Juara Festival Durian Gunungpati Belum Terima Hadiah, Peserta Mengaku Dirugikan

JATENG.AKURAT.CO, Festival Durian Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, yang digelar pada 30 Januari hingga 1 Februari 2026, menuai kontroversi. Seorang pemenang juara 3 berinisial SN hingga kini belum menerima hadiah uang tunai senilai Rp1,5 juta yang dijanjikan panitia.
Kasus ini mencuat setelah viral di media sosial melalui unggahan akun Instagram @smg_repostt. Dalam unggahan tersebut, disebutkan adanya keluhan dari pemenang lomba kontes durian unggul yang merasa dirugikan karena hadiah belum kunjung diserahkan oleh penyelenggara.
Festival yang merupakan agenda tahunan Pemerintah Kota Semarang melalui Kecamatan Gunungpati itu digelar di Shelter Cepoko, Gunungpati. Di balik kemeriahan acara yang diikuti masyarakat, tersimpan persoalan serius terkait profesionalitas panitia.
SN, warga Gunungpati yang orang tuanya menjadi salah satu pemenang lomba, mengaku kecewa. Ia menyebut bahwa peserta diwajibkan membayar biaya pendaftaran sebesar Rp1 juta per lapak untuk mengikuti kontes durian tersebut.
“Event-nya itu dari Jumat, 30 Januari sampai 1 Februari 2026. Pendaftarannya Rp1 juta per lapak. Hadiahnya juara 1 Rp2,5 juta, juara 2 Rp2 juta, dan juara 3 Rp1,5 juta. Tapi sampai sekarang belum cair juga,” kata SN, Kamis (12/2/2026).
SN menuturkan, sejak diumumkan sebagai juara 3, dirinya dan sang ayah sempat merasa bangga. Namun kebahagiaan itu berubah menjadi kebingungan karena hadiah yang dijanjikan tidak kunjung diterima meski telah lebih dari sepekan.
“Kami sudah beberapa kali menghubungi panitia. Jawabannya hanya disuruh sabar. Semua persyaratan juga sudah kami serahkan,” ujarnya.
Menurut SN, tidak ada penjelasan pasti dari pihak penyelenggara selain permintaan untuk menunggu. Kondisi itu membuat dirinya dan keluarga merasa tertipu dan sangat kecewa.
Sementara itu, salah satu petugas atau pelaksana lomba berinisial A mengakui bahwa hadiah memang belum diserahkan. Ia berdalih proses administrasi masih berjalan.
“Berkaitan SPJ, bapak baru proses,” singkatnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak penyelenggara belum memberikan kejelasan terkait waktu pencairan hadiah.
Kasus ini pun menjadi sorotan publik dan memicu kritik terhadap pelaksanaan event yang seharusnya menjadi ajang kebanggaan masyarakat Gunungpati.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat









