

Dari sisi industri, Hyundai berkomitmen penuh menyuplai armada bus listrik yang tangguh dan sesuai dengan karakteristik topografi Kota Semarang.

Dukungan teknis juga diperkuat oleh kehadiran Karoseri Laksana, karoseri lokal kebanggaan Jawa Tengah, yang membalut sasis Hyundai Elec City dengan bodi berkualitas tinggi.

Uji Coba Selama Sebulan: Menaklukkan Medan Ekstrem

Uji coba bus listrik Hyundai akan berlangsung selama satu bulan ke depan, dengan fokus utama pada koridor-koridor yang selama ini menjadi tantangan berat, seperti Koridor 4 dan Koridor 8 yang memiliki kontur pegunungan tajam.

Perwakilan Hyundai Motor Asia Pasifik, Andreas, menyatakan bahwa uji coba ini krusial untuk memastikan performa mesin, daya tahan baterai, dan sistem pengereman bus listrik benar-benar tangguh dan teruji di tanjakan terjal aspal Semarang.

Uji coba ini menjadi tahap penting sebelum pengembangan implementasi yang lebih luas, dengan tujuan mengevaluasi kelaikan kendaraan, performa operasional, serta kesiapan integrasi bus listrik dalam berbagai karakteristik layanan transportasi perkotaan.

Pelaksanaan uji coba mencakup layanan pada koridor utama BRT, koridor feeder, hingga layanan malam hari, sehingga memberikan gambaran menyeluruh terhadap penerapan bus listrik di berbagai kondisi operasional.

Menuju Masa Depan Bebas Emisi

Sebagai bentuk implementasi konkret, acara ditutup dengan prosesi flag-off (pelepasan) bus listrik Trans Semarang.

Bus senyap bebas emisi tersebut bergerak mulus dari lokasi acara menuju Balai Kota Semarang, menandai dimulainya era baru transportasi publik yang bersih, modern, dan berkemanusiaan.

Langkah ini bukan sekadar seremoni, melainkan respons taktis terhadap disrupsi teknologi transportasi sekaligus komitmen nyata mewujudkan ekosistem Green Transport yang berkelanjutan di Kota Semarang.

Uji coba ini juga diharapkan dapat menjadi acuan bagi daerah lain di Indonesia dalam mengadopsi transportasi publik berbasis listrik, demi terciptanya udara yang lebih bersih dan lingkungan yang lebih sehat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.