Lebih Ramah dan Inklusif, Trans Semarang Siap Beralih ke Bus Listrik

JATENG.AKURAT.CO, Kota Semarang kian serius menatap masa depan transportasi publik yang lebih bersih, nyaman, dan berkelanjutan.
Transisi TransSemarang dari bus konvensional menuju bus listrik kini memasuki babak baru, setelah mendapat dorongan kuat dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Jawa Tengah dan dukungan penuh Pemerintah Kota Semarang.
Komitmen itu mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) yang mempertemukan seluruh pemangku kepentingan transportasi di Hotel Santika Premiere Semarang, Senin (9/2/2026).
Forum ini menjadi ruang temu antara pemerintah, akademisi, operator, hingga pelaku industri untuk merancang perubahan besar pada wajah angkutan umum ibu kota Jawa Tengah.
Ketua MTI Jawa Tengah, Prof. Bagus Hario Setiadji, menegaskan bahwa Semarang sudah waktunya meninggalkan pola transportasi lama yang membebani kualitas udara dan kenyamanan warga. Menurutnya, transisi ke bus listrik bukan sekadar mengganti mesin diesel, melainkan memperbaiki keseluruhan ekosistem layanan.
“Transisi ini adalah momentum emas untuk meningkatkan level of service. Kami mendorong peremajaan armada sejak 2015 dengan skema yang tidak memberatkan operator, namun tetap memberikan kenyamanan maksimal bagi masyarakat,” ujar Prof. Bagus.
Dari sisi pemerintah, Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Danang Kurniawan, menyambut baik rekomendasi MTI. Ia menegaskan kesiapan Pemkot Semarang dalam mengawal regulasi dan kebijakan anggaran agar operasional bus listrik bisa berjalan berkelanjutan.
“Kami sepakat bahwa persoalan seperti asap hitam dari armada tua dan ketidakpastian waktu kedatangan bus harus dijawab dengan teknologi. Dishub berkomitmen mengawal transisi ini agar layanan semakin ramah lingkungan dan andal,” tegas Danang.
Untuk mewujudkan itu, Dishub menyiapkan sejumlah langkah strategis;
Pertama, percepatan roadmap elektrifikasi dengan pergantian armada secara bertahap, dimulai dari koridor utama seperti Koridor 1.
Kedua, optimalisasi infrastruktur halte dengan audit dan perbaikan fisik agar tetap aksesibel bagi seluruh warga, termasuk lansia dan penyandang disabilitas.
Ketiga, penguatan manajemen operasional melalui sistem monitoring cerdas guna memastikan ketepatan waktu serta meningkatkan standar keselamatan pengemudi.
Aspek keselamatan juga menjadi perhatian utama. MTI menekankan pentingnya standarisasi teknis pada baterai dan sistem kelistrikan bus, belajar dari pengalaman operasional bus listrik di Jakarta yang dipaparkan oleh VKTR dan Karoseri Laksana.
Sementara itu, dari sisi pembiayaan, Pemkot Semarang tengah mengkaji pola subsidi dan skema kerja sama yang saling menguntungkan. Tujuannya, memastikan keberlanjutan layanan tanpa membebani operator lokal.
“Modernisasi ini adalah kerja besar lintas sektor. Dengan dukungan akademisi dari Undip dan Unika Sogijapranoto, serta sokongan anggaran DPRD Kota Semarang, kami optimistis Semarang akan kembali menjadi barometer transportasi publik yang aman dan nyaman di Indonesia,” tutup Danang.
Dengan langkah ini, Semarang bukan hanya berbenah, tetapi juga memberi sinyal kuat bahwa kota ini siap bergerak menuju transportasi masa depan yang lebih hijau dan inklusif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Peringkat FIFA Oman vs Indonesia Malam Ini: Jika Menang, Seri, atau Kalah, Posisi Timnas Garuda Bisa Berubah
- 2iPhone 18 Pro Bocor di Internet, Warna Dark Cherry Jadi Daya Tarik Utama
- 3Barcelona Siapkan Siasat Licik: Tawar Rashford Rp 260 Miliar, MU Dipojokkan Demi Bebaskan Gaji
- 4Tanda Bansos Kamu Sudah Diterima dan Siap Diambil! Lakukan Cek dengan 3 Cara Mudah Ini
- 5Terungkap! Ini Alasan Thom Haye Tidak Diturunkan Saat Indonesia vs Oman, Ternyata Masih Jalani Sanksi FIFA
- 6Man City dan Bayern Saling Sikut Rekrut Bek Chelsea, Maresca Ingin Reuni dengan Mantan Anak Buah
- 7Terungkap! Ini Alasan Layvin Kurzawa Tinggalkan Persib Bandung! Dua Pemain Asing Lain Segera Menyusul?
- 8Shearer Buka Suara: Sandro Tonali Bisa ke MU Jika Dua Syarat Ini Terpenuhi, Bandrol £90 Juta!
- 9Gagal Move On, Manchester United Siap Bajak Elliot Anderson dari Bawah Hidung City
- 10Morgan Rogers Siap Gabung Arsenal, Roy Keane: 'Dia Mengingatkan Saya pada Paul Gascoigne'


