Wali Kota Semarang Belum Berlakukan WFH, Tegaskan ASN Tetap Hadir dan Fokus Layani Masyarakat

JATENG.AKURAT.CO, Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, memastikan bahwa Jumat ini (10/4/2026) Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang belum menerapkan Work From Home (WFH).
Semua ASN diinstruksikan untuk tetap hadir dan fokus pada pelayanan publik, meski di tengah upaya penghematan energi dan bahan bakar minyak (BBM).
Agustina menegaskan, pelayanan kepada masyarakat adalah prioritas utama.
Baca Juga: 12 Demonstrasi Paling Absurd dan Aneh di Dunia, dari Telanjang hingga Rebut Kastil
"Minta supaya ada aksi yang spesifik, tidak hanya WFH. Intinya, dimanapun kita bekerja, pelayanan di Kota Semarang ini nomor satu. Tidak boleh terganggu," tegasnya, Kamis (9/4/2026).
Menurut Agustina, Pemkot tengah melakukan kajian strategis terkait pengurangan penggunaan BBM di seluruh instansi kota.
“Langkah nyata adalah menginventarisir kebutuhan BBM yang bisa dihemat, tetapi tidak mengurangi kualitas layanan, misalnya mobil-mobil keliling untuk menjaga inflasi tetap harus beroperasi penuh,” jelasnya.
Kehadiran ASN Jumat besok juga terkait agenda besar penandatangan fakta integritas yang melibatkan sekitar 400 peserta, termasuk perwakilan Kejaksaan Negeri, Kapolrestabes Semarang, dan Wakil Ketua KPK.
“Hari Jumat kebetulan juga hari pemerintah pusat mencanangkan UMH, tapi kami masih memiliki agenda dengan KPK, Kapolrestabes, dan KCRI. Jadi, besok belum WFH,” ujarnya.
Agustina menambahkan, prinsip penghematan BBM tidak bisa dilakukan sembarangan.
“Kalau WFH tapi mobil dinas tetap mendapat BBM, di mana proses penghematannya? Harus dihitung secara cermat, tapi layanan tidak boleh terganggu,” kata dia.
Selain itu, ia meminta seluruh kepala bidang dan unit kerja untuk menginventarisir potensi penghematan BBM, termasuk meninjau kendaraan dinas yang rusak atau kegiatan yang bisa dikurangi tanpa mengganggu pelayanan, seperti layanan keliling puskesmas dan perpustakaan.
Langkah ini menunjukkan Pemkot Semarang berkomitmen menjaga keseimbangan antara efisiensi energi dan pelayanan publik di tengah potensi krisis energi nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 3Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 4Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 5Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat










