Jateng

BMKG Prediksi 13 Wilayah di Jawa Tengah Mulai Musim Kemarau April 2026, Cek Daftarnya!

Theo Adi Pratama | 31 Maret 2026, 07:18 WIB
BMKG Prediksi 13 Wilayah di Jawa Tengah Mulai Musim Kemarau April 2026, Cek Daftarnya!

JATENG.AKURAT.CO, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Tengah mengeluarkan prakiraan musim kemarau 2026 yang menandakan bahwa sejumlah wilayah di provinsi ini akan memasuki periode kering lebih awal dari biasanya.

Meskipun secara umum musim kemarau 2026 diprediksi baru terjadi pada bulan Mei, terdapat beberapa daerah yang sudah mengalami peralihan dari musim hujan ke kemarau pada bulan April.

Prediksi ini didasarkan pada analisis data iklim terkini, perkembangan kondisi atmosfer regional dan global, serta pola angin monsun yang mulai menunjukkan pergerakan.

Masyarakat di wilayah yang diprediksi lebih awal kering diimbau untuk mulai mempersiapkan diri dengan menghemat penggunaan air, menjaga kesehatan, serta menghindari praktik pembakaran lahan yang dapat memicu kebakaran hutan dan kabut asap.

Berikut adalah rincian wilayah di Jawa Tengah yang diprediksi memasuki musim kemarau pada April, Mei, dan Juni 2026.

Baca Juga: Pemerintah Pastikan Tarif Listrik PLN Triwulan II 2026 Tidak Naik, Ini Rinciannya

Wilayah yang Mulai Musim Kemarau April 2026

Berdasarkan informasi dari Stasiun Klimatologi BMKG Jawa Tengah, terdapat 13 wilayah (kabupaten/kota) yang akan mengalami awal musim kemarau pada bulan April 2026.

Beberapa di antaranya meliputi hampir seluruh wilayah, sementara yang lain hanya sebagian:

  • Rembang (seluruh wilayah)

  • Karimunjawa (Kepulauan Karimunjawa, bagian dari Kabupaten Jepara)

  • Sebagian besar wilayah Pati

  • Sebagian besar wilayah Kudus

  • Sebagian besar wilayah Demak

  • Sebagian wilayah Purworejo

  • Sebagian wilayah Kendal

  • Sebagian wilayah Jepara

  • Sebagian wilayah Blora

  • Sebagian wilayah Kota Semarang

  • Sebagian kecil wilayah Batang

  • Sebagian kecil wilayah Kebumen

  • Sebagian kecil wilayah Wonogiri

Wilayah pesisir utara Jawa Tengah seperti Rembang, Pati, Kudus, dan Demak menjadi daerah yang paling cepat mengalami peralihan ke musim kemarau.

Karimunjawa sebagai kepulauan juga masuk dalam daftar awal.

Baca Juga: Panduan Lengkap Kalender Jawa 31 Maret–5 April 2026, Lengkap dengan Nilai Neptu

Wilayah yang Mulai Musim Kemarau Mei 2026

Sebagian besar wilayah Jawa Tengah akan memasuki musim kemarau pada bulan Mei 2026. Berikut daftarnya:

Seluruh wilayah kabupaten/kota:

  • Cilacap, Magelang, Semarang, Boyolali, Grobogan, Sragen, Karanganyar, Sukoharjo, Klaten, Kota Tegal, Kota Pekalongan, Kota Magelang, Kota Salatiga, Kota Surakarta.

Sebagian besar wilayah:

  • Brebes, Tegal, Pemalang, Temanggung, Blora, Wonogiri, Banyumas, Kebumen, Wonosobo, Pekalongan, Batang, Kendal.

Sebagian wilayah:

  • Kota Semarang (sebagian), Banjarnegara (sebagian kecil).

Wilayah yang Mulai Musim Kemarau Juni 2026

Beberapa daerah di bagian barat daya Jawa Tengah akan mengalami musim kemarau lebih lambat, yaitu pada bulan Juni 2026:

  • Kabupaten Purbalingga (seluruh wilayah)

  • Sebagian besar Banyumas

  • Sebagian besar Banjarnegara

  • Sebagian Pekalongan

  • Sebagian Batang

  • Sebagian Wonosobo

  • Sebagian kecil Brebes, Tegal, Pemalang, Kendal, Kebumen

Imbauan BMKG Menghadapi Musim Kemarau

Stasiun Klimatologi Jawa Tengah mengeluarkan sejumlah imbauan penting bagi masyarakat, terutama yang tinggal di wilayah dengan awal musim kemarau lebih cepat:

  1. Cukupi kebutuhan air putih – Minum air yang cukup untuk mencegah dehidrasi akibat cuaca panas dan kering.

  2. Gunakan pelindung diri saat di luar ruangan – Topi, payung, atau tabir surya (sunscreen) untuk melindungi kulit dari sinar matahari langsung.

  3. Gunakan air secara bijak – Hemat air untuk keperluan sehari-hari, mandi, mencuci, dan menyiram tanaman. Jangan buang-buang air.

  4. Jangan membakar sampah atau semak belukar – Tindakan ini dapat memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang merugikan lingkungan dan kesehatan.

BMKG juga mengingatkan bahwa musim kemarau tidak selalu berarti tidak ada hujan sama sekali, namun curah hujan akan menurun drastis dan periode kering lebih panjang.

Masyarakat di daerah rawan kekeringan, terutama yang bergantung pada tadah hujan untuk pertanian, perlu melakukan antisipasi.

FAQ Seputar Musim Kemarau 2026 Jateng

Q: Kapan tepatnya musim kemarau 2026 dimulai di Jawa Tengah?
A: Bervariasi. Wilayah pesisir utara dan timur (Rembang, Pati, Kudus, Demak) mulai April 2026. Sebagian besar wilayah lain mulai Mei, dan beberapa daerah barat daya mulai Juni.

Q: Apakah Kota Semarang termasuk yang awal kemarau?
A: Hanya sebagian kecil Kota Semarang yang masuk musim kemarau April, mayoritas baru pada Mei.

Q: Apa yang harus disiapkan untuk menghadapi musim kemarau?
A: Siapkan cadangan air, perbaiki jaringan pipa yang bocor, gunakan air secukupnya, dan jangan membakar sampah.

Q: Apakah musim kemarau tahun ini lebih kering dari biasanya?
A: Belum ada pernyataan resmi tentang tingkat kekeringan ekstrem, namun prakiraan awal menunjukkan pola normal.

Q: Bagaimana cara mendapatkan informasi terbaru dari BMKG?
A: Ikuti akun media sosial BMKG atau akses situs web resmi BMKG untuk update prakiraan cuaca dan iklim.

Musim kemarau 2026 di Jawa Tengah akan dimulai lebih awal di wilayah pesisir utara dan timur.

Masyarakat di daerah tersebut diimbau untuk bersiap sejak sekarang.

Dengan informasi yang akurat dari BMKG, diharapkan dampak negatif musim kemarau dapat diminimalkan.

Mari kita gunakan air dengan bijak dan jaga lingkungan dari kebakaran.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.